MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS TPACK DI SMA NEGERI 1 TEUPAH BARAT
Abstract
Permasalahan umum dalam penelitian ini yaitu tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik terhadap pembelajaran matematika, adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan pembelajaran matematika berbasis TPACK di SMA Negeri 1 Teupah Barat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika melalui proses belajar berbasis TPACK. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Setelah menggunakan pendekatan pembelajaran pendekatan matematika berbasisTPACK di kelas X Mia-2 ditunjukkan bahwa dari 25 peserta didik yang memperoleh skor dengan kemampuan berpikir kritis kategori rendah (24%), kategori sedang (52%), dan kategori tinggi (24%). Rata-rata skor hasil tes kemampuan berpikir kritis yang diperoleh yaitu 59,56. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu : objek yang mempunyai kemampuan berpikir kritis kategori tinggi memenuhi kedua indikator berpikir kritis diantaranya mensintesis dan keterampilan memecahkan masalah, objek dapat menjelaskan, menguraikan, memahami, perencanaan, melaksanakan, serta dapat menyimpulkan hasil akhir secara baik dan lengkap. Dari keenam aspek indikator berpikir kritis objek memenuhi indikator berpikir kritis beserta aspek dari kemampuan berpikir kritis. Objek yang memiliki kemampuan berpikir kritis sedang memenuhi kedua indikator berpikir kritis. Dari kedua indikator berpikir kritis terdapat enam aspek indikator berpikir kritis, objek berpikir kritis kategori sedang hanya mampu memenuhi empat aspek berpikir kritis diantaranya yaitu: menjelaskan, perencanaan, memahami dan melaksanakan masalah dengan baik. Kemudian objek yang memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategoti rendah. Dimana objek hanya satu indikator berpikir kritis yang terpenuhi dari kedua indikator berpikir kritis, kedua indikator berpikir kritis terdapat aspek berpikir kritis yang mampu objek lakukan yaitu : memahami masalah dan melaksanakan masalah. Berdasarkan kesimpulan yang didapat maka, terdapat saran dalam penelitian ini yaitu bagi guru atau pendidik perlu memperlihatkan dan memberikan soal-soal yang berkaitan dengan kehidupan nyata secara kompleks, bagi peserta didik lebih sering berlatih dan fokus dalam menyelesaikan masalah, dan bagi peneliti perlu melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan berbagai kemampuan baik secara jasmani maupun rohani. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pendekatan Pembelajaran Matematika, TPACK
Keywords
Berpikir Kritis, Pendekatan Pembelajaran Matematika, TPACK
References
Akbar, M. F., & Anggraeni, F. D. (2017). Teknologi Dalam Pendidikan : Literasi Digital dan Self-Directed Learning pada Mahasiswa Skripsi. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1), 28–38. https://doi.org/10.23917/indigenous.v1i1.4458
Astuti, S. I., Arso, S. P., & Wigati, P. A. (2015). Data Dan Pengumpulan Data. Analisis Standar Pelayanan Minimal Pada Instalasi Rawat Jalan Di RSUD Kota Semarang, 3(1996), 103111.
Azizah, F. U. N. (2019). Upaya Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Peserta Didik pada Tema 9 Menggunakan Model Pembelajaran Open Ended Problem di Kelas IV SD Negeri 4 Tunjungseto. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 132156.
Gunawan, D., Sutrisno, S., & Muslim, M. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berdasarkan TPACK untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 249. https://doi.org/10.36709/jpm.v11i2.11518
Hastuti, D., & Syukur, M. (2021). Penerapan Pembelajaran Abad 21 Berbasis Hots Dengan Menggunakan Pendekatan Tpack Di Sma Negeri 11 Enrekang. Pinisi Journal Of Sociology Education Review, 1(3), 144152.
Maemanah, A., & Winarso, W. (2019). Pengaruh Kecerdasan Logika Matematika Terhadap Disposisi Matematis Siswa. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 4(1), 4857. https://doi.org/10.15642/jrpm.2019.4.1.48-57
Puspitasari, I. A., Studi, P., Matematika, P., Mulawarman, U., Timur, K., & Scholar, G. (2022). Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Matematika. Prosiding, 2, 7592. https://jurnal.fkip.unmul.ac.id/index.php/psnpm/article/view/1248%0Ahttps://jurnal.fkip.unmul.ac.id/index.php/psnpm/article/download/1248/830
Rafi, I., & Sabrina, N. (2019). Pengintegrasian TPACK dalam Pembelajaran Transformasi Geometri SMA untuk Mengembangkan Profesionalitas Guru Matematika. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 3(1), 4756. https://doi.org/10.35706/sjme.v3i1.1430
Riezky Romadhona. (2017). Pengaruh Situation Based Learning terhdap Kemampuan Berfikir Kreatif Matematis Siswa. Skripsi Pendidikan Matematika UIN Syarif Hidayatullah, 86.
Suyamto, J., Masykuri, M., & Sarwanto, S. (2020). Analisis Kemampuan Tpack (Technolgical, Pedagogical, and Content, Knowledge) Guru Biologi Sma Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Materi Sistem Peredaran Darah. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 9(1), 46. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v9i1.41381