UBBG Institutional Repository
  • Browse
    • Final Year Projects
    • Books by Lecturers
    • Other Books
    • Internal Proceedings
    • External Proceedings
    • Campus Magazines
    • News Clippings
    • Social Media Clippings
    • Articles by Lecturers
    • Inauguration Speech
    • Research Reports
    • Community Service Reports
  • Prodi Index
  • Year Index
  • Our Library
  • OPAC
  • Policies
  •   Advanced Search

Advanced Search

How to cite  

Yanti, R. (2018). PENERAPAN MODEL CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTION, EXTENDING) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH (Undergraduate thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena). Retrieved from https://repository.bbg.ac.id/handle/1287.
Yanti, Ramala. “PENERAPAN MODEL CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTION, EXTENDING) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH.” Undergraduate thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena, 2018, https://repository.bbg.ac.id/handle/1287.

PENERAPAN MODEL CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTION, EXTENDING) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH

Thumbnail

View/Open

F0514010W.pdf (910 KB)

Issue Year

2018

Author(s):

Ramala Yanti

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat diartikan sebagai suatu kemampuan siswa dalam menyampaikan sesuatu yang diketahui melalui peristiwa saling berhubungan (dialog) yang terjadi di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP di Banda Aceh dalam model pembelajaran CORE, sedangkan subjek penelitian ini memiliki kriteria kemampuan yang berbeda-beda terdiri dari 2 siswa tinggi, 2 siswa sedang, dan 2 siswa rendah, pemilihan subjek dilakukan dengan pemberian pos-test. Hasil dari penelitian ini adalah melihat kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan model CORE. Setelah diterapakan model CORE dalam proses belajar mengajar di temukan bahwa siswa lebih aktif dalam belajar. Diantaranya dapat menimbulkan semangat belajar, siswa merasa lebih dekat dengan teman-temannya dan timbulnya suasana yang tidak kaku dalam belajar berdasarkan wawancara pada tes lisan. Dalam setiap pertemuan keaktifan siswa cenderung meningkat, hal ini dilihat dari antusias siswa dalam bertanya dan memberikan tanggapan. Dengan keaktifan belajar maka berdampak pada hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Model pembelajaran CORE hendaknya dapat dipertimbangkan sebagai salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru dalam pelajaran matematika karena dapat membantu melatih kemampuan komunikasi matematik siswa.


Keywords

Komunikasi Matematis, Model CORE, Sistem Persamaan Linier Dua Variabel

References

Abdurahman, M. 2006. Intisari Matematika SMP: Ringkasan Materi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Ansari, B. 2009. Komunikasi Matematika Konsep dan Aplikasi. Banda Aceh: Yayasan Pena

--- . 2016. Komunikasi Matematik Strategi Berfikir dan Manajemen Belajar Konsep dan Aplikasi. Banda Aceh: Yayasan Pena

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta

--- . 2012. Dasar –Dasar Evaluasi Pendidikan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara

Azizah, L. 2.012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model CORE Bernuansa Kontruktivistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi matematis. Universitas Negeri Semarang

Badan Standar Nasional pendidikan (BSNP). 2006. Standar Isi KTSP Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP

Depdiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Sekolah Menengah Atas. Jakarta

Deswita, R. 2015. Penerapan Model Pembelajaran CORE dengan Pendekatan Scientific Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Koneksi Matematis Serta Self- Efficacy Siswa SMP. Perpustakaan UPI. Universitas Pendidikan Indonesia

Fathani, H.A. 2009. Matematika Hakikat & Logika. Yogyakarta: Ar-ruzz Media Group

Hariyanto. 2016. Penerapan Model CORE Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matenatik Siswa. Jember: Jurnal Gammath

Izwita, D. 2014. Profil Keakuratan Komunikasi Matematis Mahasiswa Calon Guru Ditinjau Dari Perbedaan Gender. Jurusan Matematika. Universitas Negeri Medan

Nuharini, D. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Nurhadi, dkk. 2003. Strategi Pembelajaran dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang

Ratumanan, TG. 2004. Belajar dan Pembelajaran. Surabaya. Unessa Universitas Press

Russfendi, E.T. 1991. Penilaian Pendidikan dan Hasil Belajar Khususnya Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Guru dan Calon Guru. Bandung: Tersito

Sagala, S. 2007. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Saryono. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Bindang Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika

Suharso , dan Ana, R. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Lux. Semarang: CV. Widya Karya

Suherman, E, dkk. 2014. Penerapan Model Pembelajaran CORE Pada Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Mematika. Padang: FMIPA UNP

Utari, S. 2005. Pembelajaran Matematika Untuk Mendukung Pelaksanaan Kurikulum Tahun 2002 Sekolah Menengah. Pendidikan Matematika. FMIPA Universitas Negeri Gorontalo

Wardika, W. 2015. Penerapan Model CORE Meningkatkan Hasil Aktivitas Belajar Perakitan Komputer. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha

URI

https://repository.bbg.ac.id/handle/1287

Collections

  • Final Year Projects S1 PMAT

Browse

Main Collections Final Year Projects (1023)Books by Lecturers (10)Other Books (514)Internal Proceedings (160)External Proceedings (99)Campus Magazines (32)News Clippings (49)Social Media Clippings (3)Articles by Lecturers (2)Inauguration Speech (5)Research Reports (566)Community Service Reports (531)

© 2026 UBBG Institutional Repository