UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK B (AL-QUDDUS) DI PAUD IK NURUL QUR'AN ACEH BESAR
Abstract
Kemampuan sosial emosional anak belum berkembang secara optimal, kenyataanya dimana masih ada anak yang belum bisa mengendalikan diri saat marah-marah, menangis tiba-tiba, menganggu temannya yang lagi diam baik sedang bermain maupun belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini Bagaimana cara meningkatkan kemampuan sosial emosional melalui metode bermain peran pada anak Kelompok B (Al-Kuddus) PAUD IK Nurul Quran Aceh Besar. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, jumlah sampel adalah 20 orang anak 12 perempuan 8 lelaki dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aktivitas prasiklus dengan semua indikator terdapat jumlah presentase dengan kategori belum berkembang 48% (10 anak), mulai berkembang 26% (5 anak), berkembang sesuai harapan 18% (3 anak) dan berkembang sangat baik 8% (2 anak). Pada siklus I jumlah presentasi belum berkembang 13 % (3 anak), mulai berkembang 5 anak (23%), sedangkan berkembang sesuai harapan 7 anak (36%) dan pada berkembang sangat baik 5 anak (28%) . Pada siklus II dengan kategori belum berkembang dan mulai berkembang tidak terlihat lagi, katagori berkembang sesuai harapan adalah 38% (8 anak) dan pada katagori berkembang sangat baik adalah 62% (12 anak). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional.
Keywords
Sosial Emosional Kegiatan Bermain Peran
References
DAFTAR PUSTAKA
Arif Sadiman 2016. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers
Arikunto. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi. Aksara
Arsyad. 2015. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Asnawir, Usman Basyiruddin. 2015. Media Pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers.
Azhar, Arsyad 2015. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Ahmad Susanto.2016. Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta : Kencana
Busthomi. 2016. Pengembangan Anak Usia Dini. Bandung: Cetakan Ketiga
Fatah Syukur NC. 2015.Teknologi Pendidikan, Semarang: Rasail
Firdaus. 2015. Efektifitas Penggunaan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 5(1), 46-54.
Hartoyo, Bambang. 2014. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Materi Tutor dan Pengelola Pendidikan Anak Usia Dini, di BPPLSP Regional III Jawa Tengah.
Hamzah B Uno. 2012. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
Hamzah, Amir. 2015. Media Audio-Visual. Jakarta: PT Graqmedia
Mansur, 2016, Metode Pembelajaran Anak PAUD. Jakarta:Media Komputindo
Mulyasa. 2015. Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Rosdakarya.
Nilawati. 2016. Meneropong Perkembangan Anak Dalam Perspektif Al-Qur'an, (Depok : Heyra Media.
Nurmalita. F. (2015). Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak Usia Prasekolah. Buletin Psikologi, 23 (2), hal. 103-111. https://journal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/view/10567/7946, diakses 20 Mei 2022.
Radliya, N. R., Apriliya, S., & Zakiyyah, T. R. (2017). Pengaruh penggunaan gawai terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 1(1), hal. 1-12. http://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/raushanfikr/article/view/1013/807 diakses 20 Mei 2022
Rizki Ananda, Fadhilaturrahmi, “Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Kolaboratif Pada Anak KB”, dalam Jurnal Obsesi, Vol. 2, Nomor 1, 2018, hlm.21
Suyadi, Psikologi PAUD, (Yogyakarta: Aswaja Pedagogia, 2010), hal. 108-109. 22 Mansur, Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011), hal. 58.
Sanaky Hujair. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Safiria Insania Press
Syaiful Bahri Djaramah dan Aswan Zain. 2015. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: PT.Rineka Cipta
Sumiati, dkk. 2015 Metode Pembelajaran. Bandung : CV Wahana Prima.
Yusuf.S. 2015. Psikologi perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosdakarya