ANALISIS KINERJA GURU PJOK BERSERTIFIKASI DAN NON SERTIFIKASI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN SMA KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guru PJOK bersertifikasi dalam meningkatkan pembelajaran SMA Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan dan kinerja guru PJOK non sertifikasi dalam meningkatkan pembelajaran SMA Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, sampel penelitian 10 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Guru PJOK bersertifikasi dalam meningkatkan pembelajaran di SMA Se-Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan dilihat dari aspek kompetensi professional, pedagogik dan sosial sudah tergolong cukup baik, bahkan kompetensi kepribadian tergolong baik. Guru PJOK non sertifikasi dalam meningkatkan pembelajaran di SMA Se-Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan dilihat dari aspek kompetensi professional, pedagogik dan sosial tergolong cukup baik. Namun kompetensi kepribadian masih tergolong kurang.
Keywords
Kinerja, Guru PJOK, Bersertifikasi, Non Sertifikasi
References
Andrianto, 2016. Arduino Belajar Cepat dan Pemrograman. Bandung: Informatika Bandung.
Arikunto Suharsimi, 2017. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Baharuddin dan Esa Nur, 2016. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Bugin, Burhan, 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif (Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Deswan, 2021. Self-Assessment Kinerja Guru Pjok Bersertifikat Profesi Dalam Pembelajaran PJOK SMP Negeri Se-Kabupaten Wonosobo. Yogyakarta: UNY.
Ega Trisna Rahayu, 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Bandung: Alfabeta.
Fajri, 2020. Kreativitas Guru Pendidikan Jasmani Dalam Menyikapi Sarana Prasarana di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Tahun 2018/2019. Semarang: UNS.
Hanafiah dan Suhana, 2010. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.
Khairan, 2020. Pengaruh Sertifikasi Terhadap Kompetensi Profesional Guru Sekolah Menengah Atas di Aceh Jaya. Jurnal Mudarrisuna Vol. 10 No. 1
Koentjaraningrat, 2012. Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.
Majid, 2005. Perencanaan Pembelajaran : Mengembangkan Standar Kompetensi Guru, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Masnur, 2016. Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Moleong, Lexy J, 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Remaja Rosdakarya Offset.
Nadisah, 2012. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Jasmani dan. Kesehatan. Jakarta: Depdikbud.
Nawawi, Hadari, 2007. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Nazir, M, 2003. Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia. Offset.
Novia, 2017. Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Yang Lulus Sertifikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMP Negeri Se-Kabupaten Magelang. Yogyakarta: UNY.
Prahatin, 2010. Guru Sebagai Fasilitator, Bandung: Karsa Mandiri Persada.
Pratiwi dan Meilani, 2018. Peran Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran Vol. 3 No. 2.
Putra, 2017. Pengaruh Kinerja Guru Bersertifikasi dan Belum Bersertifikasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa di MIN Se-Kabupaten Sambas. Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education Vol 1 Nomor 1.
Salim dan Salim, 2018. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Modern English Press.
Sardiman, 2016. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono, 2019. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun (2005) tentang guru dan dosen