SURVEI KONDISI FISIK ANAK UMUR 10-12 TAHUN DALAM PEMBELAJARAN PJOK DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA SISWI SD NEGERI 10 BANDA ACEH TAHUN 2021
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang semangatnya siswa dan siswi dalam mengikuti pembelajaran Penjas, hal ini bisa terjadi dikarenakan dan dipengaruhi dengan adanya virus terbaru yaitu covid-19 yang mulai menyebar di Indonesia pada awal bulan Maret 2020. Maka dengan hal itu membuat terjadinya beberapa perubahan pembelajaran disekolah-sekolah, dan juga berdampak pada kondisi fisik siswa siswi SD Negeri 10 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: seperti apakah kondisi fisik anak umur 10-12 tahun dalam pembelajaran PJOK dimasa pandemi covid-19 pada siswa-siswi SD Negeri 10 Banda Aceh?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik anak umur 10-12 tahun pandemi covid-19 pada siswa-siswi SD Negeri 10 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas IV,V dan VI yang berjumlah 75 orang di SD Negeri 10 Banda Aceh. Adapun teknik pengambilan sampel yaitu purpose sampling, jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 siswa dan siswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk anak usia 10-12 tahun yang dikemukakan oleh (Kemendiknas 2010: 3) dengan Nilai reliabilitas untuk putra adalah 0,911 sedangkan untuk putrid adalah 0,942yang terdiri atas 5 (lima) jenis tes, yaitu: (1) lari 40 meter, (2) tes gantung siku tekuk, (3) baring duduk 30 detik, (4) loncat tegak, dan (5) lari 600 meter. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis diskriptif kuantitatif dengan presentase. Berdasarkan hasil penelitian tentang tingkat kemampuan kondisi fisik pada siswa siswi dimasa pandemi covid-19 di kelas IV, V dan VI SD Negeri 10 Banda Aceh maka diperoleh hasil sebesar 29,33% ( 22 siswa dan siswi) berkategori baik sekali, sebesar 57,33% ( 43 siswa dan siswi) berkategori baik, sebesar 13,33% ( 10 siswa dan siswi ) berkategori sedang, sebesar 0% (0 siswa dan siswi) berkategori kurang sedangkan 0% (0 siswa dan siswi) berkategori sangat kurang. Maka tingkat kemampuan kondisi fisik pada siswa siswi kelas IV, V dan VI di SD Negeri 10 Banda Aceh adalah “baik”.
Keywords
Survei, Kondisi Fisik, TKJI
References
Ahmadi, L. K. & Sofan, A. 2014. Pengembangan & model pembelajaran tematik integratif.Jakarta: Prestasi Pustaka.
Amung Ma'mun, Yudha dan M. Saputra. 2000. Perkembangan Gerak dan Belajar Gerak. Jakarta: Depdiknas.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta :Rineka Cipta.
Asmuni, A. 2020. Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid- 19 dan Solusi Pemecahannya. Jurnal Paedagogy, 7(4), 281-288.
dan Kesehatan. Bandung: Alfabeta.
Daryanto dan Raharjo Muljo. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Gava Media.
Hamalik, Oemar.2001. Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara.
Hamalik. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Hamzah. 2006. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Isjoni. 2013. Cooperative Learning: Efektivitas Pembelajaran Inovatif. Bandung: Alfabeta
Joiyce, Bruce, Marsha Weil, dan Emily Calhoun. 2011. Model Of Teching , Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kuntarto, E. 2017. Keefektifan Model Pembelajaran Daring dalam Perkuliahan Bahasa Indonsesia di Perguruan Tinggi. Indonesian Language Education and Literature, 3(1), 99-110. 10.24235/ileal.v3i1.1820.
Kusmiyati, K. 2017. Diagnosis Kesulitan Komponen Utama Keterampilan Mengajar Pendidikan Jasmani pada Mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 3(1), 76-88. Retrieved from http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/pjk/article/view/619.
Majid, Abdul. 2011. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosadakarya.
Metzler,Michael.W.2000. Instructional Model For Physical Education.Massachusetts: Allyn & Bacon.
51
Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani: Alternatif Pengembangan dan Implementasi Model Pembelajaran dalam Pengajaran Penjas, Bandung: FPOK UPI
Moore, J. L., Dickson-Deane, C., & Galyen, K. 2011. E-Learning, online learning, and distance learning environments: Are they the same? Internet and Higher Education
Pakpahan., dan Yuni Fitriani. 2020. Analisa Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19. Universitas Bina Sarana Informatika.
Purwanto. 2010. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Rahmawati, D. S 2009. Kendala Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Internet Pada Mahasiswa PJJ S1 PGSD Universitas Negeri Semarang. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang: Semarang
Rohmawati, A. 2015. Efektivitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1), 15-32.
Rosdiani, Dini. 2012. Model Pembelajaran langsung Dalam Pendidikan Jasmani
Rusman, Model-Model Pembelajaran ,Mengembangkan Profesionalisme Guru, Edisi Kedua, (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2016), h. 133.
Rusman. 2013. Model-model Pembelajaran, Jakarta: PT Grafindo Persada.
Saefuddin, Aziz, Ika Berdiati. 2014. Pembelajaran Efektif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi, Metode Penelitian Survei, Jakarta: LP3ES, 2008.
Sopian,A. 2016. Tugas, Peran, dan Fungsi Guru dalam Pendidikan. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 1(1), 88-97.
Sugandi, Ahmad, dkk. 2006. Teori Pembelajaran. Semarang: UNNES Perss.
Sugiyono, Survei untuk Penelitian , Bandung: Alfabeta, 2013.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020. 2020. Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Suryanto dan Asep Jihad. 2013. Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Erlangga
Syarifudin, A. S. 2020. Impelementasi Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Sebagai Dampak Diterapkannya Social Distancing. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 5(1), 31-34.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tafonao,T. 2018. Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103-114.
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara
Tsalasa, Ahmad Nashir. Pembelajaran Bertaraf Internasionaldi Sma Semesta Bilingual Boarding School Gunungpati Semarang (Studi Deskriptif Kualitatif Proses Perencanaan, Pelaksanaan, Dan Evaluasi Hasil Belajar). Skripsi, Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang.
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Warsita. 2007. ”Peranan TIK Dalam penyelenggaraan PJJ”. Jurnal Teknodik. April 2007. Nomor 20: 9 – 41. Jakarta: Pustekkom depdiknas.
Yunyun dkk. 2013. Model-model Pembelajaran Pendidikan Jasmani.Universitas Pendidikan Indonesia: FPOK.