MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI KEGIATAN MENCETAK DENGAN PASIR DI KELOMPOK BI TK CUT NYAK DHIEN SIGLI
Abstract
Perkembangan sosial emosional anak belum optimal, hal ini terlihat saat anak bermain dengan teman sebaya masih sulit menyesuaikan diri, belum mampu mentaati aturan,belum bertanggung jawab saat bermain. Selain itu juga sebagian besar anak masih meniru apa yang dikerjakan temanya, seperti mengikuti mainan yang yang dipilih teman, maka bagaimana meningkatkan perkembangan sosial emosional anak. Dengan tujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional melalui kegiatan mencetak dengan pasir di kelompok B1 Tk Cut Nyak Dhien. Metode yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peningkatan perkembangan sosial emosional anak dapat di lihat dari hasil penelitian sebagai berikut : diperoleh hasil rata-rata pra tindakan adalah BB 8 anak (40%), MB 6 anak (30%), BSH 3 anak (15% ) dan BSB 3 anak (15%). Hasil rata-rata pada siklus I adalah BB 5 anak (25%), MB 3 anak (15%), BSH 5 anak ( 25%) dan BSB 7 anak (35%).Hasil rata-rata siklus II adalah BB 1 anak (5%), MB 1 anak (5%), BSH 2 anak (10%) dan BSB 16 anak (80%). Terjadi peningkatan perkembangan sosial emosional anak melalui kegiatan mencetak dengan pasir pada anak kelompok B TK Cut Nyak Dhien. Dapat disimpulkan bahwa media mencetak pasir di pakai anak secara individu. Penggunaan media mencetak pasir ketika pembelajaran berlangsung anak-anak lebih senang dan bersemangat melakukan kegiatang tersebut saling berkomunikasi satu sama lain,kerja sama, bantu membantu, dan saling berbagi.
Keywords
Sosial Emosional kegiatan Mencetak dengan pasir
References
Ambar jaya. 2012. Psikologi Pendidikan dan pengajaran. jogyakarta: CAPS.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta
Boy, dkk, Soetjiningsih. 2012. Perkembangan Anak dan Permasalahannya dalam Buku ajar Ilmu.Perkembangan Anak dan Remaja. Jkarta
Dedi Dwitagama. 2010. Mengenal Penelitian Tidakan Kelas. Jakarta: PT Indeks
Dini. P. dalam Susanto. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: kencana. Prenada. Media group.
Era Puspita sari,(2019). Pengelolaan Pembelajaran Dalam Proses Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 tahun di Tk Hip-Hop KORPRI. Lampung
Jurnal Internasional. Search.proquest.com search.ebscohost.com, infotrac.galegroup.com.
Jurnal Buah Hati. http://www.stkipgetsempena.ac.id
Lawrence E. Shapiro. 2014. Mengajarkan Kecerdasan Emosional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Lisa Sulmaidah,2015. Efektifitas Metode Proyek Pasir warna Yang Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak usia 5-6 Tahun TK FKIP UNSYIAH. Banda Aceh
M.Fadillah, M.Pd.I, 2017. Bermain dan Permainan Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana.
Modul 1, Nasution.2010. Hakikat Manusia dan Pendidikan. Jakarta
Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT. remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2012. Praktek Penelitian Tidakan Kelas. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mursid. 2016. Pengembangan pembelajaran PAUD. Bandung:Remaja Rosdakarya.
Manshar, R.L. 2011. Emosi Anak Usia Dini dan Strategi Perkembangannya. Jakarta: Kencana
Permendikbud Indonesia No.146 .2014. Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Mentri Pendidikan.
Permendikbud Indonesia No.137.2014. Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Mentri Pendidikan.
Rufaida, N.(Ed). 2013. Bermain dengan Permainan Anak. Jakarta
Rahman, S.H. 2010. Bermain Sambil Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Sanjaya. 2016. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses. pendidikan. Jakarta: Prenada media Group.
Susanto.2011. Perekembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana. Prenada. Group Media.
Surna dan Pandeirot. 2014. Psikologi Pendidikan I. Jkarata : Penerbit Erlangga
Suyadi, 2011. Psikologi Belajar PAUD. Jakarta
Saiful, dkk. 2012. Pengaruh Terapi Bermain: Origami terhadap perkembangan motorik halus dan kognitif anak usia dini prasekolah (4-6 tahun).Journals Of Ners Community3,16-29
Suyadi, 2011. Psikologi Belajar PAUD. Jakarta
Sujiono, 2009. Konsep dasar Pendidikan Anaka Usia Dini. Jakarta: PT Indeks
Siti Nurhayati, 2020. Perkembangan Interaksi sosial Dalam meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Congklak Pada Anak usia 5-6 tahun. Banda Aceh
Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003, Tentang system Pendidikan Nasional. Jakarta : Sinar Grafika 2013.
Wiyani, Novan Ardy. 2014. Psikologi Perkembangan anak Usia Dini. Ygjakarta: Gava Media.
Wiyani, A. N. 2014. Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: GAVA MEDIA
Aquarinawati, dkk. 2011. Motorik Halus pada Anak Usia Prasekolah. Jurnal Insan