HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP SELF CARE PADA LANSIA DENGAN REUMATIK DI DESA PAYA DUA KEUCAMATAN PEUDAWA RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR
Abstract
Latar Belakang : Rematik merupakan suatu penyakit yang telah lama dikenal dan tersebar luas diseluruh dunia yang secara simetris mengalami peradangan sehingga akan terjadi pembengkakan, nyeri dan ahirnya menyebabkan kerusakan bagian dalam sendi dan akan mengganggu aktivitas/pekerjaan penderita. Pemenuhan perawatan diri (self care) dipengaruhi faktor kematangan usia, tingkat pengetahuan atau pendidikan, kemampuan dan dukungan keluarga. Tujuan : untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap self care pada lansia dengan reumatik di desa Paya Dua Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur tahun 2022. Metode penelitian : kuantitatif dengan jenis meto de korelasional. Sampel : berjumlah 40 responden dengan mengunakan teknik total sampling. Hasil penelitian : Dan dari hasil uji statistik dengan uji korelasional dengan spss didapatkan hasil korelasi hubungan antara dukungan keluarga dengan self care penderita reumatik dengan signifikasi .000 ≤ 0,05 sehingga sesuai dengan criteria bisa disimpulkan bahwa HA diterima yang artinya dukungan keluarga memiliki hubungan yang singnifikan dengan self care penderita reumatik. Kesimpulan :hubungan dukungan keluarga dan self care dikategorikan mendukung ,. Saran : Diharapkan agar tetap mampu mengontrol pola makan sikapnya untuk tetap menjaga pola makan dengan baik dan selalu menjaga kesehatan.
Keywords
dukungan self care reumatik lansia
References
DAFTAR PUSTAKA
Alligood, M. R. 2017. Nursing theory & their work (8th ed). The CV Mosby Company St. Louis. Toronto. Missouri: Mosby Elsevier. Inc
Anderson, E., & Shivakumar, G. 2013. Effectas of exercise and physical activity on anxiety. Frontiers in physchiatry, Volume 4, 10-13. http://doi.org/10.3389/fpsyt.2013.00027.
Artinawati,S. 2014. Asuhan keperawatan gerontik. Bogor :IN MEDIA
Andarmoyo (2014). Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri, Ar- Ruzz, Yogyakarta.
Aqila Athala. 2013. “Faktor Risiko Terjadinya Rematik Artritis Pada Lansia.” Faktor Risiko Terjadinya Rematik Artritis Pada Lansia. Mandiangin Tahun 2012 3(2): 17–26.
Bawaroni, F., Rottie, J., & Malara, R (2017). Faktor-Faktor yang berhubungan Dengan Kekambuhan Penyakit Reumatik Di Wilayah Pukesmas Beo Kabupaten Talaud –e-journal keperawatan ,Vol. 5 No. 1. Mei 2017
Friedman, M. (2013). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori & Praktik, Edis ke 5. Jakarta: EGC.
Hidayat. Perawatan diri sendiri untuk mempertahankan kesehatan. Jakarta: selemba Medika. 2. (2009).
Jingru et al., 2018. Nursing care management in hospital settings: the building of a construct. Journal of Nursing. www.scielo.br/reeusp. 6.
Maryam, Set al, Mengenal dan Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Selemba Medica. 2013
Masruroh, A. N., & Muhlisin, A. (2020). Gambaran Sikap dan Upaya Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga yang Menderita Rheumatoid Arthtritis di Desa Mancasan Wilayah Kerja Puskesmas Baki Kabupaten Sukoharjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta
Misgiyanto & Susilawati, (2014) Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Self Care Management Penderita Hipertensi di Posbindu Desa Kalierang Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo.
Muhlisin, A. (2016). Hubungan antara Fungsi Keluarga dengan Postpartum Blues pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerya Puskesmat Tladan Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Universitas Muhammadiyah Surakarta
Muttaqin, arif. 2013. Buku Saku Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta: EGC
Ningsih & Lukman, 2013). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan. Sistem Muskuloskeletal. Jakarta : Salemba Medika
Notoatmojo, Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 2012.
Nugroho, W.H. Keperawatan gerontik &geriatri edisi 3.jakarta :EGC
Nurwulan, E. (2017). Pengaruh Senam Rematik terhadap Tingkat Nyeri Sendi pada Lansia Penderita Rheumatoid Arthritis, 1–15
Nursalam. (2016). Metodelogi penelitian kesehatan : Jakarta PT. Rineka cipta.
Padila.(2013). Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam.Nuha Medika:Yogyakarta.
RISKEDAS. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementrian Kesehatan RI.
Sakti, Muhlisin, 2019 dalam Masruroh, Muhlisin, 2020. Gambaran sikap upaya keluarga dalam merawat.jurnal kesmas Asclepius (JKA). (online), http://doi.org.31539/jka.1139, di akses pada tanggal 14 debruari 2021
Suarjana, 2014. Pengantar Keperawatan Keluarga. Jakarta: EGC. 2014.
Syam, Suir. 2012. “ Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Rematik Pada Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Tahun 2012 3(2): 17–26.
Tumenggung, I. (2013). Hubungan Dukungan Sosial keluarga dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Politeknik Kesehatan, Gorontalo.
Wachyu, N.F.A., Indarwati, R., Has, E.M.M. (2017) Hubungan Antara Dukungan Keluarga dan Self Care Management Lansia dengan Hipertensi di Posyandu Lansia Kelurahan Manyar Sabrangan Surabaya. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi Pendidikan NersFakultas Keperawatan. Universitas Airlangga.
Yenni. (2013). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Karakteristik Lansia dengan Kejadian Stroke pada Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Perkotaan Bukit Tinggi. Tesis: Fakultas Ilmu Keperawatan Program Pasca Sarjana Ilmu Keperawatan Depok.