MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL RABA-RABA PADA ANAK KELOMPOK A TKN BEURABO KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE
Abstract
Perkembangan sosial emosional anak adalah kepekaan anak untuk memahami perasaan orang lain ketika berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat interaksi anak dengan orang lain dimulai dari orang tua, saudara, teman bermain hingga masyarakat luas. Kemampuan sosial emosional diperlukan oleh setiap anak guna menunjang aspek perkembangan lainnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok A TK Negeri Beurabo Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie melalui permainan Tradisional Raba-raba?Tujuannya adalah untuk mengetahui adanya peningkatkan perkembangan sosial emosional melalui Tradisional Raba-raba? Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, jumlah sampel 14 anak dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran observasi aktivitas anak pada siklus I jumlah perolehan skor dengan katagori belum berkembang 38% (5 anak), katagori mulai berkembang 46% (6 anak), katagori berkembang sesuai harapan 14% (2 anak), dan katagori berkembang sangat baik 5% (1 anak). Sedangkan Pada siklus ke II untuk katagori belum berkembang 5% (1 anak) ,mulai berkembang 14% (2 anak), katagori berkembang sesuai harapan adalah 45% (6 anak) katagori berkembang sangat baik adalah 36 % (5 anak). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional raba-raba dapat meningkatkan sosial emosional anak karena pada proses permainan tersebut melibatkan anak untuk saling berinteraksi.
Keywords
Permainan Raba-Raba Sosial Emosional
References
Acep Yoni, Herry Purwanto, & Sri Kunthi Ambarwati. (2010). Menyusun Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Familia.
Ahmad, Anizar. Johari, Effendi.2012. Bermain Dan Permainan Anak Usia Dini.
Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala
Anas Sudijono 2010. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta : Rajawali Press Dirjen PAUD.
Anisah, A., Hayati, F., & Fitriani, F. (2021). Meningkatan perkembangan sosial emosional melalukegiatan mencetak dengan pasir di kelompok b1 tk cut nyak dhien, sigli. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 2(1).
Arikunto, Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian Sutu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Granedia Pustaka Utama.
Hartati Sofia 2005. Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Herlina, L., Hayati, F., & Fitriani, F. (2020). meningkatkan perkembangan sosial emosional melalui permainan bakiak pada anak kelompok a tk tgk chik di gogo kecamatan padang tiji kabupaten pidie. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 1(1).
Mulyasa, 2009. Praktik Tindakan Kelas, Bandung : Rosda Karya.
Peranturan Menteri dan Kebudayaan Republik Indonesia No 137 Tahun 2014
Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini
Setiawan, M. Hery yuli. 2006. Melatih Keterampilan Sosial Anak Usia Dini
Melalui Permainan Tradisional Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran.volum 5 januari.(online).(www.google.cendikia.ac.id) diakses 13 Mei 2020.
Siti Aisyah, dkk 2010. Perkembangan dan Konsep Dasar Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sujiono dan Sujiono.2010. Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak.
Jakarta: PT. Indeks
Sujiono, Yuliani Nurani, 2011. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: PT. Indeks.
Susanto, Ahmad. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana.