EVALUASI KOMPONEN FISIK DOMINAN ATLET CABANG OLAHRAGA ATLETIK BINAAN KABUPATEN GAYO LUES TAHUN 2021 (PERSIAPAN MENGHADAPI PORA KE XX)
Abstract
Abstrak Kondisi fisik dalam dunia olahraga prestasi adalah suatu hal yang sangat penting, karena untuk mendapatkan prestasi yang baik maka harus memiliki kondisi fisik yang baik pula. Kondisi fisik dominan memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai prestasi pada cabang atletik. Berdasarkan survey dan pengamatan yang penulis lakukan beberapa waktu yang lalu pada atlet cabang olahraga atletik binaan Kabupaten Gayo Lues, ditemukan bahwa selama ini belum pernah dilakukan evaluasi atau pengukuran terhadap komponen kondisi fisik dominan atletik sebagai-bagian dari pembinaan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat komponen fisik dominan atlet cabang olahraga atletik binaan Kabupaten Gayo Lues Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif yang menggunakan metode pendekatan kuantitatif. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Atlet cabang olahraga atletik binaan Kabupaten Gayo Lues tahun 2022 yang berjumlah sebanyak 18 Orang atlet yang terdiri dari 14 orang putra dan 4 orang putri. sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah 18 orang atau berjenis total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari tahun 2022 berlokasi lapangan serbaguna Buntul Nege Kabupaten Gayo Lues. Taknik pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah dengan menggunakan instrument tes dan pengukuran tehadap komponen kondisi fisik dominan cabang olahraga atletik yang meliputi intrumen tes untuk kategori atlet tolak perluru, atlet sprinter, dan atlet lompat jauh. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian diperoleh 1) Untuk atlet cabang olahrag atletik binaan Kabupaten Gayo Lues dengan spesialisasi pelempar memiliki kondisi fisik dominan dengan rata-rata berada pada kategori sedang dan cukup baik untuk atlet putra maupun putri. 2) Untuk spesialisasi pelompat pada atlet cabang olahraga ateltik binaan Kabupaten Gayo Lues putra berada pada kategori kurang dan sedang, sedangkan untuk atlet putri berada pada kategori baik dan sedang. 3) Untuk spesialisasi pelari atau sprinter pada atlet cabang olahraga ateltik binaan Kabupaten Gayo Lues baik putra maupun putri masih sama-sama berada pada kategori kurang. Penulis menyarankan agar berupaya leibih optimal dalam meingkatkan komponen kondisi fisik dominan pada masing-masing spesialsisasi cabang olahraga atletik menilai hasil yang dicapai masih jauh dari kategori baik. Abstract Physical condition in the world of sports achievement is a very important thing, because to get a good performance one must have a good physical condition as well. Dominant physical condition has a very important role in achieving achievement in athletics. Based on a survey and observation that the author did some time ago on athletes in the athletics fostered by Gayo Lues Regency, it was found that so far there has never been an evaluation or measurement of the components of the dominant physical condition of athletics as part of the coaching carried out. This study aims to determine how the level of the dominant physical component of athletes in the athletics fostered by Gayo Lues Regency in 2022. This research is a descriptive type of research that uses a quantitative approach. The population in this study were all athletes in the athletics fostered by Gayo Lues Regency in 2022, totaling 18 athletes consisting of 14 boys and 4 girls. The sample in this study was 18 people or total sampling type. This research was carried out in January 2022 at the Buntul Nege multipurpose field, Gayo Lues Regency. The data collection technique used by the researchers was to use test instruments and measurements of the components of the dominant physical condition in athletics, which included test instruments for the category of athlete, sprinter, and long jump athlete. Data analysis in this study used the average and percentage approach. The results obtained: 1) For athletes in the athletics fostered by Gayo Lues Regency with specialization in throwing, they have dominant physical conditions with an average being in the medium category and good enough for male and female athletes. 2) For the specialization of jumpers in the athletics fostered by Gayo Lues Regency, men are in the less and moderate categories, while for women athletes are in the good and moderate categories. 3) For the specialization of runners or sprinters in athletics fostered by Gayo Lues Regency, both male and female are still in the poor category. The author suggests that efforts should be made more optimally in improving the components of the dominant physical condition in each specialization in athletics, assessing that the results achieved are still far from a good category.
Keywords
Evaluasi, kondisi fisik, atletik
References
DAFTAR PUSTAKA
Agung muladi, 2018. Pengaruh core stabiliti exercice terhadap peningkatan tongok dan keseimbangan dinamis.yokyakarta.
Anton K, Muhammad S.R, Endang S. 2019. Tes Pengukuran Olahraga. Depok:Rajawali Press.
Aldiansyah, dkk. 2018. Evaluation of dominant physical conditions in rowing sports (a study on USM rowing athletes in 2018. Jurnal Penjaskesrek: Vol 5 No 2.
Azhari 2020. Strategi Peningkatan Kualitas Manajemen Pengelolaan Olahraga Atletik Nomor Lari, Lompat Dan Lempar Di Smp Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal PENJASKESREK. Vol 7 Nomor 2.
Calder M. 2005. Recovery Training. Australia: Australia Institute of Sport.
Cania, A. A., & Alnedral. 2019. Tinjauan Kondisi Fisik Atlet Atletik Jarak Menengah Unit Kegiatan Universitas Negeri Padang. Jurnal Pendidikan Dan Olahraga, 2(1), 192–197.
Enjang Rohmat. 2010. Kontribusi Kecepatan Awalan, Kecepatan Amortisasi, Power Tungkai, Tinggi Badan, Berat Badan Sebagai Prediksi Prestasi Lompat Jangkit. Jurnal Kepelatihan Olahraga. Vol 2 No 2.
Http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jp do/article/view/217
Giriwijoyo Santoso. 2007. Ilmu Faal Olahraga (Fungsi Tubuh Manusia pada Olahraga). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Harsono. 2015. Kepelatihan Olahraga. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Husein Argasasmita., d. 2007. Teori Kepelatihan Dasar. Jakarta: LANKOR.
Hudayhana, & Nuril, Lolita. 2014. Pengaruh Modifikasi Latihan Renang Menggunakan Ban Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Bebas. Journal Kesehatan Olahraga, Volume:2, Page: 4.
Hidayat, A. 2015. Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Lari 100 Meter Mahasiswa Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
Karwati, E. & Priansa, D.J. 2014. Improving students‟ achievement in reading comprehension through advance organizer strategy. Journal of Educational Psycology 2 (1), hlm 1-10.
Mertayasa, K. (2016). Pengaruh Metode Latihan Plyometrics dan Kelentukan Terhadap Peningkatan Power Otot Lengan dan Hasil Lay Up Shoot Pada Pemain Putra Ekstrakurikuler Basket SMK Negeri 2 Seririt . JPES, 5 (1).
Nurhasan. 2008. Modul Tes dan Pengukuran Keolahragaan. Bandung: FPOK UPI.
Nur Subekti. 2018. Tingkat Kebugaran Fisik Dasar Mahasiswa Pendidikan Olahraga Fkip Ums Angkatan Pertama 2017. JUARA :Jurnal Olahraga. Vol 3 No 2.
Ratna Budiarti, dkk. 2016. Profil Kebugaran Jasmani dan Status Kesehatan Instruktur Senam Aerobik di YOGYAKARTA. Jurnal Olahraga Prestasi (JORPRES): Vol 12, No 2.
Sajoto. 2010. Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan kondisi fisik. Semarang: Effhar dan Dahara Prize.
Sajoto. 2002. Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan kondisi fisik. Semarang: Effhar dan Dahara Prize.
Sartono, S & Firman, A. 2018. Pengaruh Metode Pembelajaran Renang Terhadap Kondisi Fisik Pada Anak Usia 8 Tahun. JUARA :Jurnal Olahraga. Vol 3 No 2.
Sehuddin. 2017. Pengaruh Keseimbangan, Daya Ledak Tungkai Dan Motivasi Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Pada Siswa SMAN 11 Maros Baru Kabupaten Maros. Journal SPORTIVE. Vol 1 No 1,
Spyros, M. &. (2015). The effect of plyometric exercises on repeated strength and power performance in elite karate athletes. JPES ISSN 2247-806X, 15(2), Art 47.
Syahrul 2014. Evaluasi Kemampuan Kondisi Fisik Dominan Pada Atlit Pencak Silat Perguruan Gerak Ilham Kabupaten Aceh Besar Tahun 2014. Jurnal PENJASKESREK. Vol 1 Nomor 2.
Taryatman. (2014). Hubungan Antara Kekuatan Otot, Daya Ledak Otot Lengan dan Motivasi Berprestasi Dengan Kecepatan Memanjat Tebing Buatan 2014 . ISSN, Vol 14 No 3.
Tri Hardi Hartono. 2016. Pengaruh Metode Latihan dan Power Otot Tungkai terhadap Kelincahan Bulutangkis. Jurnal Olahraga Prestasi (JORPRES): Vol 12, No 1.
Yoyo Bahadia. 2010. Pembelajaran Atletik. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah.
Wahjoedi. 2001. Evaluasi Pendidikan Jasmani. Rineka Cipta. Jakarta.
Widiastuti. 2015. Tes Dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: Rajawali Pers.
Zikkrurrahmat, Irfandi. 2018. Evaluasi Manajemen Pengelolaan Pelatihan Klub Olahraga Atletik Binaan Dispora Provinsi Aceh. Jurnal PENJASKESREK, Vol 5, No 1.