ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KUMPULAN CERPEN OMG, MY MOM KARYA ADE OKTAVIYARI, DKK
Abstract
Penanaman nilai pendidikan tidak hanya dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan formal saja, tetapi juga melalui media cetak salah satunya cerpen. Cerpen memiliki pesan sarat akan nilai yang digunakan mentransformasikan nilai pendidikan karakter. Rumusan masalah yaitu bagaimanakah nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kumpulan cerpen OMG, My Mom karya Ade Oktiviyari, dkk?. Tujuan penelitian mendiskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kumpulan cerpen OMG, My Mom karya Ade Oktiviyari, dkk. Metode penelitian adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian yaitu nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan cerpen OMG, My Mom. Sumber data yaitu cerpen OMG, My Mom karya Ade Oktiviyari, dkk, yang terdiri dari 17 judul. Teknik pengumpulan data meliputi (1) penentuan unit analisis (membaca secara cermat cerpen OMG, My Mom dan memberikan tanda pada kalimat yang dianalisis), (2) Pencatatan data (mencatat kalimat yang berhubungan dengan nilai pendidikan karakter), dan (3) pengisian data di dalam tabel. Teknik analisis data yaitu mengidentifikasi, seleksi dan klasifikasi terhadap nilai-nilai pendidikan karakter, Hasil penelitian terdapat beberapa nilai pendidikan karakter di dalamnya, yaitu (1) religius, “Alhamdulillah, hasilnya lumayan juga. sehari bisa dapat dua puluh ribu”. (2) Disiplin, “Mama orangnya sangat on time”. (3) Kerja keras, “tengah malam, sekira jam setengah satu amak masih mengulek sambal di dapur”. (4) Kreatif, “Bunda mendesain presentasinya dalam power point”. (5) Mandiri, “emak memilih naik es kalator lagi ke lantai-lantai berikutnya dengan gaya sendiri”. (6) Rasa ingin tahu, “satu semester aku belajar membentuk huruf-huruf ini”. (7) Semangat kebangsaan, “karakter Teuku Umar, yang gagah dan berani dan pantang menyerah melawan penjajah”. (8) Menghargai prestasi, “Kalau aku yang menang. Mama akan membelikan aku sepatu baru dan membuatkan dendeng special untukku”. (9) Bersahabat/komunikatif, “Mimmy pun menyapa ibu itu, kami numpang lewat sini ya”. (10) Gemar membaca, “baca komik yang semalam belum kelar”. (11) Peduli sosial, “masakan yang banyak itu akan diantar ke tetangga”. (12) Tanggung jawab, “Ibu sangat gigih jika harus menyuruhku minum obat”. Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat 12 nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen OMG, My Mom karya Ade Oktiviyari, dkk yang keseluruhan nilai tersebut merupakan nilai-nilai kebaikan yang dapat diteladani. Saran peneliti, nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalan Cerpen OMG, My Mom ini dapat dijadikan referensi dalam menerapkan nilai pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sekolah.
Keywords
nilai pendidikan karakter, cerpen
References
Aqib, Zainal. 2012. Ikhtisar Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung:
Yrama Widya.
Arifin, Zainal. 2012. Pengantar Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Asmani, Jamal Ma'mur. 2013. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Jogjakarta: DIVA Press.
Azis, Hamka Abdul. 2012. Karakter Guru Profesional. Jakarta: Al-mawardi
Prima.
Azzet, Akhmad Muhamimin. 2011. Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia. Revitalisasi Pendidikan Karakter terhadap Keberhasilan belajar dan Kemajuan Bangsa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Daryono. 2011. Pengantar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Jakarta: Rineka Cipta.
Endraswara, Suwardi. 2008. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka
Widyatama.
Fitri, Agus Zaenal. 2012. Pendidikan Karakter Berbasis Nilai & Etika di Sekolah.
Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Fitri, Nelvi. 2013.Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia. (online) (http://ejournal.unp.ac.id/index.php/pbs/article/viewfile/1339/1165, diakses 20 Oktober 2018.
Hamid, Mukhlis. 2007. Sastra dan Problematika Pembelajarannya di Aceh.
Jakarta: Mitra Media.
Haryadi, 2011. Peran Sastra dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Yogyakarta:
Jurnal.
Kanzunuddin, Mohammad. 2012. Peran Sastra Dalam Pendidikan Karakter.
Jakarta: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Muria Kudus.
Keraf, Gorys. 2010. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Kosasih, E. 2004. Kompetensi Ketatabahasaan dan Kesusastraan. Bandung:
Cyrama Widya.
Liestianah, Shinta. 2016. Analisis Nilai Karakter Cerpen Dalam Buku Bina
Bahasa dan Sastra Indonesia. (online) (http://ejournal.unnes.ac.id/index.php/pbs/article/viewfile/, diakses 21 Januari 2019.
Margono. 1997. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Moleong J Lexy. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
_____________. 2007. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Mu'in, Farchul. 2016. Pendidikan Karakter: Konstruksi Teoritik & Praktik.
Jogjakarta: ArRuzz Media.
Nurgiyantoro, Burhan. 2012. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah MadaUniversity Press.
Oktiviyari, Ade, dkk. 2013. OMG, My Mom!. Banda Aceh: Kamoe Publishing House.
Purba, Antilan. 2008. Sastra Bangsa Indonesia. Medan: USU Press.
Purwandari, Retno. 2015. Buku Pintar Bahasa Indonesia. Yogyakarta:
Istana Media.
Sikana, Mana. 2008. Teori Sastra Kontemporer. Singapura: Pustaka Karya.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Susanto, Dwi. 2012. Pengantar Teori Sastra. Yogyakarta: CAPS.
Syarbini. 2012. Buku Pintar Pendidikan Karakter. Jakarta: As@-prima pustaka.
Tampubolon. 2015. Kemampuan Membaca Teknik Membaca Efektif dan Efisien.
Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 2012. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.
Bandung: Angkasa.
Thahar, Haris Effendi. 2008. Kiat Menulis Cerpen. Bandung: Angkasa.
Wirianto, Dicky. 2013. Meretas Pendidikan Karakter : Perspektif Ibn Maskawaih dan John Dewey. Banda Aceh: Pena.
Zakiyah, Qiqi Yuliati. 2014. Pendidikan Nilai Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Jawa Barat: Pustaka Setia.
Zubaedi. 2011. Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.