EFEKTIVITAS METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI LISAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK SAVE THE KIDS BANDA ACEH
Abstract
Pendidikan anak usia dini adalah proses pembelajaran yang dilakukan melalui kegiatan yang terbiasa dan kegiatan bermain, yang harus sejak dini di stimulasi, jika salah satu aspek perkembangannya terlewati begitu saja, maka akan berpengaruh dengan aspek perkembangan anak yang lainnya. Pengembangan bahasa anak adalah usaha atau kegiatan mengembangkan kemampuan anak untuk berkomunikasi dengan lingkungannya melalui bahasa. Kemampuan bahasa anak dapat dikembangkan melalui metode bercerita. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh metode bercerita terhadapa, kemampuan bahasa anak di TK Save The Kids Banda Aceh. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode eksperimen subjek tunggal (single subjek eksperiement). Penelitian ini menggunakan desain subjek tunggal dengan penggunaan data individu lebih utama dari pada variabel terikat yang sedang diteliti atau perilaku sasaran (target behavior) dilakukan berulang-ulang dengan periode waktu tertentu, yaitu perhari. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh anak di TK Save The Kids Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini yaitu 25 orang siswa di kelas kelompok B di TK Save The Kids Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi,tes, dan dokumentasi. Setelah data penelitian terkumpul yang disajikan dalam tabel skor pre-test dan post-test, kemudian data tersebut diolah dan dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian bahwa di peroleh kesimpulan bahwa metode bercerita mengembangkan kemampuan berkomunikasi lisan anak usia 5-6 tahun di TK Save The Kids Banda Aceh efektif, ditemukan hasil penelitian dengan cara menghitung nilai t lebih besar diperoleh bahwa harga thitung adalah 14,64. Sehingga , harga t yang diperoleh (thitung) lebih besar dibandingkan dengan harga t dalam tabel nilai persentil untuk distribusi ( ttabel). Pada taraf signifikasi α = 0,05 dengan derajat kebebeasan db = N-1 = 24-1 = 23, diketahui harga ttabel adalah 1,71. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa harga thitung > ttabel (14,64 > 1,71). Sehingga, Ho diterima yaitu bahwa metode bercerita meningkatkan Kemampuan berkomunikasi lisan anak usia 5-6 tahun TK Save The Kids Banda Aceh.
Keywords
Kemampuan, Berkomunikasi Lisan, Metode Bercerita
References
Abdul Aziz Abdul Majid. 2018. Mendidik dengan Cerita . Bandung; Rosda. Abdul Aziz Abdul Majid. 2018. Mendidik dengan Cerita . Bandung; Rosda.
Abu Ahmadi & Munawar Sholeh. 2005. Psikologi Perkembangan, Jakarta
:Rineka Cipta.
Ahmad susanto. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana.
Bachtiar S. Bachri. (2014). Pengembangan Kegiatan Bercerita Di Taman Kanak- Kanak, Teknik dan Prosedurnya. Jakarta: Depdiknas
Bambang Prasetyo dan lina Miftahul Jannah. 2014. Metode Penelitian
Kuantitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Dalman. 2014. Keterampilan membaca, Jakarta: rajawali
Departemen Pendidikan Nasional. 2000. Permainan Membaca Dan Menulis Di Taman Kanak-Kanak, Jakarta: Depdiknas Dalman . 2014. Keterampilan membaca, Jakarta: rajawali
Elizabeth, B. Hurlock. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Henry Guntur Tariga. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa,
Bandung : Angkasa.
Henry Guntur Tariga. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan
Berbahasa,Bandung : Angkasa
Masri Sareb Putra. 2008. Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Jakarta :Indeks.
Muh.Nur Mustakim. (2015). Peranan Cerita Dalam Pembentukan Perkembangan
Anak TK. Jakarta: Akademi Manajemen Perusahaan
Murti Bunanta. 2004. Buku mendongeng dan minat membaca. Jakarta: Pustaka
Tangga.
Papalia. (2009). Human Development. Jakarta: Salemba Humanika
Peraturan Menteri No. 58 tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional RI
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146
Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini, Pasal 5
Permatasari Tania,” Pengaruh Metode Show and Tell Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelopon B Taman Kanak-Kanak”. E.Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Vol.6 No.2 2018
Priyanto Duwi. 2016. SPSS HANBOOK, Jakarta: PT Buku Seru.
Siti Halidjah. (2012). Evaluasi Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran
Bahasa Indonesia. Jurnal FKIP. Hlm. 262-265.
Slamet Suyanto. (2005). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas
Sugandi & Yusuf. 2012. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta:Persada.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuntitatif Kualitatif dan R & D, Bandung:Alfabeta.
Sunarto dan Agung Hartono. 2008. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sunarto dan Agung Hartono. 2008. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: PT Rineka Cipta
Suryadi & Dahlia. 2014. Implementasi dan Inovasi Kurikulum PAUD 2013, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Suyanto. 2009. Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini, Yogyakarta : Multi
Pressindo.
Syiful Bahri Djamarah. 2011. Psikologi Belajar, Jakarta :Rineka Cipta.
Zulkifli, dkk. 2019. Pembelajaran Terpadu Pendidikan Islam Anak Usia
Dini,Pekanbaru: Publishing and Consulting Company.
Try Setiantono. 2012. Penggunaan Metode Bercerita Bagi Anak Usia Dini di PAUD Smart Little Cilame Indah Bandung. Jurnal Empowerment Vol.1, No.2.