UPAYA GURU DALAM MENJAGA KEBERSIHAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH MELALUI PENERAPAN KEGIATAN BERGOTONG ROYONG DI TK RA HARAPAN KITA KABUPATEN ACEH TENGAH
Abstract
Lingkungan sekolah yaitu segala sesuatu yang ada diluar individu suatu lembaga pendidikan yang didalamnya terdapat sarana dan prasarana sekolah, jumlah guru dan siswa yang memadai serta fasilitas lain yang dapat menunjang proses pembelajaran di sekolah, dimana tugas anak adalah untuk mendapatkan pendidikan. Keadaan sekolah yang kurang bersih juga disebabkan oleh banyaknya masih anak-anak yang membuang sampah sembarangan sehingga sampah yang masih berserakan. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:1)Untuk mengetahui gambaran kebersihan lingkungan, 2) upaya guru dalam menjaga lingkungan sekolah melalui kegiatan gotong royong dan 3)apa saja faktor pendukung dan penghambat upaya guru menjaga kebersihan dilingkungan TK RA Harapan Kita Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di TK RA Harapan Kita Kabupaten Aceh Tengah. Subyek dalam penelitian ini adalah Guru di RA Harapan Kita Kabupaten Aceh Tengah. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumtasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian , maka penelitian ini dapat disimpulkan Upaya yang dilakukan pihak TK RA Harapan Kita Kabupaten Aceh Tengah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah, mengikut sertakan dan memfasilitasi guru kegiatan rutin harian, keteladanan kepala sekolah dan dewan guru, kegiatan spontan, menciptakan kondisi yang disengaja, dan kegiatan lainnya dan faktor pendukung dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah yaitu semangat dari guru, dukungan yang tinggi dari kepala sekolah dan dukungan dari orang tua/wali siswa untuk membantu guru dalam mewujudkan sekolah yang indah, bersih dan asri di TK RA Harapan Kita Kabupaten Aceh Tengah. Faktor penghambat yaitu kurangnya dukungan pemerintahan setempat dalam penyediaan dana untuk memperbaiki beberapa fasilitas sekolah seperti toilet, yang butuh biaya untuk direnovasi. Kondisi sekolah yang banyak ditumbuhin oleh pohon-pohon yang besar, sering berguguran ranting-ranting dan daun, sehingga guru kewalahan dalam membersihkannya.
Keywords
Upaya guru, Menjaga Kebersihan Sekolah, Kegiatan Gotong Royong
References
Aan Komariah, dan Satori, D‟jam‟an. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta
Abdul Syani. 2012. Sosiologi Sistematika Teori dan Terapan. Jakarta : Budi Aksara
Abdullah, Zainuddin dkk. November 2012. “Pengaruh Lingkungan Terhadap Motivasi Belajar ”.Jurnal ISSN 2302-0164.Vol. 2 No. 1
A., Doni Koesoema. 2015. Strategi Pendidikan Karakter. Yogyakarta: PT Kanisius.
Afifudin & Beni Ahmad Saebani. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung: Pustaka Setia
Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta : Rineka Cipta.
Agus Wibowo. 2012. Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azzet, Akhmad Muhaimin. 2014. Urgensi Pendidikan Karakter Di Indonesia.
Jogjakarta : Ar-Ruzz Media
Bambang Hartoyo. 2004. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Materi Tutor dan Pengelola Pendidikan Anak Usia Dini. BPPLS Regional III Jawa Tengah: hal 3.
Balci-Celik, S and Deniz, M. E. 2008. A Comparison of Scouts' Emotional Intelligence Levels With Regards to Age and Gender Variables: A CrossCultural Study, Elementary Education Online, 7(2), pp. 376-383. Retrieved December 16, 2008
Bintari. 2016. Peran Pemuda Sebagai Penerus Tradisi Sambatan Dalam Rangka Pembentukan Karakter Gotong Royong. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Vol.25, No. 1. Universitas Pendidikan Indonesia
Cousse. 2009. Youth work and its forgotten history. A view from Flanders.
International Juornal Education
Dedy Mulyana. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Depkes RI. 2006. Pedoman Penyelenggaraan dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia.Jakarta: Depkes RI
Djam‟an Satori & Aan. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Djamari. 2016. Penanaman Sikap Gotong Royong dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka di SDN 3 Kranggen Grobogan. Tesis. Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Djunaidi & Fauzan. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Effendi, Noer Tadjuddin. 2013. Budaya Gotong Royong Masyarakat DalamPerubahan Sosial Saat Ini. Junal Pemikiran Sosiologi Volume 2 No.1Fisipol UGM
Euis, Karwati, Donni Juni Priansa. 2013. Kinerja dan Profesionalisme Kepala Sekolah Membangun Sekolah yang Bermutu. Bandung : Penerbit Alfabeta
Fitriani, S. 2016. Pengaruh Kebersihan lingkungan Terhadap Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal Sagu. 7(1):32-37
Ghony, M Djunaidi dan Fauzan Almanshur. 2016. Metode Penelitian Kualitatif.
Yogyakarta. Ar-Ruzz Media
Imam, Gunawan, 2014, Metode Penelitian Kualitatif, Bumi Aksara, Surabaya KEMENKES RI, 2011, Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan, Jakarta:
Kementrian Kesehatan RI
Komara, E. 2018. Penguatan Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Abad 21. SIPATAHOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports &Health Education,4(1)
Kompri, K. 2014. Manajemen Sekolah Teori dan Praktek
Koentjaraningrat.2013. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Koentjaraningrat.1974. Beberapa Pokok Antropologi Sosial, Jakarta : PT. Dian Rakyat
Irfan, Maulana. Metamorfosis Gotong Royong Dalam Pandangan Konstruksi Sosial. Jurnal Volume: 4 Nomor: 1 Hal: 1 - 140 Issn: 2442-4480 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran
Imam Gunawan. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara. Isjoni. 2010. Model Pembelajaraan Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.
Lexy J. Moleong. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Persada Rosda Karya.
Mulyasa. 2014. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara. Mulyana, Dedy. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Muryanti. 2014. REVITALISASI GOTONG ROYONG: Penguat
PersaudaraanMasyarakat Muslim di Pedesaan. Jurnal Sosiologi Refektif, Volume 9, N0.1. UIN Sunan Kalijaga
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2011 Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta.
Rineka Cipta.
Nashir, Header, 2013. Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Budaya.Yogyakarta: Multi Presindo
PERMENKES RI, 2011,Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik,Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, 874
Rochmadi, N. 2012. Menjadikan Nilai Budaya Gotong-Royong Sebagai CommonIdentity dalam Kehidupan Bertetangga Negara-Negara ASEAN. Jurnal.Universitas Negeri Malang
Seefeldt, Carrol dan Barbara A. Wasik. 2008. Pendidikan Anak Usia Dini Menyiapkan Anak Usia Tiga, Empat, dan Lima Tahun Masuk Sekolah Jakarta: P.T Indeks.
Sumarni, Sri. 2012. Metodologi Penelitian Pendidikan. Yogyakarta : Insan Madani.
Supardi. 2013. Kinerja Guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada
Soemiarti Patmonodewo. 2003. Pendidikan Anak Pra Sekolah. Jakarta:Rineka Cipta
Tahar, Rachman, 2014. “Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal kebersihan lingkungan ”. Jurnal ], Vol. 15, No 1.
Panjaitan, Merphin. 2016. Peradaban Gotongroyong. Jakarta : Jala Permata Aksara
Pertiwi, Andini Dian. 2014. pengaruh pengungkapan corporate social responsibility dan good corporate governance terhadap nilai perusahaan (studi pada badan usaha milik negara yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2010-2012). Other thesis, politeknik negeri sriwijaya.
Wicaksono, Aris Bayu. 2018. Penanaman Nilai Gotong Royong Melalui Kegiatan Kepramukaan Pada Peserta Didik di SMP Negeri 7 Semarang. Skripsi. Semarang : FIS UNNES