PENGEMBANGAN MEDIA ROLPAN (ROL PANAH) BERBASIS MODEL KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA PADA PENGURANGAN BILANGAN BULAT SD NEGERI 15 BANDA ACEH
Abstract
Peringkat pendidikan di Aceh dari seluruh Provinsi di Indonesia ada pada peringkat 27. Dinas Pendidikan Aceh berhasil menaikkan peringkat hasil kelulusan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditingkat Sekolah di Aceh di tahun 2019. Aceh berada diurutan ke-27 dari sebelumnya di urutan ke-34 secara nasional. Di peringkat ke-27, Provinsi Aceh berada satu tingkat di atas Papua dan masih di bawah Gorontalo dan Sulawesi Selatan di posisi 25 dan 26. Artinya Pendidikan di Aceh ada pada rangking 7 dari urutan bawah dan dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia “Dinas Pendidikan Banda Aceh dalam Serambi News (2019)”. Dari hasil observasi-observasi yang telah dilakukan di beberapa sekolah menurut beberapa sumber dari guru nilainya masih kurang memuaskan atau tidak mencapai dari KKM (70) yang diharapkan pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi hitung pengurangan bilangan bulat Positif (+) dan Negatif (-). Termasuk SD Negeri 15 Banda Aceh kelas VI yang telah di lakukan observasi, siswa tidak mencapai indikator Ketuntasan Klasikal (70) yang telah ditetapkan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa adalah dengan mengembangkan strategi pembelajaran kooperatif. Dalam menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif ada beberapa hal yang harus guru lakukan yaitu melibatkan siswa secara aktif, menarik minat dan berpikir siswa, membangkitkan motivasi siswa, memperhatikan kemampuan siswa dan menggunakan media pembelajaran yang tepat. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan bilangan bulat Positif (+) dan Negatif (-) siswa dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat, sehingga prestasi belajar siswa dapat terus meningkat. Media rol panah berbasis model Teams Game Tournament (TGT) diharapkan bisa jadi salah satu alternatif model yang inovatif dan kreatif apalagi di sertakan sebuah permainan berkelompok, untuk mendapatkan skor terbanyak dengan bantuan media garis bilangan yang dinamai rolpan (rol panah) apalagi media rol panah adalah pengembangan dari media garis bilangan putus-putus yang menyertakan sebuah permainan, karena pada siswa SD Negeri 15 Banda Aceh masih lebih suka bermain dari pada belajar berhubung matematika menurut siswa adalah pelajaran paling membosankan. Dalam penelitian yang telah dilakukan di kelas VI SDN 15 Banda Aceh terjadi peningkatan kemampuan berhitung peserta didik yang signifikan baik dalam ranah pengetahuan nya. Ketercapaian ini terlihat dari sebelum adanya media rol panah berbasis model kooperatif TGT peserta didik memperoleh rerata nilai yang rendah sebesar 28,4 %, Sedangkan setelah menggunakan media rol panah berbasis TGT peserta didik mendapatkan nilai rerata sebesar 80%.
Keywords
Kata Kunci: Pengembangan , Media Rolpan, Model Kooperatif Teams Games Tournament (Tgt), Kemampuan Berhitung, Pengurangan Bilangan Bulat
References
Aisyah, Nyimas. (2012). Pengembangan pembelajaran matematika SD. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.
Arikunto, Suharsimi (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara. Arsyad, Azhar. (2010). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo.
Aunio, P.etal. (2014). The Development of Early Numeracy Skills in Kindergarten in Low, Average, and High-Performance Groups. Journal of Early Childhood Research, 13(1), 1–14.
Cirino, P. T. (2011). The Interrelationships of Mathematical Precursors in Kindergarten. Journal of Experimental Child Psychology, 108(4), 713-733
Cowley, Sue. (2011). Panduan Manajemen Perilaku Siswa. (Jakarta: Erlangga).
Daryanto. (2013). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media
DeSimone,Christina. (2014). Problem-based Learningin Teacher Education: Trajectories ofChange. International Journal of Humanities and Social Science (Canada: Universityof Ottawa).
Enik, Hidayati. (2015). Peningkatan Kemampuan Berhitung Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan dengan Menggunakan Media Garis Bilangan Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas II MI Mambaul Hikmah Mojokerto, Skripsi. Surabaya: UINSA.
Frengky. (2013). Model Pembelajaran Matematika Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi (Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada).
Heruman. (2013). Model Pembelajaran Matematika diSekolah Dasar. (Bandung: PT Remaja Rosdakarya).
Indah, R. P. (2015). Efektivitas Metode Jarimatika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar Kelas III Sukorejo. Duta Com Journal. 8(2): 1-7
Korayanti, (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (Tgt) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (Ips) Siswa Kelas IV Sd Negeri Mancasan Gamping Sleman. Yogyakarta: Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta
Kurniawan, Agus Prasetyo. (2014). Strategi Pembelajaran Matematika. (Surabaya: UIN Sunan Ampel Press).
Linder, S, Costello, B., & Stegelin, D. (2011). Mathematics in Early Childhood: Research-Based Rationale and Practical Strategies. Early Childhood Education Journal, 39(1), 29–37.
Maimunah. (2016). Metode Penggunaan Media Pembelajaan. Jurnal Al-Afkar, Vol.. 5 No. 1. 9.
Nachiappan, S., Damahuri, A. A., Ganaprakasam, C., & Suffian, S. (2018). Application of Higher Order Thinking Skills (HOTS) in Teaching and Learning Through Communication Component and Spiritual, Attitudes and Values Component in Preschool. International Journal of Early Childhood Education Care, 7 (1), 24–3
Nurmasari,L. (2011). Peningkatan kemampuan menghitung perkalian melalui motede jari matika pada siswa kelas II SD Negeri 3 Pringanom Sragen tahun ajaran 2010/2011. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USM, Surakarta.
Prawiyogi, Giri, Anggy . (2016). Penerapan Model Type Tim Games Tournament (Tgt) Untuk Meningkatkan Berhitung Matematika Siswa Di Sekolah Dasar Karawang : PGSD FKIP UBP Karawang
Putra, Nusa (2015). Research and Develophment Penelitian dan Pengembangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Putri, L. (2014). Upaya meningkatkan kemampuan berhitung permulaan menggunakan strategi bermain stick angka di SD. Jurnal Ilmiah IKIP Veteran Semarang, 2 (2), hlm. 3
Rusmaan. (2014). Model-model pembelajaran. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.
Sudijono, Anas. (2011). Pengantar statistic pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers..
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian & Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Tindakan). Bandung: Alfabeta.
Sumarni. (2016). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Melalui Penerapan Model Pembelajaran Numbered Heads Together Dengan Pemanfaatan Alat Peraga Sederhana Materi Pembagian Siswa Kelas II SDN Mlekang 3 Gajah Demak: Jawa Tengah. Jurnal Refleksi Edukatika 7 (1) (2016)
Syofian, Siregar. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana
Ujiati Cahyaningsih (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (Tgt) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SD. Universitas Majalengka. jurnal Cakrawala Pendas Vol. 3 No.1 Edisi Januari 2017
Ulfasari. (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar Kelas IV Dengan Metode Jarimatika. Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Bengkulu. Jurnal Dharma Raflesia Tahun XVI Nomor 1, Juni 2017
Usman, Husaini.( 2014). Pengantar statistik. Jakarta: Pt. BumiAksara .
Warni Enika, Subhananto Aprian, & Marlini Cut. (2021). Pengembangan Media Permainan Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Siswa Kelas 1 SD Negeri 11 Banda Aceh. Jurusan Pgsd Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol.2 No 1, 22 Agustus 2021
Winarni, Endang Setyo. (2012). Matematka Untuk PGSD. (Bandung: PT.Remaja)
Yumiati & Elang Krisnadi. (2014). Kajian Proses Pembelajaran Bilangan Bulat di SD. diakses dalam http://karyailmiahbatang. blogspot.com/2009/05/ panduan-lomba-pembuatan-media. html pada tanggal 4 Maret 2010.