ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PASIR KINETIK DALAM MENSTIMULASI KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK KELOMPOK B1 TK PERTIWI LHOKNGA
Abstract
Anak yang memiliki kecerdasan naturalis cenderung menyukai alam terbuka, akrab dengan hewan peliharaan, bahkan sering menghabiskan waktunya di dekat hewan atau tumbuhan yang mereka suka. Dari hasil kajian awal diketahui masih rendahnya kecerdasan naturalis anak kelompok B1 TK Pertiwi Lhoknga. Upaya peningkatan kecerdasan naturalis anak salah satunya dapat dilakukan dengan media pasir kinetik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan media pasir kinetik terhadap kecerdasan naturalis anak kelompok B1, dan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan dengan pasir kinetik oleh anak kelompok B1 di TK Pertiwi Lhoknga Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif menguraikan permasalahan yang berhubungan dengan keadaan penggunaan pasir kinetik terhadap kecerdasan naturalis anak. Subjek penelitian ini adalah kepala dan guru kelompok B1 TK Pertiwi Lhoknga. Data dikumpulkan melalu wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada pendapat Miles dan Huberman ada tiga aktivitas dalam analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, data display (penyajian data), dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penggunaan media pasir kinetik berdampak positif terhadap kecerdasan naturalis anak kelompok B1 di TK Pertiwi Lhoknga. (2) Kecerdasan naturalis anak melalui penggunaan media pasir kinetik ditunjukkan dengan kepekaan anak terhadap lingkungan sekolah seperti membuang sampah pada tempatnya, menyiram bunga, merawat tanaman yang ada di sekolah dan berbagai kegiatan mengamati, menyelidiki berbagai kehidupan makhluk kecil seperti cacing, semut, ulat, dan sebagainya. Anak-anak juga senang mengamati gundukan tanah, memeriksa jejak binatang, mengkorek-korek tanah, dan mengamati hewan yang bersembunyi. (3) Kegiatan yang dilakukan dengan media pasir kinetik oleh anak kelompok B1 diantaranya adalah membuat berbagai jenis binatang yang sesuai imajinasi anak, membentuk gundukan-gundukan tanah dari pair, membentuk lubang-lubang tempat persembunyian hewan dan juga berbagai jenis tanaman yang dibentuk dari pasir kinetik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pasir kinetik berdampak positif dan dapat menstimulasi kecerdasan naturalis anak kelompok B1 TK Pertiwi Lhoknga.
Keywords
Kata kunci: pasir kinetik, kecerdasan naturalis
References
DAFTAR PUSTAKA
Aceng Hasani, et. al, JPP PAUD, Jurnal Penelitian dan Pengembangan PAUD, Vol. 4. No. 2. November 2017.
Anita Yus, 2011. Model Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Armstrong Thomas, Ph. D. 2012. Seven Kind Of Smart Menemukan dan Meningkatkan Kecerdasan Anda Berdasarkan Teori Multiple Intelligence. Cet. Ke-4.Jakarta: Gramedia.
Anggani, Sudono, 2010. Alat Permainan dan Sumber Belajar TK. Jakarta: Dirjen PPTA Depdikbud.
Arikunto, Suharsimi. 2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Chatib, M. & Said, A. 2014. Sekolah Anak-anak Juara. Bandung: Penerbit Kaifa.
Creswell, John W. 2012. Research Design Pendekatan Kualitatif,. Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Djaali, 2012. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.
Gunawan, Heri. 2012. Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.
Isjoni. 2011. Pembelajaran Kooperatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Jatmika. 2012. Pedoman Pembelajaran Seni di Taman Kanak-kanak Bermain Plastisin. Jakarta: Kemendiknas Direktorat Pembinaan TK dan SD.
Marheni, 2017. “Art Theraphy Bagi Anak Slow Learner”. Seminar PROSIDING TEMU ILMIAH X IKATAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN INDONESIA Peran Psikologi Perkembangan dalam Penumbuhan Humanitas pada Era Digital, Semarang, 22-24 Agustus 2017.
Muhammad Yaumi. 2012. Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. Jakarta: Dian Rakyat.
Mukminan, 2014. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendayagunaan Teknologi Pendidikan. Makalah Seminar Nasional Teknologi Pendidikan: Universitas Negeri Surabaya.
Mukhtar. 2013. Metode Penelitian Deskriftif Kualitatif. Jakarta: GP Press Group.
Musfiroh, Tadkiroatun. 2010. Cerdas Melalui Bermain. Jakarta: Grasindo
Novan AW dan Barnawi. 2012. Format PAUD. Jogjakarta: Ar-ruzz Media.
Paul Suparno. 2012. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.
Putrie Mei Atika, Model Pembelajaran Langsung Berbasis Media Pasir Berwarna Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Angka 1-10 pada Anak Usia Dini, Jurnal Pendidikan Khusus, Universitas Negeri Surabaya, 2017, h. 3.
Slamet Suyanto. 2014. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujiono, Y.N, Sujiono, B. 2013. Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: Indeks.
Sriyanti Rahmatunnisa, Siti Halimah, 2018. Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini 4-5 Tahun Melalui Bermain Pasir, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 2 No.1 (1 Mei 2018).
Syaiful Sagala. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Trianto, 2011, Model Pembelajaran Terpadu Konsep dan Strategi, Jakarta: Bumi Aksara.
Yamin, Martinis. dan Sanan, Jamilah, S. 2012. Panduan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: GP Press.
Yuliani Nurani Sujiono. 2011. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.