EFEKTIVITAS PERMAINAN GRADASI WARNA TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KHAIRANI LUBOK BATEE ACEH BESAR
Abstract
Pada tahun ajaran 2021-2022 sebagian besar anak kelompok B3 di Tk Khairani Lubok Batee Aceh Besar mengenai kemampuan motorik halus ketika kegiatan mewarnai, yaitu kemampuan menggerakkan jari-jemari dan pergelangan tangan kurang optimal, karena anak-anak kurang antusiasi ketika melaksanakan kegiatan mewarnai. Hal tersebut terlihat dari keseharian anak yang masih dibantu oleh guru sewaktu pembelajaran berlangsung. Fenomena seperti ini merupakan permasalahan yang perlu segera ditemukan alternatif pemencahannya, dengan demikian kemampuan motorik halus anak jadi berkembang dengan baik. Permasalahan yang diungkapkan dalam penelitian ini yaitu apakah permainan gradasi warna efektif dalam kemampuan motorik halus anak kelompok B3 di Tk Khairani Lubok Batee Aceh Besar, Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas kemampuan motorik halus dalam bermain gradasi warna anak kelompok B3. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, data penelitian diambil melalui tes dan dokumentasi. Alat pengambilan data tes yang digunakan berupa instumen dan kisi-kisi pretest dan postest yang berisi aspek-aspek pengembangan kemampuan motorik halus anak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian hipotesis dengan menggunakan uji pihak kanan denga taraf signifikan a = 0,05 dan db (distribusi bilangan) n-1 = 30-1 = 29, maka daftar distribusi t dengan t (0,975) (29), sehingga diperoleh t (0,975) (29 = 2,0 , karena thitung >ttabel yaitu 5,41 > 2,04. Dengan demikian hipotesis penelitian ini dikarenakan thitung memenuhi kriteria dengan demikian hipotesis penelitian ini Ha diterima. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan permainan gradasi warna dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak di kelompok B3 Tk Khairani Lubok Batee Aceh Besar.
Keywords
Bermain Gradasi Warna, Kemampuan Motorik Halus Anak
References
Arikunto, S. 2010. Metedeologi Penelitian Kuantitatif. Bhinneka Cipta. Bandung
Arikunto, S.2014. Prosedur Penelitian. Rineka Cipta. Jakarta
Anas Sudijono, (2010). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo
Arikunto.S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asmani, J, M. 2009. Manajemen Strategis Pendidikan Anak Usia Dini, Jogjakarta:
DIVA Press.
Bambang Sujiono, 2008. Metode Pengembangan Fisik. Jakarta: Universitas Terbuka.
Departemen Pendidikan Nasional. 2010. Undang-undang reppulika Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Pendidikan, Baligbang-Depdiknas.
Mutiah. Diana. 2010. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Ahmad Susanto, 2014. Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana
Hurlock, B Elizabeth. 2005. Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Elangga.
Sujiono, Yuliani Nurani. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks
Mansur, 2005. Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yahya, Da'an. 2007. Mudah Mewarnai Dengan Crayon Untuk Anak. Jakarta: Kawan Pustaka
Ahmad Susanto, Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana, 2014.
Nur, Mohammad. (2017) Permendikbud 147. Direktur Pembina Pendidikan
Anak Usia Dini
Susanto, Ahmad (2014). Perkembangan Anak Usia Dini. Ciputat.
Sage. 1984. Perkembangan Motorik Anak Usia Dini. (online). Tersedia: https://www.Makalah-Perembangan-Motorik-Anak-Usia-Dini (Diakses, Senin 29 Februari 2022
Sugiono, 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabata
Sujiono, 2008. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks
Sumantri, 2005. Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas, Dirjen Dikti.
Suyadi, 2010. Psikologi Belajar PAUD. Yokyakarta: Bintang Pustaka Abadi
Ratna Sari, D. (2020). Pengenalan Warna dan Gradasi Pada Anak Usia Dini. Konferensi tahunan pendidikan Anak Usia Dini Islam (ACIECE), 4, 509-514.https//conference.uin-suka.ac.id/index.php/aciece/article/view/162. (Diakses, Rabu 9 Maret 2022).
Yulianti, 2010. Metode Pengembangan Anak Usia Dini. Pontianak.
Yusuf, Syamsu, 2001. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nur, Mohammad. (2017) Permendikbud 147. Direktur Pembina Pendidikan
Anak Usia Dini
Susanto, Ahmad (2014). Perkembangan Anak Usia Dini. Ciputat.
Sage. 1984. Perkembangan Motorik Anak Usia Dini. (online). Tersedia: https://www.Makalah-Perembangan-Motorik-Anak-Usia-Dini (Diakses, Senin 29 Februari 2022
Sugiono, 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabata
Sujiono, 2008. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks
Sumantri, 2005. Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas, Dirjen Dikti.
Suyadi, 2010. Psikologi Belajar PAUD. Yokyakarta: Bintang Pustaka Abadi
Ratna Sari, D. (2020). Pengenalan Warna dan Gradasi Pada Anak Usia Dini. Konferensi tahunan pendidikan Anak Usia Dini Islam (ACIECE), 4, 509-514.https//conference.uin-suka.ac.id/index.php/aciece/article/view/162. (Diakses, Rabu 9 Maret 2022).
Yulianti, 2010. Metode Pengembangan Anak Usia Dini. Pontianak.
Yusuf, Syamsu, 2001. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.