MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN DI KELOMPOK B TKN BUSTANUL ILMI
Abstract
Dimana peningkatan rasa percaya diri anak masih yang diharapkan khususnya pada aspek meningkatkan rasa percaya dirianak , anak masih belum berani tampil depan kelas, memberikan pendapat tau ide, berinteraksi dengan teman-teman, berdiskusi dengan sesama teman. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalan Penelitian Tindakan Kelas(PTK), dengan subjek penelitian anak kelompok B dengan jumlah 20 anak. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase yaitu pengolahan data yang dikumpulkan melalui observasi. Maka rumusan masalah, Apakah Kegiatan bermain peran dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak TKN Bustanul Ilmi dengan subjek penelitian anak kelompok B dengan jumlah 20 anak, penelitian pada semester II bulan Juni 2021. Tujuan penelitian adalah untuk melihat peningkatan rasa percaya diri anak melalui bermain peran Di kelompok B TKN Bustanul Ilmi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peningkatan rasa percaya diri anak dapat di lihat dari hasil penelitian sebagai berikut : Pratindakan,(BB) 8 anank atau 40%, (MB) 6 anak atau 30%, (BSH) 3 anak atau 15%, (BSB) 3 annak atau 15%. Siklus I, (BB) 4 anak atau 20%, (MB) 5 anak atau 25 %, (BSH) 5 anak atau 25% dan (BSB) 6 anak atau 30%. Siklus II, (BB) 1 anak atau 5 %, (MB)1 anak atau 5 %, (BSH) 1 anak atau 5 % dan BSB) 17 anak atau 85%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rasa percaya diri anak melalui bermain peran dapat meningkatkan rasa percaya diri anak kelompok B TKN Bustanul Ilmi Kabupaten Pidie. Kesimpulan terakhir Rasa percaya diri perlu diterapkan untuk meningkatkan Rasa percaya diri di kelompok b TKN Bustanul Ilmi.
Keywords
Kegiatan Bermain Peran, peningkatkan Rasa Percaya diri
References
Afiatin dan Martaniah, Peningkatan Kepercayaan Diri melalui Konseling Kelompok, Jakarta: Psikologika, 2010.
Al-Qur'anul Karim, Bandung: Sygma, 2012.
Aqib, Zainal dan Sujak, Panduan dan Aplikasi Pendidikan Karakter, Bandung: Yrama Widya, 2011.
Aqib, Zainal, Pedoman Teknis Penyelenggaraan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Bandung: Nuansa Aulia, 2011.
Arikunto, Suharsimi, dkk, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Bumi Aksara, 2015.
Ernawulan syaodih, 2010. Perkembangan Anak Usia Dini(6-8 tahun).
Fadhillah, M., Buku Ajar Bermain & Permainan Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana, 2017.
Ghufron, Muhammad Nur dan Risnawati, Rini, Teori-teori Psikologi, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2010.
Hakim, Thursan, Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri, Jakarta: Puspaswara, 2010. Lwin, May, dkk, Cara Mengembangkan Berbagai Komponen Kecerdasan, Terj.
Christine Sudjana, Jakarta: Indeks, 2010.
Harley, Meningkatkan Kecerdasan Linguistik Melalui Bermain Peran, Jakarta
Mashar, Riana, Emosi Anak Usia Dini Dan Strategi Pengembangannya, Jakarta: Kencana, 2015.
Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung. : PT. Remaja Rosdakarya.
Pearce, Menumubhkan Kepercayaan Diri Melalui Buku Cerita. Jakarta, 2015
Syaifullah, Ach.,Tips Bisa Percaya Diri, Jogjakarta: Garailmu, 2010. Tedjasaputra, Mayke S., Manfaat Bermain: Bermain, Mainan, dan Permainan,
Jakarta: Grasindo, 2012.
Sanjaya. 2016. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses. pendidikan. Jakarta: Prenada media Group.
Thantaway,Psikologi Bermain Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana Prenada Media, 2010
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung: Fokus Media, 2014.
Yuliani Sujiono, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta Indeks, 2014
Yusep Nur Jatmika, Ragam Aktifitas Untuk Plygroup. Yogjakarta: Diva Press 2012