HUBUNGAN PERAN KADER POSYANDU LANSIA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN STROKE LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAH MULIA ACEH UTARA
Abstract
Stroke merupakan penyakit yang termasuk urutan kedua penyebab kematian di dunia setelah jantung, Stroke dapat menyebabkan penderitanya mengalami penurunan kualitas hidup. salah satu cara untuk mengukur kualitas hidup yaitu hbungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran kader posyandu lansia terhadap kualitas hidup pasien stroke lansia di wilayah kerja puskesmas meurah mulia Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Meurah Mulia Aceh Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Populasinya adalah 32 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel peran kader berada pada kategori baik sebanyak 26 orang dengan persentase sebesar 81,3%. Sedangkan kualitas hidup pasien stroke lansia berada pada kategori baik yaitu sebanyak 19 orang dengan persentase sebesar 59,4%. Hasil analisa uji statistik dengan menggunakan analisa bivariat menunjukkan P value 0,002 < 0,005, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan peran kader posyandu lansia dengan kualitas hidup pasien stroke lansia di wilayah kerja puskesmas meurah mulia kabupaten Aceh Utara. Diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan agar dapat lebih meningkatkan mutu pendidikan sehingga tercipta generasi baru kesehatan yang memiliki pengetahuan tinggi khususnya bagi mahasiswi.
Keywords
Stroke, Peran Kader, Kualitas Hidup
References
DAFTAR PUSTAKA
Arianti, Putri Mega, Sri Suhartiningsi.(2020). Pembinaan Kader Lansia Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia. Journal of community Engangement in health, Volume 3 Nomor 2,2020.
Azizah. (2011). Keperawatan Lanjut Usia , Yogyakarta:Graha Ilmu.
Bariroh, Ulfa, Setyawan, H., & Sakundarno, M. (2016). Kualitas Hidup Berdasarkan Karakteristik Pasien Pasca Stroke (Studi di RSUD Tugurejo Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal),4(4), 486-495.
BKKBN. Buku Pegangan Kader BKL, BKKBN, 2002.
Dwi, Narwoko J & Bagong Suyanto. Sosiologi : Teks Pengantar dan Terapan, Jakarta: Kencana, 2006.
Dharma, K. K. (2018). Buku Pemberdayaan Keluarga Untuk Mengoptimalkan Kualitas Hidup Pasien Paska Stroke. Yogyakarta: 2018.
Delwien Esther. J, Sandijaya. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Masyarakat Karubaga District Sub Tolikara Propinsi papua. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, Volume 1, Juni 2018.
Friska, B., Usraleli, U., Idayanti, I., Magdalena, M., & Sakhnan, R. (2020).Kualitas tidur lansia. Jurnal Proteksi Kesehatan, 9(1), 1–8.
Gofir. A. (2021). Buku Tata Laksana Stroke Dan Penyakit Vaskuler Lain. Yogyakarta : GMU Press.
Ismatika , Soleha u., (2017). Hubungan Self Efficacy dengan Perilaku Self Care Pasien Pasca Stroke di Rumah Sakit Islam Surabaya. Jurnal ilmiah kesehatan, Volume 10 Nomor 2, 2017.
Junaidi. I. (2011). Buku Stroke Waspadai Ancamannya. Yogyakarta:2011.
Kemenkes RI. (2019). Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. www.p2pm.kemenkes.go.id
Kemenkes.RI. (2017). Karakteristik Lansia. 2012, 10–26.
Kementrian Kesehatan RI. Buku Kader Posyandu Menuju Keluarga Sadar Gizi, Jakarta : Kemenkes RI; 2011.
Kemenkes RI. (2012). Pedoman Pengelolaan Kegiatan Kesehatan di Kelompok Lanjut Usia. Jakarta: Kemenkes RI.
Koc, A. (2014). Social support from the families of female stroke survivors in turkey, Journal Of Clinical And Analytical Medicine. 5 (6) 480-485.
Kartakusumah. (2010) Buku Pemimpin Adiluhung Geneologi Kepemimpinan Kontemporer, Jakarta Selatan: PT Mizan Publika, 2010.
Lisnawati (2015). Metodologi Penelitian kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Mawaddah, N. (2020). Peningkatan Kualitas Tidur Lansia Melalui Activity Daily Living Training Dengan Pendekatan Komunikasi Terapeutik Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Nurul. Hospital Majapahit, 12(1), 32– 40.
Mustika, I. W. (2019). B uku Pedoman Model Asuhan Keperawatan Lansia Bali Elderly Care (BEC). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Muttaqin. A. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Persarafan. Jakarta : Salemba Medika.
Nurmaslina, Hesti. “Peran Kader Bina Keluarga Lansia Agresif dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Desa Banjar mulya Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang”, Skripsi, UNNES,2017).
Nursalam. (2015). Manajemen Keperawatan. Aplikasi dalam praktik keperawatan professional, edisi 3, Jakarta : Salemba Medika.
Nugroho, W.2015. Keperawatan Gerontik & Geriatrik Edisi 3. Jakarta: EGC.
Notoatmojo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Rineka Cipta.
Oktora, S. P. D., & Purnawan, I. (2018). Pengaruh Terapi Murottal terhadap Kualitas Tidur Lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap. Jurnal KeperawatanSoedirman,11(3),168.
Pharamita, (2016). Epidemiological characteristics of patients in
Samarinda, East Kalimantan, Indonesia. MedRxiv, June.
Pinzon. R, Laksmi A. (2010). Buku Awas Stroke! Pengertian, Gejala, Tindakan, Dan Pencegahan. Yogyakarta: 2010.
Salim, dkk. (2016). Validitas dan reliabilitas world health organization Quality of Life-BREF untuk mengukur kualitas hidup lanjut usia. Universa Medicina. 26, (1), 27-38.
Setyoadi, Ahsan, & Abidin, A. (2013). Hubungan Peran Kader Kesehatan DenganTingkat Kualitas Hidup Lanjut Usia. Jurnal Ilmu Keperawatan, Volume 1,No.2,November 2013.
Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung : Alfabeta.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012.
Wahyuni. Pengantar sosiologi. Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM Rumah Buku Carabaca Makassar, 2018.
Wahyuni. “Analisis Partisipasi Lansia Dalam Kegiatan Pembinaan Kesehatan Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu”, Jurnal ilmu kesehatan masyarakat, Volume 7 Nomor 2, 2016.
Wirawan, Sarwono Sarlito. Teori-teori Psikologi Sosial, Jakarta: Rajawali Pers, 2015.
WHO. (2018). The Top 10 Cause of Death. Geneva: WHO.
Yueniwati. Y. (2016) Buku Deteksi Dini Stroke Iskemia. Malang : UB press.
Yusuf. (2007). Metodologi Penelitian. Padang : UNP Press