PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYAJIKAN CERITA FANTASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHEVMENT DIVISION (STAD) SISWA KELAS VII SMP DARUL KAMAL ACEH BESAR
Abstract
Penelitian ini berupaya untuk meningkatkan kualitas belajar siswa menyajikan cerita fantasi dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa melalui model pembelajaran STAD. Hal ini dikarenakan kemampuan siswa masih kurang baik dapat dibuktikan dengan tidak tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 70. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model STAD dapat meningkatkan kemampuan menyajikan cerita fantasi siswa kelas VII SMP Darul Kamal Aceh Besar dan bagaimana peningkatan kemampuan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII-1 berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes tertulis dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, pada kegitan pra siklus diperoleh hasil tes siswa secara rata-rata 56, angka ini belum memenuhi standar KKM sehingga dilakukan kegiatan ke siklus I. Pada hasil tes siswa siklus I diperoleh nilai rata-rata 74, persentase antara nilai pra siklus dan siklus I sebesar 18%, namun masih belum mencapai taraf keberhasilan sehingga dilanjutkan ke siklus II. Pada hasil kegitan siklus II diperoleh nilai tes siswa rata-rata 100, persentase antara siklus I dan siklus II sebesar 26%. Pada kegiatan observasi aktivitas siswa siklus I diperoleh nilai rata-rata 57. Nilai tersebut belum cukup sehingga dilanjutkan kegiatan pada siklus ke II. Pada kegiatan aktivitas siswa siklus ke II diperoleh nilai rata-rata 82, termasuk dalam kategori baik, persentase kegitan observasi siswa antara siklus I dan siklus II sebesar 25%. Kemudian kegiatan observasi aktivitas guru siklus I diperoleh nilai rata-rata 60 termasuk dalam kategori cukup, sehingga harus diperbaiki pada siklus II. Pada hasil kegiatan observasi guru siklus ke II diperoleh nilai rata-rata 85, termasuk dalam kategori sangat baik, persentase kegiatan aktivitas guru antara siklus I dan Siklus II sebesar 25%. Dengan demikian, dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa kelas VII SMP Darul Kamal Aceh Besar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyajikan cerita fantasi hal ini terlihat dari peningkatan pada setiap siklusnya.
Keywords
Cerita fantasi, Model Pembelajaran STAD, Menulis
References
Ain, Zamratul. 2018. Korelasi Penguasaan Kosakata Dengan Keterampilan Menulis Teks Cerita Fantasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 16 Padang. (Online). Vol. 8 Tahun 2018, 252-263. (googlecendikia.go.id. Diakses Pada Tanggal 26 Februari 2020).
Arikunto, Suharsimi. 2007. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Daryanto. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Silabus, RPP, Bahan Ajar). Yogyakarta: Gava Media.
Kemendikbud. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia. Jakarta: Kemendikbud.
Aji, H.W.(2019). Upaya Peningkatan Keaktifan dan Pemahaman Belajar Siswa Pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Metode Kooperatif STAD dikelas VII D SMP Negeri 2 Ajibarang. Metafora, Vol.5 (2) Tahun 2019, 104 – 115
Fahmi, J.A. (2018). Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tekhnik Student Teams Achievment Division (STAD) untuk Meningkatkan keaktifan Belajar Siswa Pada pembelajaran Akutansi Kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Jetis Bantul Tahun Ajaran 2017/2018. (Jurnal gramatika).
Nyoman, Padmi.Ida.A (2018).Peningkatan Aktifitas Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Perlindungan dan Penegak Hukum dengan Metode Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Kelas XII IPS 2 SMAN 3 Mataram. Jurnal Kependidikan.Vol 4(2), 151-157. (googleDOAJ.org Diakses pada tanggal 24 Juni 2020)
Kunandar. 2011. Langkah Mudah Penulisan Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mahsun. 2014. Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nasution, Nur Baiti. 2017. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Permainan Bingo Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Mencari Turunan Dan Integral Fungsi. (Online). Vol. 5 Tahun 2017, 33-40. (googlecendikia.go.id. Diakses Pada Tanggal 26 Februari 2020).
Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurhadi. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Ridwanuddin, Dindin. 2015. Bahasa Indonesia. Ciputat: UIN Press.
Rifai, Akhmad Bahtiar. 2019. Keefektifan Model Multiterasi Digital dan Model Kreatif-Produktif Pada Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi. (Online). Vol. 1. Tahun 2019, 50-61. (googlecendikia.go.id. Diakses Pada Tanggal 26 Februari 2020).
Rusmini. 2018. Kemampuan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Pangkep. (http:unnes.ac.id) Diakses 25 September 2019.
Sam's, Rosma Hartiny. 2010. Model Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Teras.
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Slavin, Robert. 2008. Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa Media.
Sugiyono. 2005. Rancangan Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tarigan. 2003. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan. 2013. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Trisnawati. 2018. Model Pembelajaran Treffinger Berbasis Media Komik Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi. (Online). Vol.XII. Tahun 2018, 1327-1337. (googlecendikia.go.id. Diakses Pada Tanggal 26 Februari 2020).
Wulandari, Setyaningrum. 2011. Rangkuman Materi Bahasa Indonesia. Jogjakarta: Javalitera.
Yulistio, Didi. 2013. Bahasa Indonesia: Kemampuan Berbahasa Indonesia untuk mahasiswa di perguruan Tinggi. Bengkulu: Lemlit UNIB Press.
Zulela. 2012. Pembelajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.