ANALISIS MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 46 BANDA ACEH
Abstract
Motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 46 Banda Aceh saat ini masih terdapat beberapa permasalahan, dan permasalahan yang sering dijumpai dalam pembelajaran matematika adalah bagaimana cara menyajikan materi kepada siswa secara baik, sehingga peserta didik termotivasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian bertujuan untuk mengetahui/menganalisis motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika kelas IV SD Negeri 46 Banda Aceh. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan siswa/siswi di SD Negeri 46 Banda Aceh. Siswa yang mampu menguasai indikator pertama hanya 17 siswa dan yang menguasai indikator kedua hanya 18 orang siswa, yang menguasai indikator ketiga hanya 20 siswa, yang menguasai indikator keempat 22 siswa, yang menguasai indikator kelima hanya 15 siswa, yang menguasai indikator keenam hanya 19 siswa, yang menguasai indikator ketujuh hanya 10 siswa, yang menguasai indikator kedelapan hanya 17 orang siswa.
Keywords
Motivasi Belajar Matematika
References
A. Sardiman. (2006). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo.
Abdurrahman Shaleh. (2005). Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana.
Abin Syamsuddin Makmun. (2000). Psikologi Kependidikan Perangkat Sistem Pengajaran Modul. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Model Silabus Mata Pelajaran Matematika. Jakarta: Depdiknas.
E. Mulyasa. (2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hamalik. (2011). Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar IPA di Sekolah Dasar”. Jurnal Penelitian Pendidikan, Vol. 12 No. 1
Karso. (2005). Dasar-dasar Pendidikan MIPA. Jakarta: Depdiknas.
Koestoer Partowisastro. (2005). Diaknosis dan Pemecahan Kesulitan Belajar. Jakarta: Erlangga.
Lasmi. (2003). Pembelajaran Luas Trapesium (Aplikasi Teori Bruner Tentang Belajar Penemuan). Malang:Universitas Negeri Malang.
Milman Yusdi. 2010. “Kamus Umum Bahasa Indonesia”. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan
Moleong, L.S. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhibin Syah. (2005). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosada Karya.
Mulyana. (2005). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Nana Sudjana. (2009). Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. (2007). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Pitajeng. (2006). Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan. Depdiknas.
Uno. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi aksara
Sardiman. (2005). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sardiman. (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Slameto. (2005). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Bandung: Tarsito.
Soejadi. (2000). Kiat Pendidikan di Indonesia. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Bandung; Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Sumadi Suryabrata. (2005). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo.
Suryabrata. (2005). Dasar-dasar Psikologi di Sekolah. Jakarta: Prima karya.
Syaiful Djamarah. (2005). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Zakiah Daradjat. (2005). Problema Remaja Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang.