PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PADA MATERI EKOSISTEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELAS V SDN KAJHU ACEH BESAR
Abstract
Berdasarkan hasil observasi media yang digunakan guru IPA SD N Kajhu memiliki kekurangan seperti gambar yang tidak berwarna serta kurang jelas dan bahasa yang sulit dipahami sehingga siswa cepat bosan dan kurang memperhatikan penjelasan dari guru. Video merupakan media audio visual yang memperjelas sajian ide dan mengilustrasikan, serta memberikan gambaran yang lebih realistik, maka peneliti mengembangkan video pembelajaran yang mengkangkat materi ekosistem serta dikemas dengan kearifan lokal serta keadaan ekosistem terkini dan literasi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan video animasi berbasis kearifan lokal pada materi ekosistem. Metode yang digunakan penelitian dan pengembangan (R&D), model Allesi dan Trolip dengan tiga tahap yaitu perencanaan (planning), desain (design), dan pengembangan (development). Tahap perencanaan terdiri atas identifikasi kebutuhan, analisis media pembelajaran, dan membuat dokumen perencanaan. Tahap desain terdiri atas pengembangan ide pokok dan pembuatan video. Tahap pengembangan terdiri atas pengujian alpa test dan beta test. Hasil Vide Alpa testing menunjukan kevalidan video pembelajaran aspek bahasa 81,2%, aspek materi 70,4% dan aspek media 75%. Hasil Beta testing terhadap video pembelajaran berbasis literasi lingkungan dinyatakan sangat layak. Hasil dari aspek angket respon siswa mendapatkan persentase 89,1%, dari hasil uji coba produk mendapatkan persentase 84,8%, dapat disimpulkan bahwa media video animasi pada materi ekosistem berbasis kearifan lokal dinyatakan layak dan berhasil. Hasil keseluruhan mendapatkan persentase 80,1% dengan kategori “Layak”. Sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa video animasi berbasis kearifan lokal layak digunakan untuk peserta didik khususnya di Sekolah dasar.
Keywords
Ekosistem, Kearifan Lokal, Video Animasi
References
DAFTAR PUSTAKA
Amalia, I. A. (2016). Power point sebagai alternatif media pembelajaran masa kini. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 3(2).
Andriana, E., Vitasari, M., Oktarisa, Y., & Novitasari, D. (2017). Pengembangan multimedia pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal di Sekolah Dasar. JPsd (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 3(2), 186-200
Apriansyah, M. R. (2020). Pengembangan media pembelajaran video berbasis animasi mata kuliah ilmu bahan bangunan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pensil: Pendidikan Teknik Sipil, 9(1), 9-18.
Arcana, K. T. P., Pranatayana, I. B. G., Suprapto, N. A., Sutiarso, M. A., Semara, I. M. T., Candrawati, N. L. P. A., & Suri, M. (2021). Tata Kelola Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tihingan Kabupaten Klungklung. Jurnal Abdi Masyarakat, 1(1), 36-45.
Dedy. M. 2022. Pengaruh pemanfaatan Media pembelajaran Program adobe flashTerhadap Hasil belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran B. Inggris Di kelas VII SMPN 3Pujananting. Kab. BARRU.
Emmy.B. 2016. Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Biologi.
HidayatI, Nur. 2015. Pengembangan bahan ajar bahasa indonesia berbasis lingkungan hidup terintegrasi dalam pembelajaran membaca dan menulis teks siswa smp negeri 2 turen. Jurnal NOSI, 2016, 4.1: 68-80.
Hotimah, dkk, 2021. Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Macromedia Flash Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis. Progres Pendidikan, 2.1: 7-12.
Ilham, D. (2019). Menggagas pendidikan nilai dalam sistem pendidikan nasional Didaktika: Jurnal Kependidikan, 8(3), 109-122.
Krisbiantoro, D., Handani, S. W., & Falah, I. J. 2021. Video Animasi Motion Graphic Dan Tipografi Kinetik Sebagai Media Sosialisasi Pencegahan Virus Corona. Jurnal Bahasa Rupa, 4(2), 125-133
Lukman, A., Hayati, D. K., & Hakim, N. (2019). Pengembangan video animasi berbasis kearifan lokal pada pembelajaran ipa kelas v di sekolah dasar. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 153-166
Nurfadillah, S. (2021). Pendidikan Inklusi Tingkat SD. CV Jejak (Jejak Publisher).
Pakpahan, A. F.dkk.. (2020). Pengembangan media pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.
Purwono, J. (2014). Penggunaan media audio-visual pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pacitan. Jurnal teknologi pendidikan dan pembelajaran, 2(2).
Retnawati, L., Pratama, F., Widiartin, T., Karyanto, N. W., & Adisusilo, A. K. (2021). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Video Animasi Guna Meningkatkan Penjualan di SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian Dan Penerapan IPTEK), 5(1), 35-44
Samodro, S. (2018). Upaya meningkatkan daya saing ekspor produk UMKM makanan dan minuman melalui pengembangan usaha dengan berbasis pada kearifan lokal di Indonesia. Prosiding Sembadha, 1, 130-137.
Siska. 2021. Pengembangan Media Video berbasis animasi dalam pembelajaran tematik untuk kelas III Di SDN pekan baru.. Universitas .islam riau.
Suardi, M. (2018). Belajar & pembelajaran. Deepublish
Suprihatiningrum, dkk. 2013. Jurnal Pendidikan IPA. Vol. 2. No.2.
Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal komunikasi pendidikan, 2(2), 103-114.
Wibawanto, W., & Ds, S. S. M. (2017). Desain dan pemrograman multimedia pembelajaran interaktif. Cerdas Ulet Kreatif Publisher.
Yuanta, F. (2020). Pengembangan media video pembelajaran ilmu pengetahuan sosial pada siswa sekolah dasar. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(02), 91-100.