PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA MAHASISWI KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS ABULYATAMA KOTA BANDA ACEH
Abstract
Pendidikan kesehatan adalah upaya pembelajaran kepada masyarakat. Dimana sebagai langkah awal dari pengetahuan untuk deteksi dini kanker payudara yaitu dengan pemeriksaan payudara sendiri sehingga adanya kesadaran untuk memiliki sikap yang positif untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri terhadap pengetahuan dan sikap untuk deteksi dini kanker payudara di Universitas Abulyatama. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimental dengan pendekatan One group Pretest – Post test desain. Metode One group Pretest – Posttest desain ini adalah eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok atau lebih. Satu kelompok tanpa pembanding, dimana untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan maret-agustus 2020. Populasinya adalah mahasiswi keperawatan di Uiversitas Abulyatama dengan metode pengambilan sampel yaitu total sampling yaitu pengambilan sampel seluruhnya dengan jumlah sampel 89. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon, hasil analisis data tingkat pengetahuan sebelum diberikan perlakuan dengan nilai mean 15,15, pengetahuan sesudah diberikan perlakuan yaitu meningkat menjadi 44,95 dengan nilai signifikan sebesar 0,00 sedangkan perilaku sebelum diberikan perlakuan dengan nilai mean 25,30, dan perilaku sesudah diberikan perlakuan yaitu meningkat menjadi 45,00 dengan nilai signifikan sebesar 0.00. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pengaruh pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri terhadap pengetahuan dan sikap untuk deteksi dini kanker payudara di Universitas Abulyatama. Saran Sebaiknya kampus menerapkan mata kuliah khusus membahas kesehatan reproduksi terutama tentang pemeriksaan payudara sendiri.
Keywords
Pendidikan kesehatan, pengetahuan, sikap
References
Alini. (2018). Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kejadian Fibroadenoma Poliklinik Spesialis Bedah Umum. 2(23), 1–10.
Anggita Nauri (Ed.). (2018). METODOLOGI PENELITIAN KESEHATAN (Imas Mastu). Bangun Asmo Darmanto.
Arifin. (2011). Penelitian Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Arikunto. (2013). Pengukuran Pengetahuan. Edu, 1(3), 6–10.
Azwar, S. 2012. Sikap manusia: teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Floreska, A. (2013). Perilaku Pencegahan Penyakit Fibroadenoma Mammae Di Ma. Brave Journal, 1, 1–4. amaliafloreska95@gmail.com
Handhika, (2017) ‘Handhika Putri', naskah publikasi, pp. 12–21.
Hanifah. (2017). Hubungan tingkat pengetahuan mahasiswi keperawatan tentang Fibroadenoma Mammae Terhadap Perilaku Sadari di FKIK UIN SYARIF HIDAYATULLAH Jakarta.
Hardiyanti, D. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Komunitas Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Perempuan Di Wilayah Puskesmas Martapura 1. Tesis, 2(1), 1–146.
Krisdianto, B. F. (2019). Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI).
Mussardo, G. (2019). Jurnal Tentang Pengetahuan. Statistical Field Theor, 53(9), 1689–1699.
Nikmatul. (2018). Pengaruh Pelatihan SADARI Melalui Pendidik Sebaya (Peer Group) Terhadap Ketrampilan Deteksi Dini Fibroadenoma Mammae (FAM) Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, XI(I), 313–320.
Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2014). buku Pengetahuan dan tingkatan pengetahuan. Penelitian Ilmiah, 53(9), 5–7. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Nursalam. (2013). Konsep penerapan metode penelitian ilmu keperwatan.
Parmin, J. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Sumber Informasi dengan Pelaksanaan Sadari di SMAN Bernas Pangkalan Kerinci. Doppler Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 2(2), 13–20.
Pieter, Janiwarti, B., dan Saragih, M. 2011. Pengantar Psikopatologi untuk Keperawatan. Kencana Prenada Media Group. Jakarta
Putro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. 17(3), 25–32.
Sugiyono. (2016). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2017). sugiyono-metode-penelitian-kuantitatif-kualitatif-dan-r-d (p. 3).
Swarjana. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan Edisi Revisi. Yogyakarta: CV
Andi ffset
Nikmatul. (2018). Pengaruh Pelatihan SADARI Melalui Pendidik Sebaya (Peer Group)
Terhadap Ketrampilan Deteksi Dini Fibroadenoma Mammae (FAM) Pada Remaja.
Jurnal Ilmiah Kesehatan, XI(I), 313–320.