HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 DENGAN KECEMASAN MASYARAKAT DALAM PENYUNTIKKAN VAKSIN DI DESA BLANG KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA
Abstract
Kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya pertama kali dilaporkan di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina pada Desember 2019. Penyakit ini berkembang sangat pesat dan telah menyebar ke berbagai provinsi lain di Cina, bahkan menyebar hingga ke Thailand dan Korea Selatan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Berdasarkan laporan WHO, pada tanggal 30 Agustus 2020, terdapat 24.854.140 kasus konfirmasi Covid-19 di seluruh dunia dengan 838.924 kematian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan kecemasan masyarakat dalam penyuntikkan vaksin. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain studi “cross sectional”, dengan sampel sebanyak 37 orang dengan cara total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4 sampai dengan 6 Agustus 2021 dengan metode pengukuran penyebaran kuesioner.Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji chi square.Hasil analisisunivariat diperoleh bahwa pengetahuan tentang Covid-19 di Desa Blang Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara sebagian besar pada kategori cukup berjumlah 23 orang (62,2%) dan kecamasan masayarakat dalam penyuntikkan vaksin di Desa Blang Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara sebagian besar pada kategori kecemasan ringan berjumlah 21 orang (56,8%) sedangkan hasil analisis bivariat diperoleh bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang Covid-19 dengan kecemasan masyarakat dalam penyuntikkan vaksindengan nilai p value0.000. Diharapkan kepada responden agar dapat menambah wawasan tentang Covid-19sehingga masyarakat bersedia untuk patuh melakukan vaksin sesuai dengan anjuran pemerintah.
Keywords
Tingkat Pengetahuan tentang Covid-19, Kecemasan Masyarakat dalam Penyuntikkan Vaksin
References
Agustini, A. (2014). Promosi Kesehatan. Yogyakarta : Deepublish Publisher
Aidah, S.N. (2020). Bacaan Wajib! 72 Pertanyaan Seputar Covid. Yogyakarta : KBM Indonesia.
Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Augla, C. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Covid-19 terhadap Tingkat Stres dan Kecemasan pada Mahasiswa Farmasi Universitas Sumatera Utara. Diakses pada tanggal 15 Mei 2021. Dari : http://www.repositori.usu.ac.id
Depkes, RI. (2015).Buku Ajar Imunisasi. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan
Dinkes Aceh (2021). Kasus Covid-19 di Aceh Bertambah 67 Orang, Tiga Meninggal Dunia. Diakses pada tanggal 9 Mei 2021. Dari : http://www.dinkes.acehprov.go.id
Fitriani, N.I. (2020). Tinjauan Pustaka Covid-19 : Virologi, Patogenesis dan Manifestasi Klinis. Diakses pada tanggal 5 Mei 2021. Dari : http://www.ejurnalmalahayati.ac.id
Gunarsa, S. (2015). Psikologi. Jakarta : Gunung Mulia.
Handayani, S. dkk. (2015).Ketrampilan Imunisasi. II ed. Solo: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Hardiyati (2020). Dampak Psikologi Akibat Pandemi Covid-19 Diduga Akan Bertahan Lama. Diakses pada tanggal 22 April 2021.Dari : http://www.bbc.com
Kemenkes, RI. (2013). Program Kebijakan Imunisasi Ibu Hamil, Bayi dan Batita di Indonesia. Jakarta : Dirjen PP dan PL.
Khairuddin (2014). Sosiologi Keluarga. Yogyakarta : Liberty.
Kristini, dkk. (2014). Faktor-Faktor Risiko Kualitas Pengelolaan Vaksin Program Imunisasi yang Buruk di Unit Pelayanan Swasta (Studi Kasus di Kota Semarang). Semarang: Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.
Malint (2020). Memahami Karakter Virus dan Penyakit Covi-19. Diakses pada tanggal 22 Mei 2021. Dari : https://www.bebas.kompas.id/
Mardjan (2016). Pengaruh Kecemasan pada Kehamilan Primipara Remaja. Pontianak : Abrori Institut.
Mavimbe & Bjune, G. (2014). Imunisasi dan Vaksinasi. Yogyakarta: Nuha Medika.
Nelson, W.E. (2013). Ilmu Kesehatan Anak (15 ed., Vol. 2). Jakarta: EGC.
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Nurmala, I. dkk. (2018). Promosi Kesehatan. Surabaya : Airlangga University Press.
Pratikwo, dkk. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Desa Kenteng Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Diakses pada tanggal 25 April 2021.Dari : http://www.repository2.unw.ac.id
Rusman, dkk. (2021). Kasus Covid-19 Bertambah 4 Ribu Lebih. Diakses pada tanggal 19 April 2021.Dari : http://www.kemkes.go.id
Soetomo (2015). Strategi-Strategi Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Stuart, G.W. & Sundeen (2014). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC.
Supriatun (2020). Cara Penyebaran Virus Corona Covid-19 Menurut WHO. Diakses pada 12 Mei 2021.Dari : https://theconversation.com/
Syahruni, S. (2021). Faktor yang Mempengaruh Dampak Psikososial, Kecemasan Perawat dalam Menangani Pasien Corona Virus 19 d Rumah Sakit. Diakses pada tanggal 20 April 2021.Dari : http://www.repository.unhas.ac.id
Wangmuba (2014). Kecemasan dan Psikologi. Diakses pada tanggal 27 April 2021. Dari : http://www. etheses.uin-malang.ac.id
Wasito &Wuryastuti, H. (2020). Corona Virus. Yogyakarta : Lily Publisher.
WHO (2020). Coronavirus disease (COVID-19). Diakses pada tanggal 13 April 2021. Dari : http://www.who.int
WHO (2013).10 facts on immunization. Diakses pada tanggal 13 April 2021. Dari : http://www.who.int