PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG SIFAT BENDA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING( PBL) PADA SISWA KELAS V SDN 42 BANDA ACEH
Abstract
Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri seseorang. sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah materi tertentu. Rumusan Masalah Apakah dengan penerapan model problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang materi sifat benda melalui model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V SDN 42 Banda Aceh?Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA tentang materi sifat benda Pada Siswa Kelas V SDN 42 Banda Aceh dengan penerapan model problem based learning(PBL) dapat melalui metode Problem Based Learning(PBL). Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, jumlah sampel adalah 35 anak dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran aktivitas anak pada siklus I jumlah presentase dengan katagori Kurang Baik (KB) 31.4% (11 Siswa) kategori Cukup Baik (CB) 31.4% (11 siswa) kategori Baik (B) 22.2% (8 siswa) dan kategori sangat baik (SB) 5% (14.2 siswa). Sedangkan pada siklus II Baik (B) adalah 31.4% (11 siswa) kategori sangat baik (SB) adalah 48.5% (17 siswa) Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA anak tentang sifat benda pada siswa kelas V SD N 42 Banda Aceh.
Keywords
Model Problem Based Learning , Materi Sifat Benda
References
Abidin, Yunus. 2013. Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.
Ahmad Susanto. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Amir, M. Taufiq. 2010. Inovasi Pendidikan melalui Problem Based Learning.Gramedia : Jakarta
BSNP. 2006. Standar Kompetensi Mata Pelajaran IPA SD/MI. Jakarta: Dirjen.
Campbell, N. A. & J. B. Reece. (2008). Biologi, Edisi Kedelapan Jilid 3. Terjemahan: Damaring Tyas Wulandari. Jakarta: Erlangga.
Darmojo. 2010. Pendidikan IPA 2. Jakarta: Depdikbud. Departemen Pendidik.
Eveline Siregar,.dan Nara, Hartini M.Si. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Hariyanto.2012. Pembelajaran Aktif Teori dan Asesmen. Rineka Cipta : Bandung
Mulyasa. 2009. Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Rosdakarya.
Rusman. 2010. Model-model Pembelajaran (Mengembangkan Profesionalisme Guru Edisi Kedua). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Supatmo. 2004. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, Nana. 2005. Dasar-dasar Proses\Belajar Mengajar. Bandung. Sinar Abadi
Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.
Sally. 2014. Anaesthesia on The Move. Jakarta : Indeks
Trianto. 2013. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Taskesenligil. Y., Ayar Kalah., Y., Senocak, E. & Sozbilir, M (2008). Pembelajaran berbasis masalah teoretis dasar-dasar, Pendidikan Nasional, 177, 50-64
Wuryastuti, S., & Margareta. 2010. Pendidikan IPA di Sekolah Dasar. Bandung: UPI PRESS.