ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK KELOMPOK BI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL PETAK UMPET DI TK BUNGONG SELEUPOEK
Abstract
Perkembangan sosial emosional merupakan kemampuan anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial nya, seperti bertanggung jawab terhadap tugasnya, saling berbagi dengan teman, mentaati peraturan dalam suatu kegiatan, bermain dengan teman sebaya, dapat mengendalikan perasaannya dengan wajar, memperlihatkan kemampuan diri untuk menyesuaikan dengan situasi serta dapat memahami perasaan orang lain, melalui kegiatan bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak kelompok B1 melalui permainan tradisional petak umpet dan untuk mengetahui kendala dalam menstimulasi perkembangan sosial emosional anak kelompok B1 melalui permainan tradisional petak umpet di TK bungong seleupok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Yang menjadi subyek penelitian adalah guru dan anak kelompok B1 yang terdiri dari 2 orang guru dan 16 anak yakni 10 orang anak laki- laki dan 6 orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data di analisis dengan menggunakan miles dan huberman yaitu pengumpulan data dengan cara pengurangan data, menampilkan data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perkembangan sosial emosional anak kelompok B1 di TK bungong seleupok terdiri dari 15% anak BB, 65% anak MB dan 20% anak BSH. Melalui kegiatan penelitian menaati aturan permainan petak umpet, menaati aturan dalam kelas, bersabar menunggu giliran dalam permainan, menerima kekalahan secara wajar, bersabar menunggu giliran kegiatan di dalam kelas, tidak berebutan dengan teman saat melakukan kegiatan dalam kelas, memiliki sikap percaya diri dalam permainan dan memiliki sikap percaya diri dalam pembelajaran. (2) kendala yang di hadapi guru kelompok B1 TK bungong seleupok adalah anak tidak fokus dalam mengikuti kegiatan, anak tidak mau mengikuti kegiatan dan perasaan anak yang tidak baik dari rumah menyebabkan kegiatan yang di berikan tidak berjalan dengan maksimal.
Keywords
Kata kunci: Perkembangan Sosial Emosional, Permainan Petak Umpet
References
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. PT Cipta. Jakarta.
Arikunto.S. 2016. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. PT Rineka Cipta. Jakarta. Cek Ke-15.
Fakhrana, A. dkk. 2022. Faktor dan Kondisi yanng Mempengaruhi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Masa Covid 19. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 11. No 2
Fauziddin, M. dan Mufarizuddin. 2018. Useful Of Clap Hand Games For Optimalize Cognitivite Aspects In Eaely Childhood Education. jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 2. No 2
Fadli, M.R. 2021. Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Skripsi Universitas Negeri Yokyakarta.
Hayati, F. dan Mamat, N. 2014. Pengasuhan dan Peran Orang Tua (Parenting) Serta Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak di PAUD Banda Aceh, Indonesia. Jurnal Pendidikan anak usia dini. Vol 1. No 1
Lubis, M.Y. 2019. Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Bermain. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Vol 2. No 1
Mbadhi, V. dkk. 2018. Pengaruh Permainan Tradisional Petak Umpet Terhadap Penyesuaian Sosial Anak Sekolah Dasar. Jurnal Of Elemantary. Vol 4. No 1
Miles, B,M, Huberman, M, & Saldana, J. 2014. Qualitative Data Analysis. Edition ke-3. Sage Publication, Los Angeles.
Moleong, L, J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nuning. I.P. 2017. Penggunaan Media Video Call dalam Teknologi Komunikasi. Jurnal Dinamika Sosial. Vol 1. No 2
Nurjannah. 2017. Mengembangkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Keteladanan. Jurnal Bimbingan Konsling dan Dakwah Islam. Vol 1. No 1
Pebriana, P.H. 2017. Analisis Penggunaan Gadged Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Pada Pendididkan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 2. No 2
Peraturan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor 137, Tahun 2014, Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Pujianti, R. dkk. 2021. Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 tahun Selama Pembelajaran Jarak Jauh di Rhauhatul Athfa. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 6. No 2
Purnamasari, H. 2019. Permainan Tradisional Petak Umpet Modifikasi Terhadap Keterampilan Sosial Siswi Tunagrahita Ringan. Skripsi Universitas Negeri Surabaya
Rahakbauw, H. dan Watini, S. 2021. Iplementasi Model Atik dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak dalam Menyusun Pola ABCD-ABCD. Jurnal Buah Hati. vol 8. No 2
Saputri, E. M. dkk. 2019. Implementasi Permainan Tradisional (Petak Umpet) Topeng Hewan Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Kelompok B di Pendidikan Anak Usia Taam. Muhajirin Palembang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 2. No 1
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : CV. Alfabet
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.
Suryawan, IG.A.J. (2018). Permainan Tradisional Sebagai Media Pelestarian Budaya dan Penanaman Nilai Karakter Bangsa. Jurnal Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri MPU Kuturan Singaraja. Vol 2. No 2
Tarigan, & Guntur, H .2008. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tim Penyusunan Kamus. 2007. KBBI. Jakarta: Balai Pustaka.
Wardani, R.A.K. 2016. Peningkatan Kemampuan Sosial dan Emosional Anak Kelompok A1 Melali Metode Bermain dengan Permainan Petak Umpet di TK Bina Anaprasa Nuris Ejember. Skripsi Universitas Jember.