ANALISIS METODE SOSIODRAMA TERHADAP PERILAKU EMPATI ANAK KELOMPOK B DI TK DHARMA WANITA KECAMATAN BAKONGAN TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN
Abstract
Empati merupakan salah satu aspek yang harus ditanamkan dengan optimal kepada anak sejak dini. Empati adalah kemampuan individu atau seseorang untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain serta bereaksi secara tepat terhadap perasaan orang lain. Rumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan metode sosiodrama terhadap kemampuan berperilaku empati pada anak kelompok B TK Dharma Wanita Bakongan Timur. Apasaja kendala metode sosiodrama terhadap kemampuan berperilaku empati pada anak kelompok B TK Dharma Wanita Bakongan Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 2 guru kelas. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara umum kemampuan empati anak di TK Dharma Wanita Bakotim berjalan dengan baik, sehingga hal ini dapat dilihat pada pembelajaran menggunakan metode sosiodrama yang diberikan oleh guru. Guru menggunakan berbagai media yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Anak yang kesulitan dalam mengembangkan empatinya maka guru akan memberikan perhatian khusus. Perhatian khusus terhadap anak yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan empatinya yaitu dengan melakukan pendekatan secara khusus serta memberikan solusi terhadap kendala yang dihapi oleh anak. Faktor yang mempengaruhi perkembangan empati anak adalah salah satunya yaitu faktor interaksi sosial antara satu anak dengan anak yang lain saat belajar sains di kelas, selain itu dipegaruhi juga oleh peranan orang tua dengan memberikan dukungan dalam membentuk karakter anak dirumah. Kata kunci : Metode Sosiodrama, Perilaku Empati
Keywords
Kata kunci : Metode Sosiodrama, Perilaku Empati
References
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto. 2015. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka.
Cipta.
Anita Yus, Model Pendidikan Anak Usia Dini, (Jakarta: Kencana, 2011), hlm. Ix
Ahmat Susanto. 2012. Perkembangan Anak Usia Dini. Pengantar dalam Berbagai
Aspeknya. Jakarta: Kencana Media Group.
Busthomi. 2012. Perkembangan Anak Usia Dini. Cetakan katihan Bandung.
Desiningrum, 2012. Metode Pengembangan Sosial Emosional. Jakarta: Universitas
Terbuka.
Fadlillah. 2017. Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana
Ginawati, Dewi. 2017. Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usi
Dini. STKIP Siliwangi Bandung
Heleni Filtri, 2017. Gambaran Keterampilan Sosial Emosi Anak ASD.UPI Bandung
Morrison. 2012. Perkembangan Emosional Anak Usia dini Usia 5-6 Tahun di
Tinjau dari Ibu yang Berkerja, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol,
No 1
Harlock. 2013. Perkembangan Anak, Jilid I. Jakarta: Erlangga.
Iskandar. 2014. Metodelogi Penelitian Pendidikan Dan Sosial (Kualitatif dan
Kuantitatif), cet. Ke 3. Jakarta :GP Press
Latif. Muktitar, dkk. 2013. Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana
Moleong. J. Lexy. 2014. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja
Rosdakarya
Mukhtar Latif.2013. Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Aplikasi.
Jakarta: Kencana.
Morrison. 2012. Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak usia
Dini.
72
Nurjannah. 2017. Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui
Keteladanan.
Novan Ardy Wiyani, Mengelola & Mengembangkan Kecerdasan Sosial & Emosi
Anak Usia Dini, (Yogyakarta : AR-RUZZ MEDIA, 2014), hlm.35-36.
Nuryanti, Lusi. 2016. Psikologi Anak. Jakarta: PT Indeks
Nurmalitasari, Femmi. 2015. Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Dini
Prasekolah. Buletin Psikologi. Vol.23 (2), hlm. 103-111.
Talvio, Berg, Litmanen, & Lonka, 2016. Pendidikan Sosial Emosi pada Anak Usia.
Gramedia :Jakarta
Nugraha, A. dan Rahmawati, Y. (2013). Metode Pengembangan Sosial Emosional.
Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Patmonodewo. 2013. Perkembangan sosian emosi pada anak usia prasekolah. PT
Indeks Sejahtera
Ronarine dan Johsson. 2011. Mengasah Kecerdasan Pada Anak. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Schunk. 2012. Development Throught The Lifespan. Terjemahan. Daryatna.
Yokjakarta: Pustaka pelajar.
Siti, M. 2010. Implementasi Pendekatan Emosional Dalam Pembelajaran sosial
Emosional. Porwikerto: STAIN Purwokerto.
Sujiono, 2013. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka.
Santrock. 2011. Pengaruh Keterampilan Orangtua Terhadap Perilaku Sosial
Emosional Anak. Jurnal Golden Age, 2(02), 66-74
Sadulloh dalam Harianti, 2016. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini: stratengi
membangun karakter di usia emas. Yogjakarta. Pustaka Pelajar
Suyadi. 2010. Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Sosial Anak
Usia 5-6 Tahun. Generasi Emas, 1(1), 39-50.
Talvio, Berg, Litmanen, & Lonka, .2016. Musrigati. Mengembangkan Kecerdasan
Sosial Emosional Anak Usia Dini. STKIP Siliwangi Bandung.
73
Borba, M. (2008). Membangun Moral: Tujuh Kebajikan Utama agar Anak Bermoral
Tinggi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Dadan Nugraha, dkk (2017), Kemampuan Empati Anak Usia Dini, Jurnal PAUD
Agapedia, Vol.1 No. 1 Juni, h. 30
Fadlillah, dkk, (2015), Meningkatkan Perilaku Prososial Melalui Metode Sosoidrama
Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD, Jurnal Pendidikan dan
Pembelajaran Khatulistiwa, Vol. 4, No. 3, h.1.
Fatimatuzzahro, A., & Miftahun Nimah Suseno, I. (2017). Menurunkan Perilaku
Bullying Pada. Jurnal PETIK, 3(2), 1-12
Firman & Rahman, S.R. 2020. Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19.
Indonesia Journal of Educational Science (IJES).
Howe, D. (2015). Empati Makna dan Pentingnya. Alih Bahasa Oleh Ahmad Lintang
Lazuardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2008). Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.
LN, S. Y. (2014). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, (Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.
Mashar, R. (2012). Empati Anak Usia Dini dan Strategi Pengembangannya. Jakarta:
Kencana.
Meidina, P. (2018). Pengembangan Empati Anak Usia Dini. (Skripsi). Universitas
Lampung.
Moleong, Lexy J, (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Cetakan ke 36, Bandung : PT.
Remaja Rosdakarya Offset.
Muthohar, S. (2016). Antisipasi Degradasi Moral di Era Global. Nadwa: 7(2), 321-
334.
Permendikbud No.137 Tahun 2014. Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD).
Riami, R., Habibi Muhammad, D., & Susandi, A. (2021). Penanaman Pendidikan
Akhlak pada Anak Usia Dini Menurut Ibnu Miskawaih dalam Kitab
Tahdzibul Akhlak. FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman, 12 (02), 10–22.
74
Safaria, T. (2005). Interpersonal Intelegensi: Metode Pengembangan Kecerdasan
Interpersonal Anak. Yogyakarta: Amara Books.
Sanjaya, Wina. 2012. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses
Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
S. Fitri. W. Laily Rosidah, & Kristiana Maryani. (2017). Meningkatkan Kemampuan
Berempati Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Cooperative Learning. Jurnal
Ilmiah VISI PGTK PAUD dan DIKMAS. 12 (2). Hlm. 163-169.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Taufik. (2012). Empati Pendekatan Psikologi Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Utami, R.J. (2014). Kemampuan Empati Anak Kelompok A1 (Studi Kasus Di TK
Aisyiyah Bustanul Athfal Al-Iman Gendeng Yogyakarta). (Skripsi).
Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
Wiyana, dan Barmawi, 2012. Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar dalam
Berbagai Aspeknya,.Jakarta: Kencana Prenada Media Group.