PENGARUH LATIHAN TRICEPS BOX DIP TERHADAP KETEPATAN LONG SERVIS BULUTANGKIS PADA PEMAIN KUTAUSYI USIA 18-23 DI KEC. SAMALANGA
Abstract
Servis panjang adalah salah satu tehnik dasar yang hurus dikuasai oleh setiap pemain, oleh karena keterampilan dan penguasaan harus benar-benar di pelajari dan di pahami, seperti memberikan latihan Tricep box Dip untuk meningkatkan kemampuan servis panjang.Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh latihan Tricep Box Dip terhadap kemampuan servis panjang dalam permainan bulutangkis pada Pemain Kutausyi Usia 18-23 Di Kec. Samalanga. Adapun sampel penelitian berjumlah 8 orang dengan menggunakan tehknik total sampling berhubung jumlah sampel terbatas. Metode analisis data menggunakan analisa statistik dengan menggunakan rumus t-test sebagai uji hipotesis penelitian. Dengan mencari atau membandingkan dari hasil test awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan (Treatment) dan test akhir (post-test) setelah diberikan perlakuan. Hasil uji hipotesis menggunakan rumus t-test diperoleh 7,69 lebih besar dibandingkan dengan t-tabel 1.94 dengan demikian hipotesis nihil (Ho) ditolak dan menerima hipotesis alternatif (Ha) di terima. Dari hasil yang diperoleh dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ”Ada Pengaruh latihan Tricep Box Dip terhadap kemampuan servis panjang dalam permainan bulutangkis pada Pemain Kutausyi Usia 18-23 Di Kec. Samalanga”.
Keywords
Latihan triceps box dip, long servis pada permainan bulutangkis
References
Aryanto, Sugeng. 2007. Olahraga Kegemaranku Bulu tangkis. Klaten : PT. Macan jaya central
Chozin Nur.2009. Latihan Kekuatan Dan daya Tahan Otot. Jakarta Barat: CV.Pamularsih.
Dwinarhayu, Mashar Ali Mohammad 2010. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Klaten : PT Macanan Jaya Cemerlang.
Grice, Toni.2007. Bulu Tangkis petunjuk praktis untuk pemula dan lanjut. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Nurhasan. 2001. Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani : Prinsip-Prinsip dan penerapannya. Direktorat Jenderal Olahraga.
Poole, James. 2009. Belajar Bulu Tangkis.Bandung : Pionir jaya. Ray Ade, 2011,101 Strategi Binaraga Sehat tanpa Obat. Jakarta : Penerbit Libri
Salim, Agus. 2008. Buku pintar Bulu Tangkis. Bandung : Nuansa. Syahri,
Alhusin. 2007. Gemar Bermain Bulu Tangkis. Surakarta : CV Setia Aji.
Sutono. 2009. Bermain bulu tangkis. CV.aneka ilmu.Semarang. Usman, Atmadi Tumin,2011. Kejar Bulu Tangkis.Jakarta : PT Rineka Cipta.
Aji, Punto. 2015. Tingkat Kemampuan Pukulan Servis Panjang dan PendekPrambanan Usia 8-13 Tahun. Skripsi Tidak Diterbitkan.FIK Universitas Negeri Yogyakarta
Tuhidin. 2014. Peningkatan Ketepatan Servis Panjang Melalui Permainan Target Siswa Peserta Ekstrakurikuler Bulutan Di SMPNegeri 1Tempel Kabupaten Sleman. Skripsi Tidak Diterbitkan. FIK UNY
Hulfian, Lalu. 2014. Kondisi Fisik dan Tes Pengukuran dalam Olahraga. LPP Mandala
Guntur, G. (2020). Pengaruh Metode Drill Terhadap Keterampilan Servis Panjang Permainan Bulutangkis Pada Peserta Ekstrakurikuler di Sman 1 Rengasdengklok. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 19(2), 157-162.
Aksan, H. (2012). mahir bulutangkis. Bandung: Penerbit Nuansa Cendikia. Grice, T. (2006). Petunjuk Praktis Bermain Bulutangkis. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Nur, A., Muin, M., & Akhmady, A. L. (2018). Pengaruh Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Hasil Servis Panjang Bulutangkis Mahasiswi Program Studi Pendidikan Olahraga Stkip Kie Raha Ternate. Jurnal Pendidikan Olahraga, 8(2), 63-67
Sholeh, Muhammad. 2017. Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan, dengan Kemampuan Long Service dalam Permainan Bulutangkis pada Pemain Pembinaan Prestasi Bulutangkis UTP Surakarta Tahun 2017. Jurnal Ilmiah PENJAS, ISSN : 2442-3874 Vol 4. No.1.
Subarjah, H. (2009). Permainan Bulutangkis. Bandung: Bintang Warli Artika.