PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SDN RUMPET KELAS IV PADA SUB MATERI “RENDAH HATI”
Abstract
Model NHT merupakan salah satu model kooperatif yang dalam pelaksanaanya pembelajarannya mengutamakan kerja sama dan saling tolong menolong antar anggota kelompok dalam memahami materi pelajaran, yang akan meingkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh model cooperatif leraning tipe NHT (numbered Head Together) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi “Rendah Hati “ kelas 4 SD Rumpet Aceh Besar?. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui model cooperatif Learning tipe NHT ( numbered Head together ) agar apakah dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi “Rendah Hati “ kelas 4 SD Rumpet Aceh Besar. Penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian pre-eksperimen, menggunakan pretest dan post test pada 1 kelompok kelas. Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan kriteria pengambilan keputusan 0,003 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap motivasi belajar siswa SDN Kajhu kelas IV pada Sub Materi “Rendah Hati” dan meningkatkanh hasil belajar para siswa, hal ini diperkuat dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 85% serta dan dengan tingkat klasifikasi motivasi sebanyak 5 atau sebesar 25% siswa memiliki motivasi yang sangat tinggi, sebanyak 9 atau sebesar 45% siswa memiliki motivasi yang sangat sedang, dan sebanyak 6 atau sebesar 30% siswa memiliki motivasi yang sangat rendah, berdasarkan hal tersebut diperoleh bahwa rata-rata motivasi siswa berada pada kategori sedang.
Keywords
media pembelajaran, motivasi belajar, Numbered Heads Together
References
A. M, Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Agus Suprijono. 2011. Cooperative Learning Teori dan aplikasi PAIKEM.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar. hal 65
Aliy As‟ad, 2010. Terjemah Ta‟limul Muta‟aliim, Bimbingan Bagi Penuntut
Ilmu Pengetahu-an. Kudus: Menara Kudushal. h. 120
Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta
: Rineka Cipta.
Asy-Syaqawi, S. A.A. 2013. Sifat Tawadhu' Rasulullah Shalallahu'alaihi
wasallam Terjemahan. Hidayatullah, Abu, U. A.
Creswell, J. W. (2010). Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogjakarta: PT Pustaka Pelajar.
David W. Johnson,dkk, 2012. Colaborative Learning : Strategi Pembelajaran untuk Suskes Bersama, terj. The Ne circle of learning oleh Narulita Yusron. Bandung : Nusa Media. hal 8-10
Dede Rosyada. 2010. Paradigma Pendidikan Demokratis. Jakarta: Kencana
Devi Permatasari. 2016. Tingkat Kerendahan Hati Siswa SMP. Jurnal Konseling
Indonesia. Vol. 1. No.2, h. 84.
Faesal Ghozaly. 2016. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Kementrian
Pendidikan dan Budaya. Jakarta. h 82.
Fathurrohman, Muhammad. 2015. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Ar-Ruzz
Media. Jogjakarta, h. 52.
Firdaus Daud. “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa”, Jurnal Chemica, Vol.12 nomor 1 Juni 2011,h. 40-46.
Ghozali, Imam. 2016. Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS
23 (Edisi 8). Cetakan ke VIII. Semarang : Badan Penerbit Universitas
Diponegoro.
Hamruni. 2012. Strategi Pembelajaran. Insan Madani. Yogyakarta
Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia
Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad
21. Ghaila Indonesia. Bogor
Ibrahim Muslimin. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Jakarta: Dirjen
Isjoni. 2013. Cooperative Learning. Alfabeta. Bandung
Khalid, A. 2013. Semua akhlak nabi. Solo: Aqwam.
Komalasari, Kokom. 2014. Pembelajaran Kontekstual (Konsep dan Aplikasi).
Refika Aditama. Bandung.
Miftahul Huda. 2011. Cooperative Learning (Metode, Teknik, Struktur dan Model
Penerapan). Yogyakarta; Pustaka Pelajar
Muhammad Bahri. 2012. Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together(NHT) Pada Siswa Kelas IV MI Roudlotul Mustashilin Sukodono” Jurnal PGMI Madrasatuna. vol 4 no 1.
Rusli Lutan. (2000). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode.
Jakarta DEPDIKBUD
Rusman. 2011. Model-model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers. h. 207. Sardiman A.M. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar,. Jakarta : Raja
Grafindo Persada. hal.75
Setiawati, “Pengaruh Model Pembelajaran NHT Terhadap Hasil Belajar Siswa”, Jurnal Pogram Pasca Sarjana, Universitas Pendidikan Ganesha, Volume 5 (1) 2015,h. 23.
Syah, Muhibbin. (2012). Psikologi Belajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Syaifurrahman, Dan Ujiati Tri. (2013). Manajemen Dalam Pembelajaran. Jakarta.
Indeks.
Sugiyono. 2014. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta, h. 61. Suprijono, Agus. 2014. Cooperative Learning. Pustaka Belajar. Bandung.
Suryani, Nunik dan Agung, Leo. 2012. Strategi Belajar Mengajar. Yogyakarta: Ombak.
Thobroni. 2015. Belajar dan Pembelajaran. Ar-ruzz Media. Yogyakarta.
Trianto. 2014. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, dan Kontekstual.
Prenada media Group. Jakarta.h 111.
Warsono, dan Haryanto. 2014. Pembelajaran Aktif. Bandung: PT Remaja Rosda
Karya,