PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN DAPAT MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI BERBASIS AKM DI KELAS IV SD NEGERI 54 BANDA ACEH
Abstract
Media pembelajaran salah satu komponen sumber belajar yang mengandung materi yang dapat memotivasi peserta didik. Matematika salah satu mata pelajaran wajib yang dilaksanakan pada setiap jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi, salah satu materi yang diajarkan dalam pelajaran matematika adalah materi pecahan. Untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi pecahan, perlu dikembangkan media berupa video pembelajaran animasi hal ini dikarenakan animasi dapat mengantarkan pesan secara unik serta mampu menjelaskan sesuatu yang rumit atau komplek dibandingkan dengan hanya menggunakan gambar atau kata-kata saja. Tujuan penelitian untuk menghasilkan desian media video animasi pembelajaran yang telah valid dan efektif jika digunakan. Metode yang digunakan dalam pengembangan yaitu R&D (Research and Development). Berdasarkan validitas diperoleh jumlah skor pada ahli 1 dengan skor 33, ahli 2 skor 37, dan ahli 3 skor 36. Berdasarkan Penghitungan rata-rata pada tabel, terdapat nilai 3.30 dari ahli 1, ahli 2 3.70, dan ahli 3 3.60, dengan nilai tersebut jika nilai ≥ 3.25-4.00 artinya produk “Sangat Layak” digunakan pada tahap selanjutnya. Perolehan nilai pre test dan post test rata-rata nilai setiap peserta didik memiliki peningkatan yang signifikan. Dari uji coba tahap awal, literasi numerasi berbsis AKM peserta didik dapat meningkat sangat baik setelah diberikan perlakuan (treatment) media video animasi pembelajaran. Apabila dilihat dari angket respon 31 responden terdapat 27 peserta didik yang sangat memahami materi pecahan setelah melihat video pembelajaran sedangkan 5 orang lainnya belum begitu dalam memahami penjelasan pada video tetapi peserta didik dapat menyelesaikan soal dengan baik. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini bahwa, literasi numerasi peserta didik kelas IV SD Negeri 54 Banda Aceh meningkat dengan sangat baik setelah perlakuan dengan media video animasi pembelajaran matematika.
Keywords
Media Video, Meningkatkan Literasi Numerasi Peserta didik
References
DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman, Z. (2018). Pengembangan Media Android dalam Pembelaun Matematika. Jurnal TRIPLE. Vol 1, no. 2.
Achlina, L. (2011). Kamus Istilah Pertelevisian. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Ahmad Susanto. (2018). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Kencana.
Arikunto, S. (2017). Pengembangan Instrumen Penelitian dan Penilaian Program.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arsyad, A. (2015). Media Pembelajaran. Jakarta PT Raja Grafindo Persada.
Asyhari, A. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Buletin Dalam Bentuk Buku Saku Untuk Pembelajaran IPA Terpadu. Jurnal Al-Barums 5, no 1:3.
Bakri, H. (2011). Desain Media Pembelajaran Animasi Berbasis Adobe Flash Cs3 Pada Mata Kuliah Instalasi Listrik 2. Jurnal MEDTEK UNM, Volume3, Nomor 2.
Cahyanovianty, A., D. & Wahidin (2021) Analisis Kemampuan Numerasi Peserta Didik Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2).1439-1448.
Djamarah., Bahri, S dan Aswan, Z. (2014). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Espinoza Sanchez EA., Sanchez Pena YA., Torres Castillo JA., Garcia Zambrano EA., Ramirez JT., Zavala Garcia F., Sinagawa Garcia SR., 2018. Somatic Embryogenesis Induction From Immature Embryos Of Sorghum bicolorL. (Moench). Phyton-Int J Exp Bot 87: 105-112.
Febrilia, B R A., Juliangkary, E. 2019). Pengembangan Masalah Matematika Berbobot (Rich Mathematical Task) untuk Meningkatkan Level Kemampuan Berpikir Siswa. Media Pendidikan Matematika. Vol. 11, No. 1. 1-10.
Hakim., Lukman. (2012). Filosofi Kewenangan organ & lembaga daerah. Malang: Setara Press.
Hamalik, O. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hariyanti, D. (2020). Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual Filkartika (Film Kartun Matematika) dengan Pokok Bahasan Bangun Ruang pada Sisw Kelas IV SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 1, no. 22
Hasbullah. (2011) Dasar-dasar Pendidikan. Jakarta Rajawali Press
Herman Hudojo. 2015. Pengembangan Kurikulum Dan Pembelajaran Matematika. Malang: UM PRESS.
Heruman. (2018). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jakarta:PT Bumi Aksara.
Imamah, N. (2012). Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbasis Konstruktivisme Dipadukan dengan Video Animasi Materi Sistem Kehidupan Tumbuhan. Junal Pendidikan IPA Indonesia, 32-36.
Irwandi & Juariyah. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Komik Fisika Berbantuan Sosial Media Instagram sebagai Alternand Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi. 5, no. 1 34
Johnson, T. & Neill, H. (2010). Matematika. Bandung:Pakar Raya
Kartika, A R. (2018). Model Pembelajaran Daring Mata Kuliah Kajian PAUD di jurusan PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, dalam Journal OfEarly Chilhood Care & Education (JECCE), Yogyakarta.
Kemendikbud. (2021). Asesmen, Kompetensi, Minimum, Akm, Merupakan, Penilaian, Mendasar, Diperlukan, Semua, Peserta, Didik, Mampu, Mengembangkan, Kapasitas, Diri, Positif, Pada, Masyarakat
Kemendikbud.(2017). Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta:Kemendikbud.
Lasabuda, N E. (2017). Pengembangan Media You Tube dalam Pembela Matematika. Jurnal Rises dan Pengembangan lim Pengesahan. 2, no. 2
Mansur, N. (2018). Melatih Literasi Matematika Siswa dengan Soul PISA. Prima, Vol 1. No 2.140-144.
OECD. (2013). PISA 2012 Assessment and Analytical Framework OECD Publishing.
Patriana, W. D., Wulandari, M. D., & Sutama. (2021). Pengelolaan Pembelajaran Berorientasi Literasi Numerasi di Sekolah Dasar dalam Kegiatan Kurikuler dan Ekstrakurikuler. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Sekolah Dasar, vol 9 no (2), 116–131.
Pramono, C., Suharno, K., & Putranto, R. A. (2018). Pengaruh Waktu Grading Terhadap Kualitas Biji Kopi Arabika. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional. (Vol. 1, No.1).
Priana, S. (2017). Pemanfaatan Vlog Sebagai Media Pembelajaran Terintegrasi Tekhnologi Informasi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP. no 1 vol. 1.
Ranang, A.S. (2010). Animasi Kartun Dari Analog Sampai Digital. Jakarta:PT Indeks.
Rusman. (2015). Pembelajaran Tematik Terpadu Teori, Praktik dan Penilaian. Jakarta:Rajawali Pers.
Safitri, S. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Program Video Scribe Sparkol pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Criksetra .6, no. 12.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung :Alfabeta, CV.
Sugiyono.(2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, , dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Suharja, A dan Sukayati. (2010). Modul Matematika SD Program Bermutu Pemanfaatan Alat Peraga Matematika dalam Pembelajaran di SD. Yogyakarta, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika.
Suherman, 2019 Pengembangan Media Pembelajaran E-Comic dalam pembelajaran Matematika. Journal of Mathematics Education and Science. 2, no 1: 12.
Suherman, U. D. (2019). Pentingnya Kepemimpinan Dalam Organisasi. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah, 1(2).
Sukayati. (2007). Pecahan dan Operasinya. Depdiknas Dirjen Peningktan Afr Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Yogyakarta
Sumardyono. (2014). Karakteristik Matematika dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Matematika: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Pusat Pengembangan Penataan Guru Matematika Yogyakarta.
Syazali, M. (2016) Pengembangan Media Pembelajaran berbantuan geogebra Pokok Bahasan Turunan. Jurnal – Jabar. no 2 136.
Warsita, B. (2018). Teknologi Pembelajaran dan Aplikasinya. Jakarta:Rineka Cipta.
Yulina, N. (2018). Pengembangan Media Interaktif Matematika Berbasis Macromedia Flash. Jernal Pendulikan Matematika. 3. Vol 2. 2-53.