MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS ANAK MELALUI KEGIATAN MERONCE MENGGUNAKAN BAHAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK A TK BUNGONG NANGGROE KECAMATAN PADANG TIJI KAB. PIDIE
Abstract
Kecerdasan naturalis merupakan kecerdasan dalam memahami alam, yang meliputi kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan perbedaan maupun persamaan ciri-ciri diantara spesies baik flora maupun fauna. Kecerdasan naturalis diperlukan oleh setiap anak untuk mengenal dan menjaga alam dan lingkungan sekitarnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana meningkatkan kecerdasan naturalis anak melalui kegiatan meronce menggunakan bahan alam pada anak kelompok A TK Bungong Nanggroe. Tujuannya adalah untuk mengetahui adanya peningkatkan kecerdasan naturalis anak melalui kegiatan meronce menggunakan bahan alam pada anak kelompok A TK Bungong Nanggroe. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, jumlah sampel 15 anak dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran observasi aktivitas anak pada siklus I jumlah perolehan dengan kategori belum berkembang 37% (5 anak), kategori mulai berkembang 40% (7 anak), kategori berkembang sesuai harapan 14% (2 anak), dan kategori berkembang sangat baik 8% (1 anak). Sedangkan pada siklus ke II jumlah kategori belum berkembang 1 anak (8%) ,mulai berkembang 2 anak (12%), kategori berkembang sesuai harapan adalah 44% (6 anak) kategori berkembang sangat baik adalah 6 anak (36%). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce menggunakan bahan alam dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak.
Keywords
Kecerdasan Naturalis, Meronce
References
Anas Sudijono. (2010). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Badudu-Zain. (1994). Kamus Umum Bahasa Indonesia . Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
C. Asri Budiningsih. (2005). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Dwi, Siswoyo. Et al. (2008). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Halimah, Ihat, dkk. 2012, Penelitian Pendidikan.Bandung : UPI Press.
Harun Rasyid. et al. (2009). Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Multi Pressindo.
Arikunto, 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : PT Bumi Askara
Amstrongs. 2002. Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Gramedia Jakarta.
Bhustomi. 2012. Pendidikan Anak Usia Dini. . Cetakan ketiha Bandung.
Departemen Pendidikan Nasional, 2004. Republik Indonesia
Gardner, Asahan. 2011. Kecerdasan Anak Usia Dini.Alih Bahasa: Dwi Hastuti dan Sabriadi. Jakarta: Erlangga
John W. Santrock. (2007). Perkembangan Anak. Alih Bahasa: Meitasari Tjandrasa dan Muchichah Zarkasih. Jakarta: Erlangga
Musfiroh. 2010. Kecerdasan Anak Usia Dini. Jakarta :Rineka Cipta
Mulyasa . 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakrta Bumi Askara
Mubiar. 2008. Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Malang
Porter. 2002. Perkembangan Naturalis Anak Usia Dini. Cetakan. Bandung
Semiawan, Conny. R. (2012). Belajar dan Pembelajaran dalam Taraf Usia Dini. Jakarta: PT Ikrar Mandiri Abadi.
Sulsilana, Riyana. 2006. Media Pembelajaran anak usia Dini. Cetakan ketiha belas, Bandung.
Sholehuddin. 2010. Pembelajaran Taman Kanak-kanak. Jakarta :Rineka Cipta
Sudjana, H. 2011. Mengenal Macam-macam benda Teknik. Jakarta. Kencana
STKIP Bina Bangsa Getsempena. 2015. Pedoman Penulisan Skripsi. Banda Aceh. STKIP Bina Bangsa Getsempena.
Yamin.M, Jamilah. 2010. Tujuan Pembelajaran AUD. Belas, Bandung.
Yusnita, 2003. Media Pembelajaran anak usia Dini, Arruz Media Yogyakarta