KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT TINGGI PADA ATLET BINAAN PASI KOTA SABANG TAHUN 2021
Abstract
Daya ledak otot (muscular power) adalah kualitas yang memungkinkan otot atau sekelompok otot untuk menghasilkan kerja fisik secara eksplosif, intensif kontraksi otot tergantung kepada pengarahan sebanyak mungkin motor unit serta kepada volume otot Lompat tinggi adalah salah satu gerakan melompat keatas dengan cara mengangkat kaki depan ke atas sebagai upaya membawa titik berat badan setinggi mungkin dan secepat mungkin jatuh (mendarat) dengan jalan melakukan tolakan pada salah satu kaki untuk mencapai suatu ketinggian tertentu. yang menjadi permasalahan dalam penellitian ini adalah sebagai berikut : Apakah terdapat kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan lompat tinggi pada atlit atletik lompat tinggi binaan Kota Sabang tahun 2021. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar Kontibusi Daya Ledak Otot Tungkai dengan Kemampuan Lompat Tinggi pada atlet Lompat Tinggi Binaan PASI Kota Sabang Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode korelasional (correlation research), yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk, mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua variabel yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian di atas diketahui hasil tes daya ledak otot tungkai Pada Atlet Lompat Tinggi Binaan PASI Kota Sabang dengan rata-rata 49 dan diperoleh standar deviasi daya ledak otot tungkai pada atlet lompat tinggi binaan PASI Kota Sabang adalah 8. Sedangkan hasil rata - rata kemampuan lompat tinggi Pada Atlet lompat tinggi Binaan PASI Kota Sabang yaitu 148 dan standar deviasi Kemampuan Lompat Tinggi Pada Atlet Lompat Tinggi Binaan PASI Kota Sabang adalah sebesar 22,84. Dari perhitungan koefisien determinasi kontribusi Daya Ledak Otot tungkai terhadap Kemampuan Lompat Tinggi Pada Atlet Lompat Tinggi Binaan PASI Kota Sabang diperoleh sebesar 0,525 dengan kategori sedang. Dapat dilihat dari persentase perhitungan koefisien determinasi hasil penelitian Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Kemampuan Lompat Tinggi 0,275%, Dari hitungan daya ledak otot tungkai dan kemampuan lompat tinggi dengan nilai persentase 0,525%. Hasil hipotesis, diperoleh nilai r-hitung sebesar 0,525 sedangkan r-tabel untuk n = 7 pada taraf kesalahan = 5% adalah sebesar 0.754. Hal ini berati nilai r-hitung lebih kecil dari nilai r-tabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan kemampuan lompat tinggi pada atlet lompat tinggi binaan PASI Kota Sabang tahun 2021.
Keywords
Daya Ledak Otot Tungkai, Atletik, Atlet Lompat Tinggi, Kota Sabang
References
Alwi, H. (2013).Pembelajaran Atletik Dasar Lompat Tinggi, yogyakarta: CV Andi Offset
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Agus Mukholid. (2005). lompat tinggi. Yogyakarta: Pustaka Baru
Bompa, T. O. (2008). Theory and Methodology pf training (The Key to Athletic Performance). Dubuque: Kendall/Hull Publishing.
Fenanlampir. A. (2015). Tes dan Pengukuran Dalam Olahraga,Yogjakarta: CV Andi Offset.
Harsono. (2001). Coaching dan high jump Dalam Atletik,Jakarta: CV Tambak Kusuma.
Hendrayana, Yudha (2001) Pendekatan Pembelajran Atletik Untuk SLTA, Dinas Pendidikan
Jhonson & Nelson (2000).Jurnal tes dan pengukuran repoststoryory.unib.ac.id
Jerver, J (2005 : 75), Belajar dan Berlatih Atletik untuk coach, Atlet, Guru Olahraga dan Umum, Pioner jaya : Bandung
Moleong, Lexy. (2006). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung. PT. Remaja Rodakarya
Nugroho, Agung. (2001). Diktat Pedoman Laihan Lompat Tinggi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.
PB.PASI. (2000). Peraturan Pertandingan Olahraga Atletik Dan Perwasitan. Jakarta: KONI Pusat.
R. Kotot Slamet Hariyadi. (2000). Tekhnik Dasar lompat tinggi, Jakarta
Sajoto, Muhammad (2005 : 34), Peningkatan Kondisi Fisik Dalam Olahraga, Dahara Prize : Semarang .
Syarifuddin. (2004). Olahraga Atletik. Jakarta: Rajawali Sport
Sudjana, (2005). Metode Statitiska. Bandung: PT. Tarsito
Sugiyono, (2013). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta
Sunaryo (2009 : 108), Sejarah, Tehnik dan Metodik, Untuk SGO, Departemen Pendidikan dan kebudayaan : Jakarta
Suharsimi, Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi V. Jakarta: Rineka Cipta.