HUBUNGAN MINAT DAN PERFORMANCE TERHADAP KEAKTIFAN DALAM MENGIKUTI MATA KULIAH PRAMUKA DI STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH
Abstract
Menurut hasil pengamatan awal peneliti lakukan terutama untuk melihat sejauh mana hubungan antara minat dan perfotmance terhadap keaktifan dalam mengikuti matakuliah pramuka di STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh. Dimana hasil observasi awal selama sebulan menujukan bahwa minat dan performancen mahasiswa dalam mengikuti matakuliah pramuka masih kurang aktif ini sesuai dengan data observasi penelitian lakukan dari 5 prodi, jumlah mahasiswa keseluruhan 150 hanya 75 yang aktif dalam mengikuti matakuliah pramuka. Oleh karena itu peneliti terasa tertarik merumuskan judul penelitian “Hubungan Minat Dan Performance Terhadap Keaktifan Dalam Mengikuti Mata Kuliah Pramuka Di STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh”. Tujuan pada penelitian ini diarahkan untuk mengetahui hubungan Minat Dan Performance Dalam mengikuti pembelajaran pramuka terhadap Keaktifan mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Pramuka dengan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 15% yaitu 30 mahasiswa. Hasil penelitian diketahui minat Mahasiswa dalam Mengikuti Mata Kuliah Pramuka Di STKIP Bina Bangsa Getsempena dengan rata-rata minat 65,5 dan diperoleh standar deviasi Minat adalah 8,30. Sedangkan hasil Performance Mahasiswa dalam Mengikuti Mata Kuliah rata – rata 33,76 dan standar deviasi sebesar 3,811. Dan hasil rata - rata Keaktifan Mahasiswa yaitu 54,133 dan standar deviasi sebesar 5,506. Dari perhitungan koefisien determinasi kontribusi minat, Performance terhadap Keaktifan Mahasiswa dalam Mengikuti Mata Kuliah Pramuka diperoleh sebesar 19%. hasil analisis, maka diperoleh nilai Hubungan antara minat, Performance terhadap Keaktifan, diperoleh bahwa nilai korelasi sebesar 0,587 dengan kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa minat, performance dengan keaktifan memberi hubungan dalam mengikuti matakuliah pramuka sebesar 42,9% dan sisanya 57,1% berhubungan dengan faktor-faktor lain.
Keywords
Minat, Performance, Keaktifan, Pramuka
References
Andri BOB Sunardi. (2006). Boyman, Ragam Latih Pramuka. Bandung: Nuansa.
Muda.
Arikunto, S. 2010. Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi. Revisi).
Jakarta : Rineka Cipta.
Azwar, S. (2013). Penyusunan skala psikologi edisi 2. Yogyakarta: Pustaka. Pelajar
Byars, L I. dan Leslie W. Rue. (2006). Human Resource Management 8th. Edition.
McGrawDepartemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta:
Balai Pustaka.
Dewa Ketut Sukardi.1984. Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Bina Aksara
Donowardojo dan M. Djauhari (1995:23), membina Pramuka Siaga. Bandung : PT.
Remaja Rosdakarya.
Gunarsa, Singgih D. 2004, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta :
Gunung. Mulia.
Hugiono dan Poerwantana (2000), Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: PT Bina
Aksara.
Hurlock,E.B.1993. Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang
kehidupan (edisi kelima). Jakarta: Erlangga
Jonson, 1990, Securities Market and pricing evidence from a developing capital
market in asia. Logman singapore Publisher LTd, singapore
McDonald, V.N, & P.J Lawton. 1977. “Improving Management Performance: The.
Contributions of Productivity and Performance Measurement”. Local
Melinda, Elly Sri. (2013). Pendidikan Kepramukaan: Implementasi Pendidikan.
Mursitho, Joko.2010. Upaya Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kegiatan
Pembina Pramuka, Kwarcab Kulon. Progo Kulonprogo
Nawawi, H. Hadari. 1983. Metode Penelitian Deskriptif. Gajah Mada University.
Press
Nurkancana, Wayan dan PPN. Sumartana 1986. Evaluasi Pendidikan, Cet. IV,
Surabaya: Usaha Nasional,
Nystrom, PC. dan Starbuck, WH. 1981. Handbook of Organizational Design. New
York
Poerbakawatja dan A. H. Harahap 1981, Ensiklopedi Pendidikan Jakarta: Gunung
Agung
Sudjana, Nana . 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT.
Remaja Rosdakarya.
Sudjana. 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.
Sugiyono, 2007, Metodologi Penelitian Bisnis, PT. Gramedia, Jakarta
Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta : PT Rineka.
Cipta
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Penjelasan Umum.
Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang
Teguh Wangsa Gandhi HW, Filsafat Pendidikan (Mazhab-mazhab Filsafat
Pendidikan), Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2013) hlm. 62-63.
Mahfud Junaedi, Ilmu Pendidikan Islam (Filsafat dan Pengembangan), (Semarang: Rasail
Media Groub, 2010) hlm. 85-88.
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Buku Pedoman Kursus Pembina Pramuka Mahir
Tingkat Dasar,(Jakarta: Penerbit Kwartir Nasional, 2011) hlm. 15.
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Buku Pedoman Kursus Pembina Pramuka Mahir
Tingkat Dasar..... hlm. 15.