MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B3 MELALUI KEGIATAN MENGANYAM DI TKIT AL - LATIF
Abstract
Latar belakang masalah, Metode yang digunakan terlau menonton (tidak menarik) media yang digunakan dalam kelas sangat terbatas, guru kurang kreatif. kurangnya kegiatan motorik halus yang diberikan untuk anak. Rumusan masalah pada penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut: Apakah kegiatan menganyam dapat meningkatkan motorik halus kelompok B3 di TKIT Al- Latif? Adapun jenis penelitian yang digunakan adalan penelitian tindakan kelas, Subjek pada penelitian ini adalah anak di TKIT AL- Latif yang berjumlah 28 anak, yaitu 13 anak perempuan, 15 anak laki-laki, dengan rentang usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang digunakan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peningkatan motorik halus anak dapat di lihat dari hasil penelitian sebagai berikut : Hasil rata-rata siklus I perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam, (BB) 6 anak atau 21%, (MB) 6 anak atau 21 %, (BSH) 8 anak atau 29% dan (BSB) 8 anak atau 29%. Hasil rata-rata siklus II, (BB) 1 anak atau 4 %, (MB)1 anak atau 4 %, (BSH) 2 anak atau 7 % dan BSB) 24 anak atau 85%. Simpulannya melalui kegiatan menganyam dapat meningkatan motorik halus anak .
Keywords
Kata Kunci : Motorik Halus, Kegiatan Menganyam
References
DAFTAR PUSTAKA
Aminah. 2013. Kerajinan Menganyam Untuk Anak Usia Dini. (Yogyakarta: Pripoenbooks)
Eliyawati, Pemilihan dan Pengembangan Sumber Belajar Untuk Anak Usia Dini.
(Jakarta: Depdiknas, 2010), h. 27-28
Hajar Pamadhi. 2014. Seni Ketarampilan Anak. (Jakarta: universitas terbuka) Jamal
Hamzia Marie, & Febi Nursafitri,2022. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. TK Rahmat Sigi sidera Sulawesi Tengah
Laurens Seba. 2016. Perkembangan Motorik Pengantar Teori Dan Implikasinya dalam Belajar, (Bandung : Alfabeta)
Lindiya Dan Olvista. 2010. Pengertian Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Usia 4-5 Tahun, (Jakarta: Erlangga)
Margono. 2010. Keterampilan Anyaman Bambu dan Rotan. (Semarang: CV. Aneka Ilmu, 2010)
Muharrar, Syakir. Kreasi Kolase, Montase, Mozaik Sederhana. (Esensi: Penerbit
Erlangga, 2013), h. 14
Mursid. 2015. Belajar dan Pembelajaran PAUD, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya)
Pamadhi, H. dkk. 2014. Seni keterampilan anak. (Jakarta: Universitas Terbuka)
Rosyida Labonati. 2015. Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Metode Pemberian Tugas Pada Kelompok B Di TK Al- Khairaat Lolu, Jurnal Publikasi Universitas Taduloka)
Slamet Suyanto. 2011. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini, (Yogyakarta: Depdiknas)
Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian, (Jakarta: PT Rineka Cipta) Sukintaka. 2001. teori pendidikan jasmani, (Solo: Esa Grafika )
Sumanto. 2013. Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak Sekolah Dasar, (Yogyakarta: Depdiknas)
Suryadi. 2014. Teori Kemampuan Motorik Halus Melalui Anyaman, (Bandung: Rosdakarya)
Yanuar. 2010. Belajar Motorik, (Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti)
Yuni Wulandari dkk, Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Pada Anak Kelompok A Di TK Dharma Bakti Sosial Kudo Jombang. Tesis (PG- PAUD Universitas Negeri