HUBUNGAN ANTARA MODALITAS DENGAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 55 BANDA ACEH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modalitas dengan metode bermain peran untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 55 Banda Aceh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Maka dari itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang tepat dan sesuai agar siswa dapat tertarik untuk ikut serta aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar. Disini peneliti memilih metode bermain peran yang akan dihubungkan dengan modalitas atau gaya belajar siswa. Peneliti memilih metode bermain peran karena metode ini akan melibatkan siswa untuk aktif fisik dalam kegiatan pembelajarannya. Sehingga siswa tidak hanya mendengarkan, mencatat dan mengerjakan soal-soal saja. Tetapi siswa juga akan terlibat dalam permainan yang dapat melatih fokus, lisan, dan rasa percaya diri siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan sumber data primer. Hasil penelitian menunjukkan Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t, diperoleh harga thitung pada variabel modalitas belajar = 3,458 dan pada variabel metode bermain peran nilai thitung = 4,883. Tabel distribusi t pada taraf signifikansi 0,05 diperoleh ttabel = 1,69236. Karena thitung > ttabel yaitu 3,458 > 1,69236 dan 4,883 > 1,69236, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak Ha diterima, artinya skor hasil belajar Bahasa Indonesia setelah diberi perlakuan lebih tinggi daripada skor hasil belajar Bahasa Indonesia siswa sebelum diberi perlakuan. Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa terdapat hubungan modalitas belajar dan metode bermain peran mempengaruhi hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 55 Banda Aceh. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan. Kata Kunci : Modalitas Belajar, Metode Bermain Peran, Hasil Belajar Siswa
Keywords
Modalitas Belajar, Metode Bermain Peran, Hasil Belajar Siswa
References
Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik-Revisi ke X Suharsimi Arikunto.pdf.
Chatib, Munif. 2011. Gurunya Manusia: Menjadikan Semua Anak Istimewa dan. Semua Anak Juara. Bandung: Mizan Pustaka.
Destik Meliyanti. 2018. “Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Hasil Belajar Ranah Afektif Kelas Vii Di Mts An- Nur Pelopor Bandar Jaya Lampung Tengah.” Skripsi. http://content.ebscohost.com/ContentServer.asp?EbscoContent=dGJyMNLe80Sep7Q4y9f3OLCmr1Gep7JSsKy4Sa6WxWXS&ContentCustomer=dGJyMPGptk%2B3rLJNuePfgeyx43zx1%2B6B&T=P&P=AN&S=R&D=buh&K=134748798%0Ahttp://amg.um.dk/~/media/amg/Documents/Policies and Strategies/Str.
Lestri Olpita Sari. 2020. “Gaya Belajar Siswa Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kelas V Sd Negeri 113 Bengkulu Selatan.” Skripsi.
Muniroh. 2018. “Metode Bermain Peran Dan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Tema Jenis Pekerjaan.” : 1–23.
Nana Syaodih Sukmadinata, 2005, Landasan Psikologi Proses Pendidikan,. Bandung: PT Rosda Karya
Nurkholis, 2013. Pendidikan Dalam Upaya Memajukan Teknologi, Jurnal. Kependidikan, Vol. 1
Nurdyansyah, Nurdyansyah and Fahyuni, Eni Fariyatul. 2016. Inovasi Model Pembelajaran Sesuai Kurikulum 2013. Nizamia Learning Center
Oktaviana, Neng Eva, Elan, dan Edi Hendri Mulyana. 2021. “Dasar Kebutuhan Pengembangan Buku Panduan Bermain Peran untuk Mengoptimalkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini.” Jurnal Paud Agapedia 5(1): 50–61. https://ejournal.upi.edu/index.php/agapedia/article/view/39687.
Papilaya & Huliselen, Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa. Jurnal Psikologi Undip Vol.15 No.1 April 2016.
Rusman. 2015. Pembelajaran Tematik Terpadu Teori, Praktik dan Penilaian. Jakarta: Rajawali Pers
Sobri, Muhammad, Nursaptini, Setiani Novitasari. 2020. Mewujudkan Kemandirian Belajar Melalui Pembelajaran Berbasis Daring di Perguruan, Jurnal Pendidikan, Vol. 4, No 1.
Titin. 2018. “Profil Modalitas Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.” Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains 7(2): 167.