ANALISIS KESIAPAN GURU TERHADAP PENERAPAN PEMBELAJARAN STEAM PADA TK/PAUD DI KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN AJARAN 2021/2022
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui kesiapan guru terhadap pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) pada Guru TK/PAUD di Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan guru dan foktor-faktor pendukung dan penghabat terhadap pembelajran STEAM Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif kualitatif dengan desain penelitian menggunakan studi kasus yang diperoleh dari nara sumber yang memberikan informasi tentang data. Teknik pengumpulan data menggunakan intrumen wawancara. Sampel penelitian dengan ini jumlah 12 orang Pendidik, 2 orang pendidik setiap sekolah dan sebanyak 6 sekolah TK/PAUD yang ada di kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian wawancara dengan semua sampel menyatakan pernah melaksanakan kegiatan pembelajaran STEAM di sekolah masing-masing, Tanggapannya menambah pengetahuan dan perkembangan anak, pembelajaran STEAM sangat baik diterapkan, bermanfaat, dan mencakup semua ilmu saat melaksanakan pembeljaran STEAM, Pembelajaran STEAM penting, dapat menambah wawasan, pengetahuan tentang STEAM sejak usia dini, dan banyak manfaatnya belajar STEAM. Menyiapkan lingkungan main terlebih dahulu sebelum melaksanakan pembelajaran, kegiatan dilaksanakan sesuai tema seperti menggunting gambar binatang, menghitung, menempel, meronce dengan bahan alam, pengenalan sistem teknologi, menggambar, praktek pembuatan jus, pencampuran warna, dan membuat kelompok sesuai topik yang diajarkan. Menggunakan metode bercakap-cakap, metode proyek best learning, metode demokrasi, metode bercerita, metode pemberian tugas, metode main peran, metode eksperimen. Merencanakan penerapan metode pembelajaran STEAM. Pembelajaran terkoneksikan dengan baik membuat peraturan dan mematuhi bersama-sama, memberi pujian, menyiapkan 5 perangkat pembelajaran, sistem kelompok, fokus kepada anak. Faktor pendukung yaitu kerjasama dengan wali murid, saling terkordinasi, bahan-bahan dan alat yang mudah dijangkau. Faktor penghabat kurang tersedia lahan yang terlindungi dari cuaca, partisipasi orang tua murid masih rendah, jaringan internet sulit di akses, kurang tersedia alat sarana prsarana, biaya operasional tidak mencukupi. Pihak sekolah mendukung seperti menyediakan fasilitas, sarana alat dan bahan yang dibutuh sesuai kemampuan sekolah, dukungan moral dan materi ilmu kepada pendidik.
Keywords
Kesiapan Guru, Penerapan Pembelajaran, STEM
References
Alfabeta, P. Sugiyono 2011 Metode Penelitian Kualitatif dan R & D.
Andriani, D. E. (2010). Mengembangkan Profesional Guru Abad 21 Melalui Program Pembimbingan Yang Efektif. Jurnal Manajemen Pendidikan, hal. 78-92.
Anugraheni, I. (2017). Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar guru-guru sekolah dasar. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 205-212.
Arikunti. 2015. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Artobatama, I. (2018). Pembelajaran stem berbasis outbound permainan tradisional. Indonesian Journal of Primary Education, 2(2), 40-47.
Artobratama, & Irman. (2018). Pembelajaran STEM Berbasis Outbound Permainan Tradisional. Indonesian Journal of Primary Education., vol.2, no.2, (pp. 40-43). Bandung: IJPE. http://ejournal.upi.edu/index.php/IJPE/index
Brown, R., Brown, J., Reardon, K., & Merrill, C. (2011). Understanding Stem. Current Perceptions. Technology & Engineering Teacher, 70(6), 5-9.
Champbell, C., & dkk. (2018). STEM Practices in the Early Years. Journal Creative Education Volume 9, hal. 11-25.https://doi.org/10.4236/ce.2018.91002
Chesloff.2013. STEM Education Must Start in Early Childhood Education Week.
Early Childhood STEM Working Group (2017). Early STEM Matters: Providing High-Quality STEM Experiences for All Young Learners. A policy report by Early Childhood STEM working group. Chicago: Retrieved from http://ecstem.uchicago.edu.
Emzir. 2012. Metodelogi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Imamah, Z., & Muqowim, M. (2020). Pengembangan kreativitas dan berpikir kritis pada anak usia dini melalui motode pembelajaran berbasis STEAM and loose part. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 263-278.
Jayarajah, K., Saat, R. M., & Rauf, R. A. A. (2014). A review of science, technology, engineering & mathematics (STEM) education research from 1999–2013: A Malaysian perspective. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 10(3), 155-163.
Juniarty, W., Zubaidah, S., & H., S. K. (2016). STEM: APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA. Pros. Semnas Pend.IPA Pascasarjana UM (pp. 976-984). Malang: ISBN: 978-602-9286.
Kelley, T. R & Knowles, J, G. 2016. A Conceptual Frame Work For Integrated STEM Education. International Journal of Stem Education. Springer.
Kertamuda. M, A. 2015. Golden Age: Strategi Sukses Membentuk Karakter Emas Emas PadaAnak Sejak Usia Dini. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Khoiriyah, N. (2018). Implementasi Pembelajaran STEM Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Gelombang Bunyi. (Skipri). Lampung: Univeristas Negeri Lampung.
Kompasiana.com dengan judul "Pembelajaran STEAM di PAUD", Klik untuk baca:https://www.kompasiana.com/lucia54909/6183996006310e2fcd29ba43/pembelajaran-steam-di-paud
Maddox, Net. all. 2000. Learning Readiniess: An Underappreciated Yet Vital Dimension in Experiential Learning. Journal of Developments in Business Simulation & Experiential Learning.
NRC. (2011). Succesful K-12 STEM Education: Identifying Effective Approuches in Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Washington DC: The National Academies Press.
Permendikbud Nomor 137 tahun 2014 Tentang standar Pendidikan Nasioanal Pendidikan Anak Usia Dini. 2015. Jakarta: kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Lampiran II Kompetensi Pendidik
Permendikbud Nomor 146 tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Lampiran IV Pedoman Pembelajaran
Putra, N. 2012. Metode Penelitian kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Roberts, P. (2016). STEM in Early Childhood: How to keep it simple and fun. Early Childhood Australia National Conference. Australia: Centre for Research in Early Childhood (CREC).
Sanders, M. (2009). STEM, STEM Education, STEMmania. The Technology Teacher, 20-26.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Fakor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sneideman, J. M. (2013, Desember). Engaging Children in STEM Education Early! Retrieved from Natural Stat Alliance: https://naturalstart.org/feature-stories/engaging-children-stem-educationearly
Soylu, S. (2016). STEM Education in Early Childhood in Turkey. Journal of Educational and Instructional Studies in The World Volume: 6, hal. 38-47.
STKIP Bina Bangsa Getsempena. 2017. Panduan Penyusunan Skripsi. Banda Aceh: STKIP BBG
Stohlmann, M., Moore, T. J., & Roehrig, G. H. (2012). Considerations for Teaching Integrated STEM Education. Journal of Pre-College Engineering Education Research Volume 2 Issue 1 Article 4, 28-34.
Subekti, H., Taufiq, M., & dkk. (2018). Mengembangkan Literasi Informasi Melalui Belajar Berbasis Kehidupan Terintegrasi STEM Untuk Menyiapkan Calon Guru Sains Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0: Revieu Literatur. Education and Human Development Journal, Vol. 3, No. 1, 81-90.
T Supros, N, R, dkk. 2009. STEM aducation: A projeet To Identify the Missing Components. A coilaborative study conducted by the IUI Center for STEM Education and Carnegie Mellon University.
Torlakson, T. (2014). Innovate: A Blueprint for Science, Technology, Engineering, Mathematics in California Public Education. California: California Departement of Education.
Undang-Undang No 14 Tahun 2005 Tentang Guru.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wangid, M. N., Mustadi, A., Erviana, V. Y., & Arifin, S. (2014). Kesiapan Guru SD Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Tematik-Integratif Pada Kurikulum 2013 Di DIY. Jurnal Prima Edukasia Volume 2 No.2, hal. 175-182.
Winarni, J., Zubaidah, S., & Koes, S. (2016). STEM: apa, mengapa, dan bagaimana. Prosiding Semnas Pend IPA Pascasarjana UM, 1, 976-984.
Wiyani, dkk-2012. Format PAUD. Yogyakarta: Ar-Ru22 Media.
Zakiyatun Imamah, M. (2020). Pengembangan kreativitas dan berpikir kritis pada anak usia dini melalui motode pembelajaran berbasis STEAM and loose part. 15(2).