IMPLEMENTASI LKS BERBASIS TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH POLYA DALAM MENINGKATAKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) ( UJI COBA DI SMPN 4 BANDA ACEH )
Abstract
Pemecahan masalah merupakan salah satu aspek kemampuan yang termasuk dalam kategori berpikir tingkat tinggi ( Hingher order level thingking ) yang harus dikuasai oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran materi Sistem persamaan linier dua variabel(SPLDV) dengan menggunakan penerapan LKS berbasis Polya pada siswa SMPN 4 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-II yang berjumlah 25 siswa. Model pembelajaran penerapan LKS berbasis Polya akan dikatakan efektif jika paling sedikit tiga hari dari empat aspek tersebut terpenuhi dengan syarat aspek harus meningkat(efektif). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes meningkatkan hasil belajar siswa, kemampuan guru mengelola pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Sedangka pengolahan data menggunakan persentase, kriteria waktu ideal, dan deskripsi skor rata-rata aktivitas siswa, dan angket respon. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa model pembelajaran penerapan LKS berbasis Polya efektif diterapkan pada materi system persamaan linier dua variabel (SPLDV) dikelas VIII-II SMP N 4 Banda Aceh. Hal ini dikarenakan hasil penelitian telah memenuhi keempat aspek efektif yaitu peningkatan belajar (siswa meningkat sebanyak 52%), Kemampuan guru mengelola pembelajaran (berada dalam kriteria baik dan sangat baik), aktivitas siswa (aktif), dan respon siswa (positif).
Keywords
Meningkatkan pemecahan masalah siswa, LKS berbasis Polya, materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV)
References
Abdurrahman, Mulyono, 2003 Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar, cetakan kedua. Jakarata : PT Rineka Cipta.
Arikunto, S. 2004. Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta: BumiAksara.
Bell, F.H. (1981). Teaching And Learning Mathematics ( inscondari school), united states of America WM. C. Browm company publishers.
Countryman, (1992). Hakikat pembelajaran matematika. Surakarta depatemen pendidikan Nasional.
Depdiknas, 2004. Perpustakaan perguruan tinggi :Buku pedoman, Edisi ketiga, Jakarta, Depdiknas.
Hudoyo, H. (1979). Pengembangan kurikulum matematika dan pelaksanaannya di depan kelas Surabaya : Usaha nasional.
Jaeng (1998) Matematika SMP untukKelas VII. Jakarta:Esis.
Kisworo, A, (2000). Pembelajaran pemecahan masalah pada pembelajaran geometri di kelas 1 SMU Petra 5 surabaya, Tesis, Surabaya : PPS Universitas Negeri Surabaya.
Krulik, Stephen dan Robert E. Reys. (1980) Problem solving in school mathematics Virginia NCTM.
Mulyasa E. (2006). KTSP Sebuah Panduan Praktis. Bandung: PT. RemajaRosdakarya.
Mukhlis. (2005). Pembelajaran matematika Realistik untuk materi pokok perbandingan dikelas VII SMPN I 1 Pailangga (Tesis). Universitas Negeri Surabaya.
Novita, 2012, Pengembangan Soal Pemecahan masalah matematika Model Pisa Level Moderate Dan Most Difficult Untuk Siswa Sekolah Dasar, tesis, Palembang: Universitas Sriwijaya
Prastowo Andi, 2012 Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif, Jogjakarta: DIVA PRESS.
Polya, George (1985), How To Solve It 2 ¬¬ed Princeton University Press, New Jersey.
Sari I,K, Nasriadi A, 2017, Pengembangan soal Pemecahan Masalah Matematika Model Pisa Programme For International Student Assesment, Dalam konten Change And Relationship
Sani Ridwan Abdullah, 2013 inovasi pembelajaran Jakarta : Bumi Aksara.
Sutrisno Hadi, 1997. Metode penelitian Yogyakarta. UGM Press.
Soedjadi, R. 2001. Kiat Pendidikan Matematika Di Indonesia. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Trianto, 2008 Pengertian LKS melalui, http://ww. Kampus-info.com/2012/10.penegertian LKS.html.[06-06-2015].
Wardhani, S 2004 Pembelajaran matematika kontekstual di SMP. Depdiknas Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah PPPG Matematika Yogyakarta.