PENINGKATAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB ANAK MELALUI METODE TOKEN EKONOMI DAN PEMBERIAN REWARD PADA KELOMPOK B TK IT PERMATA SUNNAH BANDA ACEH
Abstract
Sikap tanggung jawab untuk anak usia dini termasuk dalam ranah aspek perkembangan sosial emosionalyang harus diterapkan pada anak PAUD/TK. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada peningkatan karakter tanggung jawab anak melalui metode token ekonomi dan pemberian reward pada kelompok B TK IT Permata Sunnah Banda Aceh? Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian reward melalui metode token ekonomi dalam meningkatkan karakter tanggung jawab anak usia dini. Rancangan penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Kemmis dan Mc. Subyek dalam penelitian adalah 16 anak kelompok B TK IT Permata Sunnah Banda aceh terdiri dari 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan token ekonomi dalam proses pembelajaran terbukti dapat meningkatkan tanggung jawab anak Kelompok B TK IT Permata sunnah. Pada Pra Tindakan sebanyak 7 anak Belum berkembang (BB), mulai berkembang (MB) sebanyak 7 anak , dan Berkembang Sesuai harapan (BSH) 2 anak. Siklus I kriteria berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 0 anak, berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 4 anak, mulai berkembang (MB) 9 anak, dan belum berkembang (BB) 3 anak. Pada Siklus II kriteria berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 4 anak, berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 12 anak, mulai berkembang (MB) 0 anak, dan belum berkembang (BB) 0 anak. Penelitian dikatakan sudah berhasil dan dihentikan karena sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan 76%.
Keywords
Karakter Tanggung Jawab, Token Ekonomi, Riward
References
Anita Lie & Sarah Prasasti. (2004). 101 Cara Membina Kemandirian danTanggung Jawab Anak (usia balita sampai pra remaja). Jakarta: PT Elex Media Komputido.
Anita Yus. (2005). Penilaian Perkembangan Belajar Anak Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas.
Sanjaya, W., (2016), Strategi Pembelajaran, Prenadamedia Group, Jakarta.
Azerrad Jacob. 2005. Membangun Masa Depan Anak. Bandung: Nusamedia.
Boniecki, Kurt dan Stacy Moore.(2003). Breaking the silence: using a token economy to reinforce classroom participation.Teaching Of Psychology, vol. 30, no. 3.
Bredekamp, S. (1987). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood. Programs Serving From Birth Throught Age 8. Washington: NAEYC.
Corey, Gerald. 2005. Teori dan praktek dari konseling dan psikoterapi. Terjemahan oleh E. Koeswara. Jakarta: ERESCO
Davidson.2006.Psikologi Abnormal. Edisi ke -. 9.Jakarta:PT RajaGrafindo Persada.
Depdikbud. 1994. Kurikulum Pendidikan Dasar (GBPP). Depdikbud .Jakarta.
Dimyati & Mudjiono. 2013. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Elizabeth B. Hurlock. 2005. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Fadillah, Muhammad dan Lilif Mualifatul Khorida 2013, Pendidikan Karakter Anak. Usia Dini: Konsep & Aplikasinya dalam PAUD, Jogjakarta: Ar-Ruzz. Media,
Kartika Nur. 2004. Pemahaman Tingkah Laku. Jakarta: Rhienka Cipta.
Kusumah, Wijaya dan Dedi Dwitagama. 2010. Mengenal Penelitian Tindakan. Kelas. Jakarta: PT INDEKS
Lickona, Thomas 2013.. Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Bandung: Nusa Media.
LIliweri, Alo. 2005. Prasangka&Konflik Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat. Multikultural. Yogyakarta: PT LKiS.
Madya, Suwarsih. 2007. Teori dan Praktik Penelitian Tindakan. Bandung: Alfabeta.
Mappiare,2006, Kamus Istilah Konseling dan Terapi, (Jakarta: PT Raja. Grafindo)
Masitoh, dkk. 2003. Pendekatan belajar aktif di Taman Kanak - Kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Peningkatan Tenaga Kependidikan.
Moeslichatoen R. 2004. Metode Pengajaran Di Taman Kanak – Kanak. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Moeslichatoen R. 2004. Metode Pengajaran Di Taman Kanak – Kanak. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Morrison, 2012, Dasar-sadar Pendidikan Anak, Jakarta, Indeks.
Mulyasa. 2009. Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Rosdakarya.
Mustari. (2011). Nilai Karakter. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.
Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 PAUD.
Permendikbud RI tahun 2014. Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak.
Purwanta, Edi. (2012). Modifikasi Perilaku. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Purwanta, Edi. (2012). Modifikasi Perilaku: Alternatif Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
rikunto, Suharsimi. 2005. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta.
Rimm, Sylvia. 2003. Mendidik dan Menerapkan Dsiplin Pada Anak ... Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sanjaya, Wina. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses. Pendidikan. Jakarta : Prenada Media Group.
Sudijono, Anas. 2011. Evaluasi Pedidikan. Jakarta; Raja Grafindo Persada.
Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.
Suprijono, Agus. 2013. Cooperative Learning. Surabaya: Pustaka Belajar.
Suyadi 2013, Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter, Bandung: PT Remaja. Rosdakarya
Tu'u. 2004. Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Grasindo.
Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional. Depdiknas
Waidi. (2006). The Art of Re-engineering Your Mind for Success. Jakarta: Gramedia.
Wawan,dan Dewi. 2010. Teori dan Pengukuran Pengetahuan , Sikap dan. Perilaku Manusia.. Yogyakarta : Nuha Medika.
Winkel, WS. 1997. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT Grasindo
Yusuf, LN. Syamsu. (2006). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda