EFEKTIVITAS METODE BERCERITA MELALUI BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA KELOMPOK A1 DI TK IT PERMATA SUNNAH BANDA ACEH
Abstract
Kemampuan berbicara merupakan salah satu perekembangan anak usia dini yang penting sekali di perhatikan. Karena kemampuan berbicara adalah kemampuan anak dalam menyesesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya, seperti anak mampu mengulangi kalimat sederhana, anak mampu memjawab pertanyaan, anak mampu mengutarakan pendapat kepada orang lain, anak mampu menceritakan kembali cerita/dongeng yang pernah di dengar, dan anak mampu berpartisipasi dari isi cerita dongen, melalui kegiatan bercerita dongeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara anak pada kelompok AI melalui efektivitas kegiatan bercerita dongeng di TK IT Permata Sunnah Banda Aceh. Penelitian pre-eksperimen ini menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest desing. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelas AI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, pretest, treatmen, posttest dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial, menampilkan data dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan kemampuan berbicara anak setelah diajar dengan boneka tangan. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif diproleh nilai rata-rata anak sebelum diajar dengan media boneka tangan sebesar 6,8 dan nilai rata-rata setelah diajar dengan boneka tangan sebesar 15,6. Adapun hasil analisis statistik inferensial hasil perhitungan SPSS 19 menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar anak setelah diterapkan media boneka tangan. Hal ini ditunjukan nilai sign. < α = 0,05 (0,00 < 0,05) dalam artian H_0 ditolak dan H_1 diterima, dengan tingkat kepercayaan 95% dikatakan bahwa Rata-rata nilai kemampuan berbicara anak sebelum diajar menggunakan boneka tangan tidak sama dengan nilai rata-rata kemampuan berbicara anak setelah diajar dengan menggunakan boneka tangan.
Keywords
Efektivitas Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bercerita Dongeng
References
Arikunto, 2019. Populasi Dan Sampel.
Arikunto, 2015. Tentang Populasi Penelitian.
Arifin, 2015. Tentang Sampel Terhadap Karakteristik Yang Dimiliki Oleh Populasi.
Arikunto, 2019. Tentang Variabel Penelitian.
Arikunto, 2019. Tentang Variabel Terikat.
Arikunto, 2019. Tentang Teknik dan Alat Pengumpulan Data Terhadap Dokumentasi.
Ahmad susanto, 2019 keterampilan anak,
Barnawi, 2016. Metode Bercerita Merupakan Proses Penyajian Informasi.
Bactiar Bachri, 2015. Metode Bercerita Merupakan Usaha Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak.
Dhieni, Nurbiana. 2018. Metode Pengembangan Bahasa. Tangerang: Universitas Terbuka.
Dhieni, 2016. Tentang Kemampuan Mengenal Cara Bercerita.
Depdiknas, 2017. Adapun Tujuan Bercerita Agar Anak Dapat Berfikit Logis Dan Sistematis Terhadap Jenjang Pendidikan Selanjutnya.
Dhieni, 2011. Tentang Pengertian Boneka Tangan.
Dhieni, 2011. Dalam Jurnal PAUD Agapedia Mengungkapkan Bahwa Tujuan Bercerita .
Ferliana & Cht, 2015. Tentang Perkembangan Kemampuan Berbicara.
Husna, 2017. Berbicara Adalah Suatu Sistem Komunikasi Yang Digunakan Dengan Sukarela Dan Secara Sosial Disetujui Bersama.
Hurlock, 1995. Bercerita Adalah bentuk Bahasa Yang Menggunakan Artikulasi Atau Kata-kata.
Mursid, 2019. Menerangkan Tentang Berbicara.
Moeslichaten, 2017. Tentang Pengertian Metode Bercerita.
Musfiroh, 2017. Metode Bercerita Merupakan Upaya Dalam Menyajikan Penjelan dan Narasi Kepada Anak.
Moeslichatoen Yunita, 2015. Tentang Rancangan Persiapan Kegiatan Bercerita.
Mursid, 2015. Tentang berbicara Adalam Pemberian Upaya Untuk Menstimulasi Kegiatan Pembelajaran Anak.
Sugiyono, 2014. Variabel Adalah Segala Sesuatu Yang Berbentuk Apa Saja Yang Ditetapkan Oleh Peneliti.
Sugiyono, 2019. Tentang Variabel Bebas.
Susanto, istilah tentang berbicara (jakarta: kencana, 2018)
Suhartono. 2019. mengupayakan kemajuan pada kemampuan berbicara.
Susanto, 2017. Tentang Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak.
Susanto, 2018. Tentang Perkembangan Bssserbicara Anak.
Suhartono, 2019. Aspek-aspek Pengembangan Kemampuan Berbicara.
Suhartono, 2015. Lingkup Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini.
Scholar, 2018. Manfaat Metode Bercerita.
Sugiyono, 2011. Tentang Desain Penelitian.