ANALISIS TINGKAT KECEMASAN ATLET DALAM MENGHADAPI PERTANDINGANATLET UKM SEPAK BOLA STKIP BBG BANDA ACEH
Abstract
Atlet yang telah mengikuti pertandingan sebelumnya pasti telah merasakan kecemasan pada saat awal pertandingan, namun menurut beberapa atlet yang saya wawancarai menyatakan bahwa saat akan menghadapi pertandingan ada rasa gerogi atau rasa cemas dan tidak percaya diri sedikit banyaknya, bahkan mendekati hari pertandingan atlet merasa tidak siap, sebelum mengikuti pertandingan, dipastikan pelatih telah memberikan program uji coba sebelum pertandingan yang sesungguhnya dimulai, namun kenapa para atlet masih merasakan kecemasan dalam menghadapi pertandingan yang akan datang. Hal ini menarik bagi penulis untuk mengetahui bagaimana gambaran kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin melakukan penelitian dengan judul “Analisis Tingkat Kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan studi kasus pada atlet UKM Sepak Bola STKIP BBG Banda Aceh” rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan studi kasus pada atlet UKM Sepak Bola STKIP BBG Banda Aceh?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan studi kasus pada atlet UKM Sepak Bola STKIP BBG Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuanitatif dengan memakai bentuk deskriptif yang menggunakan metode survei/pembagian kuesioner. Setelah dilakukannya penyebaran kuesioner kepada sampel yang ada sebanyak 25 orang. Kesimpulan Berdasarkan analsisis menggunakan metode persentase kategori baik sebanyak 3 orang dengan nilai persentase sebesar 12%, tingkat kategori sedang sebanyak 7 orang dengan nilai persentase sebesar 28%, tingkat kategori buruk sebanyak 9 orang dengan nilai persentase sebesar 36%, dan kategori sangat buruk sebanyak 6 atlet dengan nilai persentase sebesar 24%, serta kategori sangat baik tidak ada. Saran kepada pihak pelatih agar dapat meningkatkan pengembangan mental lebih baik yaitu dengan harus siap dengan tim apa saja saat bertanding, baik tim yang tidak profesional maupun tim yang prosfesional, dan waktu latihan yang lebih rutin agar terciptanya kondisi kekompakan dalam tim dan membangun rasa percaya diri tim dalam menghadapi lawan, hal ini dapat dilakukan dengan banyak memberikan motivasi dan memberikan latihan yang berhubungan dengan memantapkan rasa kepercayaan diri setiap atlet.
Keywords
Tingkat Kecemasan, Bertanding
References
Andrianto, Deddy. 2006. “Tingkat Kecemasan Pemain PSIM Yogyakarta Sebelum Bertanding. Skripsi. Yogyakarta: UNY
Adisti, Prisna. 2010. Personality plus for teens. Jakarta Selatan: Percetakan Galangpress.
Agus Salim. 2008. Buku Pintar Sepakbola. Bandung: Nuansa.Alwisol. (2004). Psikologi Kepribadian. Malang: Umm Press. Adisti, Prisna.
Amir, N. 2004. Pengembangan Instrumen Kecemasan Olahraga. Anima. Vol. 20,No. 1, 55-69.
Arikunto, S. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara
Athan. N. & Sampson, I. 2013. Coping With Pre-Competitive Anxiety In Sports Competition. European Journal of Nature and Applied Sciences, (1), Hal 1-9.
Cutler, Howard C. 2004. Seni Hidup Bahagia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Fitri Fauziah & Julianty Widuri. 2007. Psikologi Abnormal Klinis Dewasa. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).
Gunarsa, D Singgih. 2008. Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: Gunung Mulia.
Harahap, Sofyan Syarif. 2004. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada
Herwin. 2004. “Keterampilan Sepakbola Dasar.” Diktat. Yogyakarta: FIK UNY.
Hustdarta. 2010. Psikologi Olahraga. Bandung: Alfabeta
Ika, yetisa. 2007 Hubungan Antara Intimasi Pelatih - Atlet Dengan Kecemasan Bertanding Pada Atlet Ikatan Pencak Silat Indonesia (Ipsi) Semarang. Semarang: Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
Iman, Fauzul. 2012. Tingkat Anxiety Atlet Ditinjau Dari Pelaksanaan Teknik Take Off Dalam Cabang Olahraga Paralayang. Skripsi. Bandung: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia.
Irfandi M.Or. 2015. Pengembangan Model latihan sepak bola dan bola voli (studi Penelitian kasus pada Atlet putra putri Banda Aceh). Sleman : Deepublish
Irfandi dan Zikrur Rahmat. 2017. Pengembangan Model Latihan Keterampilan Teknik Menggiring Slalom Dan Mengoper Dalam Sepakbola. Aceh Stkip BBG
Kartini, Kartono, & Dali Gulo. 2000. “Kamus Psikologi”. Bandung: Pionir Jaya.
Kholil Lur Rochman. 2010. Kesehatan Mental. Purwokerto: Fajar Media Press.
Komarudin. 2015. Psikologi Olahraga. Bandung: Remaja Rosdakarya
Luxbacher, J. A. 2008. Sepak Bola. Bandung: Raja Grafindo
Muhammad Muhyi Faruq. 2008. Meningkatkan Kebugaran Tubuh Melalui Permainan & Olahraga sepakbola. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
Mustamir Pedak. 2009. Metode Supernol Menaklukkan Stres. Jakarta: Hikmah Publishing House.
Nevid, Dkk. Cutler, Howard C. 2004. Seni Hidup Bahagia. (Alih Bahasa: Alex Tri Kantjono Widodo). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Rastogi, N. K., & Katiyar, V. 2014. A comparative study of sport competition anxiety test between college level chess and cricket players. International Journal of Physical Education, Fitness and Sports, 3,(3). India: Shri J. J. T University
Satiadarma, M.P. 2000. Dasar-dasar Psikologi Olahraga. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Saputro, S. K. 2014. Proses Komunikasi Interpersonal Antara Pelatih Yang Merangkap Sebagai Atlet Dengan Atlet Panjat Tebing Yang Dilatihnya. Jurnal E-Komunikasi, 2(2), 1-10.
Savitri Ramaiah. 2003. Kecemasan Bagaimana Mengatasi Penyebabnya. Jakarta: Pustaka Populer Obor.
Siregar, Syofian. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.
Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung: Tarsito
Sucipto, dkk. 2000. Sepakbola. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Sutardjo Wiramihardja. 2005. Pengantar Psikologi Abnormal. Bandung: Refika Aditama.
Soekatamsi. 2001. Permainan Sepakbola. Universitas terbuka. Jakarta
Suwarno Kr. 2001. Gerakan Dasar dan Teknik Dasar. Yogyakarta: PKO FIK UNY
Yustinus Semiun. 2006. Kesehatan Mental 2. Yogyakarta: Kanisius
Website:
https://id.wikipedia.org. (diakses tanggal 24 Maret 2019)