LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
View/Open
Issue Year
ISBN:
Author(s):
Dholina Inang Pambudi
Abstract
Hampir semua lini kehidupan telah mengalami perubahan pola, dari yang non digital menjadi serba digital dan online. Kondisi ini mensyaratkan dunia pendidikan dasar ikut berinovasi dan berakselerasi sesuai dengan karakter peserta didik Sekolah Dasar (SD). Oleh karenanya dibutuhkan data tentang pemetaan kondisi terkini tentang bagaimana pola interaksi siswa SD dengan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sekaligus bagaimana pola sekolah menghadapi perkembangan era digital dalam konteks pembelajaran disekolah dasar. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui peta aktifitas siswa SD dalam aktifitas dengan perangkat TIK dan dunia maya. 2) untuk mengetahui pola kebijakan sekolah terkait penggunaan smartphone, sebagai produk perkembangan era digital, khususnya pada pembelajaran di SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sekolah dasar di kabupaten Sleman. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 8 sekolah dasar di kabupaten Sleman yang dipilinh menggunakan teknik stratified random sampling. Stratifikasi dilakukan pada tahap pembagian klasifikasi sekolah sesuai dengan tingkat akreditasinya. Setekah sekolah dikelompokkan pada tingkat akreditasinya selanjutnya dipilih menggunakan metode random sampling. Pada tiap kelompok tingkatan akreditasi sekolah dipilih secara acak (random) sesuai dengan prosentase jumlah sekolah pada tiap level akreditasi. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) 99% responden siswa SD telah menggunakan smartphone. 62% responden mengaku telah memiliki smartphone sendiri. 62% responden mengaku telah menggunakan smartphone sebelum usia 9 tahun. Serta 2 aktifitas yang paling sering dilakukan responden saat menggunakan smartphone adalah bermain games dan melihat video di youtube. 2) 75% responden menyebutkan bahwa sekolah mereka melarang membawa smartphone ke sekolah. Dalam konteks pembelajaran 87% responden mengaku sama sekali tidak diperbolehkan untum membawa smartphone di kelas.
Keywords
TIK untuk sekolah dasar, literasi digital, pendidikan karakter