PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI PEMANFAATAN SUMBER ENERGI KELAS IV SD NEGERI 15 BANDA ACEH
Abstract
Model pembelajaran discovery learning dapat dijadikan salah satu alternative dalam mengerjakan materi pemanfaatan sumber energi. Dengan pembelajaran penemuan ini siswa belajar lebih aktif, mengamati langsung dan menemukan sendiri hal disekitar dan membangun pegetahuan nya sendiri dengan saling bekerja sama dalam suatu kelompok belajar. Guru menyajikan beberapa pegetahuan dan kemudian mendorong kelompok siswa untuk menyusun pengetahuan sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran discovery dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas IV di SDN 15 Banda Aceh pada mata pelajaran IPA materi pemanfaatan sumber energi. Penelitian ini digolongkan dalam penelitian Pre-experimen dengan desain penelitian one group pre-test post-test, dimana terdapat soal pre-test sebelum di berikan perlakuaan dan soal post-test setelah diberikan perlakuan mengunakan model discovery learning. Penelitian ini hanya memliki satu kelas eksperimen tanpa kelas control. Kesimpulan dari penelitian penggunaan model discovery untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran IPA materi pemanfaatan sumber energi kelas IV SD Negeri 15 Banda Aceh yaitu sebelum penerapan Model Discovery nilai rata-rata siswa rendah yaitu sebesar 66 dengan sebanyak 12 siswa atau sebesar 54,54% siswa tidak tuntas sebanyak 8 siswa atau sebesar 44,45% siswa melewati nilai KKM. Setelah dilakukan penerapan Model Discovery nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 80 Sebanyak 17 siswa atau sebesar 77,27% siswa memiliki nilai diatas 70 dan sebanyak 5 atau sebesar 23% siswa masih memiliki nilai dibawah 70. erdapat peningkatan hasil belajar IPA materi pemanfaatan sumber energi peserta didik kelas IV SD Negeri 15 Banda Aceh setelah diajar dengan menerapkan model pembelajaan discovery dengan N-Gain 58,15% dengan kategori cukup efektif
Keywords
media pembelajaran, discovery learning, kemampuan kognitif
References
Abdullah, Sani Ridwan. 2014. Pembelajaran saintifik untuk kurikulum 2013.
Jakarta: Bumi Aksara.
Abdurrahman, Mulyono. 2012. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar:Teori, Diagnosis, dan Remediasinya. Jakarta: PT.Rineka Cipta.
Ajeng Raja Azura.2019. Pegembangan Model pembelajaran discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi perubahan wujud benda kelas V di SD AL-Islah Surabaya. Surabaya:Trunojoyo
Amanah. 2012. Pengaruh Pendekatan Kontuktuvisme Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Konsep Sumber Energi (Skripsi S1 Jurusan Pendidikan IPA Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah,
Aprilia dan Afifatul Achyar. 2010. Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka
Cipta.
Asih Widi Wisudawati & Eka Sulistyowati. 2007. Metodologi Pembelajaran IPA.
Jakarta: Bumi Aksara
BSNP. 2006. Permendiknas RI No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta.
Ciptadi. 2017.Bimbingan Pribadi Untuk Tingkat SMP. Bandung; Kaifa
Publishing,
Creswell, J. W. 2010. Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogjakarta: PT Pustaka Pelajar
Darmadi.2012. Pengembangan Model Metode Pembelajaran Dalam
DinamikaBelajar Siswa. Yogyakarta: Deepublish.
Depdikbud.2001. Kurikulum Pendidikan Dasar: Kurikulum KTSP SD/MI Mata
Pelajaran Bahasa Indonesia. Puskur Depdiknas: Jakarta.
Eva, M Ginting. 2018. Efektifitas Model pembelajaran descovery terhadap kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa SMP. Medan: Unimed
Fatona, Siti dan Zuhdan.2014. Pembelajaran Sains. Yoyakarta: Ombak.
Hake, R, R. 1999.Analyzing Change/Gain Scores.AREA-D American Education Research Association's Devision.D, Measurement and Reasearch Methodology.
Ika Maryani, Dkk. 2015.Pendekatan Scientific Dalam Pembelajaran di Sekolah
Dasar (Teori dan Praktik). Yogyakarta: Deepublish,
Isjoni. 2013. Cooperative Learning: Mengembangkan Kemampuan Belajar
Kelompok. Bandung: Alfabeta.
Khadijah, 2016.Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini, Medan: Perdana
Publishing
M. Hosan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajar Abad
21. Bandung: Ghia Indonesia,
Mohammad Takdir Ilahi. 2012.Pembelajaran Discovery Strategy dan Mental
Vocantional Skill. Yogyakarta: Diva Press
Muhammad Wendi. 2013. Memahami Cara Anak - Anak Belajar, Jakarta: Visi
Media
Nana Sudjana, 2010.Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT.
Remaja Rosdikarya.
Ni Made Warsiki. 2018.Penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan prestasi pembelajaran IPA. Bali : UNDIKSHA
Poerwanto, R. dan Susila, A.D. 2014. Seri 1 Hortikultura Tropika, Teknologi
Hortikultura. Bogor. IPB Press.
Priyono dan Titik Sayekti.2010. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas
III.Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Sani, Ridwan Abdullah. 2015. Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi
Kuriklum 2013. PT. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono, 2013, Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.
Bandung: ALFABETA
Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar.
Prenamedia Group
Syah. 2004. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Syarifah. 2018. Penerapan Metode Discovery Learning Pada Tema Peduli Terhadap Makhluk Hidup Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Kelas Iv Min 11 Banda Aceh. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Banda Aceh
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu, Konsep, Strategi dan
Implementasinya dalam KTSP. Jakarta: Bumi Aksara.
Yaumi. 2013. Kecerdasan Jamak, Jakarta: Kencana Prenadamediagroup, Winataputra, Udin S. dkk. 2008. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta:
Universitas Terbuka.