PENGGUNAAN ALAT MUSIK GITAR DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VI PADA PELAJARAN SBDP DI SDN 1 BLANGPIDIE
Abstract
Pembelajaran SBdP di SD memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan ekspresi diri mereka melalui kegiatan seni, siswa dapat mengungkapkan ide-ide mereka, mewujudkan imajinasi mereka, dan mengekspresikan perasaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis apakah penggunaan alat musik gitar dapat meningkan pemahaman siswa kelas VI-A pada pelajaran SBdP di SDN 1 Blangpidie, serta respon dan aktivitas siswa pada Pembelajran SBdP dengan penggunaan alat musik gitar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan desain penelitian one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan pada kelas VI SD Negeri 1 Blangpidie dengan jumlah sampel 23 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu berupa pre test dan post test hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Negeri 1 Blangpidie sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan alat musik gitar serta angket respon dan observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar pre test diperoleh rata-rata nilai keseluruhan sebesar 59,13 dan hasil belajar post test setelah pembelajaran menggunakan alat musik gitar pada pelajaran SBdP rata-rata nilai keseluruhan sebesar 81,30. Sedangkan uji hipotesis bahwa diperoleh nilai t tabel dengan derajat kebebasan 23 - 1 (dk = 22) pada taraf signifikasi α = 0,05 adalah sebesar 1,717 dan nilai t hitung adalah sebesar 8.829. Hal ini bahwa t hitung = 8.829 > t tabel = 1.729. Maka diambil kesimpulan Ha diterima dan Ho ditolak, maka adanya pengaruh pemahaman siswa terhadap penggunaan alat musik gitar dalam pelajaran SBdP di kelas VI SDN 1 Blangpidie. Berdasarkan angket respon siswa kelas VI-A SDN 1 Blangpidie terhadap penggunaan alat musik gitar pada pelajaran SBdP berjumlah 23 siswa diperoleh rata-rata 2.88, artinya bahwa respon siswa terhadap penggunaan alat musik gitar pada pelajaran SBdP “positif”. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa kelas VI-A SDN Negeri 1 Blangpidie setelah penggunaan alat musik gitar pada pelajaran SBdP bahwa diperoleh persentase sebasar 84.48% dengan kriteria “Baik”. Oleh karena itu penggunaan alat musik gitar pada pelajaran SBdP terhadap kelas VI-A SDN 1 Blangpidie diterapkan dalam pembelajaran dikelas serta dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Keywords
Pembelajaran SBdp, Alat Musik Gitar, Hasil Belajar siswa
References
Agustina, R., Janah, M., Mayang Sari, S., Sartika, D., Agustanti, A., Arrahmaniyah, S., Pd Terong, B., Cipayung, K., Depok, K., Barat, J., Muhammadiyah Sungai Penuh, S., Martadinata No, J. R., Sungai Penuh, P., Sungai Penuh, K., Sungai Penuh, K., Darul Ulum Jombang, U., Gus Dur No, J., Jombang, K., Jombang, K., … Tengah, J. (2023). Peran Guru Penggerak Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila (Kajian Study Literatur). Journal on Education, 06(01), 3782–3793.
Arifin, Z. (2017). Kriteria Instrumen Dalam Suatu Penelitian. Jurnal Theorems (the Original Research of Mathematics), 2(1), 28–36.
Arusi, S. (2021). Pelaksanaan Pembelajaran Seni Budaya pada Masa COVID-19 Materi Pokok Seni Musik (Memanikan Alat Musik Gitar Akustik) di Kelas X.MIA.1 SMA Negeri 1 Keritang, Kotabaru, Kecamatan Kerintang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Semester Ganjil T.A 2020/2021. Skripsi. Riau: Universitas Islam Riau.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka cipta
Aulia, N. winanda, & Aina, M. (2016). Pengembangan Multimedia Interaktif Menggunakan Camtasia Studio 8 Pada Pembelajaran Biologi Materi Kultur Jaringan Untuk Siswa Sma Kelas XI Mia. Biodik, 2(1). https://doi.org/10.22437/bio.v2i1.3365
Dengan, A., Tutor, M., & Di, S. (n.d.). Peningkatan keterampilan menggunakan gitar akustik dengan metode tutor sebaya di smp. 1–12.
Ernanda, D. (2017). Pengaruh Store Atmosphere, Hedonic Motive Dan Service Quality Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, Volume 6, 2–16. http://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jirm/article/view/338
HAERUDDDIN, H. (2018). Proses Pembuatan Gitar Akustik Produksi Harmoni Gitar Makassar (Tinjauan Organologi).
Haniyya, F., & Bintari, S. H. (2017). PENGARUH PEMBELAJARAN MODEL PBL TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN KELAS X MA MIFTAHUSSALAM DEMAK Info Artikel. Journal of Biology Education, 6(1), 50229. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujbe
Herawan, D. A. (2017). Media Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan untuk Siswa Sekolah Dasar Kelas 5 Berbasis Animasi. Seminar Nasional Dinamika Informatika 2017, 278–282.
Jazuli, M. dkk. (2016). Kesenian Silakupang Grup Srimpi: Proses Kreativitas Karya Dan Pembelajaran Di kabupaten Pemalang. Catharsis: Journal of Arts Education, 5(1), 55–62. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/catharsis/article/view/13124
Kuala, U. S. (2016). Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala 1. 1, 1–10.
Kurniawan, M. I. (2017). Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Strategi Active Learning. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 6(1), 124–132. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v6i1.764
Mareza, L. (2017). PENDIDIKAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (SBdP) SEBAGAI STRATEGI INTERVENSI UMUM BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS. Scholaria : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 35. https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p35-38
Nasution, W. N. (2017). Strategi Pembelajaran. Medan: Perdana Publishing.
Nugraha, M. D. (2015). Upaya Peningkatan Musikal pada Alat Musik Ukulele bagi Siswa Kelas V di SDN 1 Cikeusi Sumedang. Skripsi. Bandung: Universitas Pasundan.
Pitriani, S. (2020). ANALISIS MATERI POKOK SENI BUDAYA DAN PRAKARYA ( SBdP ) KELAS III MI / SD ANALYSIS OF THE SUBJECT MATTER OF ART AND CULTURE AT THE THIRD GRADE OF ELEMENTARY SCHOOL. 7(1), 60–73.
Pusparini, D. (2016). Analisis peran guru dalam pembelajaran seni musik di sekolah dasar sekbin III kecamatan brebes kabupaten brebes. Skripsi UNNES. https://lib.unnes.ac.id/24506/
Purwanto, N. (2020). Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Rini, H. P. (n.d.). Urgensi Learning Agility Guru sebagai Ujung Tombak Pendidikan. 1(2), 163–169.
Rostiana, N. (n.d.). Peningkatan Kemampuan Bermain Gitar Melalui Metode Latihan Siswa Kelas V SD Inpres Lawua. 6(3), 10–15.
Saepul Anwar, C., Wasta, A., & Ridwan Husen, W. (2020). Analisis Pembelajaran Gitar Akustik Di Sekolah Musik Musicaisha Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Seni, 3(1), 2620–8598.
Sofiudin, M., Akhriza, T. M., & Widarti, D. W. (2019). Aplikasi Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Buku Pengenalan Alat Musik Modern Untuk Anak. Jurnal Teknika, 11(1), 1050. https://doi.org/10.30736/jt.v11i1.281
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta
Trianto, (2015). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta : Bumi Aksara.
Wangid, M. N., Mustadi, A., Erviana, V. Y., & Arifin, S. (2014). Kesiapan Guru Sd Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Tematik-Integratif Pada Kurikulum 2013 Di Diy. Jurnal Prima Edukasia, 2(2), 175. https://doi.org/10.21831/jpe.v2i2.2717
Wati, R., & Iskandar, W. (2020). Analisis Materi Pokok Seni Prakarya (SBdP) Kelas IV MI/SD. Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan & Pembelajaran, 7(3), 143.
Yohanes Kristiawan. (2019). Jurnal seni musik. Seni Musik, 1(1), 22–34.
Youllia Indrawaty, Dewi Rosmala, A. M. R. (2013). Aplikasi Pembelajaran Alat Musik Gitar Menggunakan Model Skenario Multimedia Interaktif Timeline Tree. Jurnal Informatika, 1–12.
Yuni, Q. F. (2017). Kreativitas Dalam Pembelajaran Seni Musik Di Sekolah Dasar: Suatu Tinjauan Konseptual. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 4(1). https://doi.org/10.21043/elementary.v4i1.1980