PENGGUNAAN ALAT PERAGA KOTAK ALJABAR PADA MATERI OPERASI ALJABAR UNTUK MENGATASI KESULITAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTSN 5 ACEH BESAR
Abstract
Salah satu prinsip pembelajaran matematika adalah dimulai dari mudah ke sulit, dari sederhana ke kompleks. Pemakaian alat peraga seringkali merupakan suatu untuk membantu agar pelajaran lebih mudah. Oleh karena itu, kurangnya media pembelajaran bisa jadi penyebab minat aktif belajar siswa yang kurang sehingga menyebabkan penerimaan informasi menjadi terhambat ( Sardiman, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kesulitan belajar yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal operasi bentuk aljabar serta menganalisis faktor-faktor penyebabnya dan mengatasi masalah kesulitan dengan pembelajaran menggunakan alat peraga kotak aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen). Dalam menentukan sampel digunakan teknik random sampling dengan undian kelas VIII MTsN 5 Aceh Besar, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran pemahaman konseptual dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran menggunakan alat peraga kotak aljabar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah test hasil sebelum dan sesudah belajar siswa pada materi operasi bentuk aljabar. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan keefektifan siswa secara signifikan antara siswa belajar matematika setelah diajarkan dengan model pembelajaran menggunakan alat peraga kotak aljabar. Berdasarkan hasil tes dari soal post test yang telah dilakukan diperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (VIII C) adalah 51.8, sementara nilai rata-rata pada kelas kontrol (VIII A) adalah 50.8. Dari hasil rata-rata nilai post test kelas eksperimen dan kelas kontrol terlihat bahwa nilai rata-rata jelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol. Sehingga dari analisis data akhir menunjukkan bahwa diperoleh Thitung = 0.000156 , dan Ttabel =2.100922. Karena Thitung < Ttabel, maka HO diterima. Ini berarti nilai rata-rata hasil belajar Matematika siswa materi operasi aljabar pada kelas eksperimen dengan menggunakan alat peraga kotak aljabar tidak terdapat perbedaan atau sama dengan hasil belajar Matematika siswa kelas kontrol dengan pembelajaran tidak menggunakan alat peraga kotak aljabar, ini dapat dikarenakan mengingat keadaan yang saat ini sedang tidak stabil (COVID-19), jadi pemilihan kelas eksperimen dan kelas kontrol ditunjukkan oleh pihak sekolah yaitu guru mata pelajaran Matematika kelas VIII MTsN 5 Aceh Besar.
Keywords
Kesulitan siswa, bentuk aljabar, alat peraga
References
Abdurrahman, Mulyono. (2020). Anak Berkesulitan Belajar Teori, Diagnosis, dan Remidiasinya. Jakarta: Rineka Cipta
Dahniar, Nyoman, I. M., dan Sukayasa (2014). Penggunaan Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 1 SD Negeri 6 Tolitoli dalam Menyelesaikan Soal Cerita tentang Penjumlahan dan Pengurangan. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 4(3), 165-177.
Darmadi, H. (2014). Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung : PT Alfabet
Depdikbud. (2006). Buku Petunjuk Alat Peraga Matematika. Jakarta
Ely Mukhlesi Yeni, “Pemanfaatan Benda-benda Manipulatif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geometri dan Kemampuan Tilikan Ruang Siswa Kelas V Sekolah Dasar”, jurnal bull-math.org. Vol 1. No. 1. 2011
Hamzah, A. (2014). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Huda. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka pelajar
Jamaris, Martini. 2015. Kesulitan Belajar: Perspektif, Asesmen, dan Penanggulangannya. Bogor: Ghalia Indonesia.
Jurnal Fakhrul, 2014. Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Matematika Pada Materi Peluang Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Meulaboh Johan Pahlawan. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 1. No. 1
Kadir, (2010). Statistika untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Jakarta: PT Rosemata Sampurna
Muhsetyo. (2012). Pembelajaran Matematika. Jakarta : Universitas Terbuka
Mulyadi. (2010). Evaluasi Pendidikan. Malang: UIN-Maliki Press
Novalia dan M. Syazali, Olah Data Penelitian, Bandar Lampung:Aura, 2014, h 38
Rahyubi, H. (2014). Teori-teori belajar dan aplikasi pembelajaran motorik. Jakarta : Nusamedia
Sadirman. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Rajawali Pers
Sitanggang, Ahmadin. (2013). Alat Peraga Matematika Sederhana Untuk Sekolah Dasar. Medan : Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatra Utara
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta :Gramedia
Suci, Bunga, dan Tjang Daniel. (2012). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Berdasarkan Analisis Newman (studi kasus MAN Malang 2 Batu). Artikel Ilmiah Universitas Negeri Malang, 1(2).
Sudjana, Nana. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung:Sinar Baru Algesindo
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : Penerbit Alfabeta
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D). Bandung : Penerbit Alfabeta Sanjaya
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R & D). Bandung : CV Alfabeta
Suharsimi Arikunto, (2011). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara.
Sundayana, Rustina. (2014). Media dan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Matematika : Untuk Guru, Calon Guru, Orang Tua, dan Para Pecinta Matematika. Bandung : Alfabeta
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta : Kencana
Suwardi, Masni Erika F, dan Rohayati. (2014). Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Terhadap Pembelajaran Matematika Berdasarkan Kurikulum 2013 bagi Guru Sekolah Dasar di Gugus 9 kecamatan Sukun Malang. Jurnal Dedikasi, vol 14,8-11
Thobroni. (2015). Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta : AR-RUZZ Alat Peraga
Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif – Progresif : Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta : Kencana
Untari, Erny. (2013). Diagnosis kesulitan Belajar Pokok Bahasan Pecahan Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Media Prestasi Jurnal Ilmiah STKIP PGRI Negeri, 13(1), 1-8.
Uno. H (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara Bandung PT Remaja Rondaka Karya