ANALISIS PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA ANAK KELOMP0K B TK BUNGONG NANGGROE PADANG TIJI
Abstract
Abstrak Rosmiati 2020, Analisis Penanaman Karakter Tanggung Jawab pada Anak Kelompk B TK Bungong Nanggroe Kecamatan Padang Tiji, Kab. Pidie. Skripsi, Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. STKIP Bina Bangsa Getsempena. Pembimbing: I. Fitriah Hayati, M.Ed., II. Lina Amelia, M.Pd. Pendidikan karakter bagi anak usia dini memiliki makna lebih tinggi dari pendidikan moral karena tidak hanya berkaitan dengan masalah benar salah, tetapi bagaimana menanamkan kebiasaan (habit) tentang berbagai perilaku yang baik dalam kehidupan. Rumusan masalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah gambaran penanaman karakter tanggung jawab pada anak kelompok B TK Bungong Nanggroe dan adakah kendala dalam pembentukan karakter tanggung jawab pada anak di kelompok B TK Bungong Nanggroe Padang Tiji, pidie? Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada bulan Juni 2020. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Inti, Guru Pendamping, totalnya 3 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penamanan nilai karakter sudah dilakukan oleh guru di sekolah baik melalui tindakan maupun pembiasaan. Selama ini guru selalu melakukan penanaman karakter tanggung jawab pada anak seperti memberikan contoh yang baik pada anak, misalnya membuang sampah dilakukan pada tempat yang sudah disediakan, setelah bermain harus membereskan kembali peralatan main, begitu juga dengan kegiatan makan anak diharuskan untuk makan dengan teratur dan merapikan kembali peralatan makannya. Selain itu, guru juga membiasakan anak melakukan pekerjaannya dengan tuntas, misalnya ada kegiatan mewarnai maka anak harus selesai dengan tugas yang diberikan. Adapun kendala yang dihadi guru dalam penanaman karakter tanggung jawab pada anak yaitu kurangnya dukungan orang tua dalam penanaman karakter tanggung jawab pada anak. Orang tua lebih memprioritaskan kemampuan akademik sehingga karakter terabaikan. Contoh lain, guru membiasakan anak menyimpan peralatan makan dan peralatan main setelah digunakan, namun tidak demikian yang dilakukan oleh orang tua dirumah sehingga tidak adanya kesinambungan antara pembelajaran disekolah dengan dirumah. Selain itu, kesamaan visi misi dan sikap antara guru inti dan guru pendamping juga berdampak terhadap berhasilnya program di sekolah.
Keywords
Pendidikan Karakter, Tanggung Jawab
References
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. 2014. Prosedur Penlitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT Rineka Cipta
Amelia, Dian Rizki. 2015. Efektivitas Peran Guru Pendamping Dalam Membantu Proses Pembelajaran Pada Taman Kanak-Kanak Di Kota Semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Azis, H.A. 2011. Pendidikan Karakter Berpusat Pada Hati. Jakarta: Al-Mawardi Prima
Bustomi, M Yasid. 2012. Panduan Lengkap PAUD Melejitkan Potensi dan. Kecerdasan Anak Usia Dini. Jakarta : Citra Publishing.
Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.
Doni, Kusuma.A. 20010. Pendidikan karakter. Jakarta Grasindo
Fadillah, M, dkk. 2013. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini: Konsep & Aplikasinya dalam PAUD. Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA
Fitriastuti dan Masduki. (2014). Peningkatan Sikap Kerja Keras Dan Tanggung Jawab Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Strategi Course Review Horay. Skripsi. FKIP, Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hamdani Hamid dkk, 2013, Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung Pustaka Setia.
Gunawan , H. (2012). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.
Kamila, M.Z. (2013). Penanaman Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Siswa Kelas X Melalui Pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Prambanan. Skipsi. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Latif, M, dkk. 2013. Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Mulyasa, H.E. 2012. Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Mulyasa, H.E. 2014. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara
Mulyasa. 2009. Kurikulum yang disempurnakan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Muhammad Yaumi. 2014. Pendidikan Karakter, Jakarta Prenada Media Group.
Nurtiani, A.T, dkk. 2016. Penerapan Bahasa Karakter Pada Mahasiswa Prodi PG-PAUD STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh. http://buahhati.stkipgetsempena.ac.id (diunduh 3 Oktober 2019)
Pasani, dkk. (2016). Mengembangkan Karakter Tanggung Jawab Siswa Melalui Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Number Head Together. Jurnal. Vol 4, No 2 2016.
Permendikbud No 137. 2014. Standar Isi Tentang Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
Rahayu, R. (2016). Peningkatan Karakter Tanggung Jawab Siswa Sd Melalui Penilaian Produk Pada Pembelajaran Mind Mapping. Jurnal Konseling GUSJIGANG Vol. 2 No.1, Janurai-Juni 2016.
Samani, M, dkk. 2012. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Setiawan dan Masduki. (2013). Peningkatan Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Dengan Strategi Pembelajaran Quiz Team. Skripsi. FKIP, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Suyadi. (2014). Ensiklopedia Pendidikan Anak Usia Dini Jilid 1: Anak Usia Dini. Yogyakarta: Insan Madani.
Wiyani, Novan Ardy. 2016. Bina Karakter Anak Usia Dini. Jogjakarta: PT Ar- ruzz. Media.
Tulus Tu'u. (2004). Peran Tanggung Jawab pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Grasindo.
Wantah S. (2005). Mendidik dan Menerapkan Disiplin pada Anak Prasekolah. (Alih bahasa: Lina Yusuf). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.