PENGARUH LATIHAN TEKNIK DASAR MENGGUNAKAN TALI KARET TERHADAP KETEPATAN MEMEMANAH PADA ANAK USIA DINI CLUB WIN ARCHERY
Abstract
Olahraga panahan tidak banyak menuntut keterampilan gerak. Panahan sejatinya merupakan olahraga yang sederhana. Untuk mendapatkan ketepatan yang tinggi, perlu adanya konsistensi. Dalam olahraga panahan ketepatan adalah komponen yang harus dimiliki oleh seorang atlet agar dapat menedapatkan sasaran yang baik saat memanah. Rumusan rumusan masalah adalah sebagai berikut. “Adakah Pengaruh Latihan Teknik Dasar Mengunakan Tali Karet Terhadap Ketepatan Memanah Pada Anak Usia Dini Club Win Archery. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan serta membuktikan Pengaruh Latihan Teknik Dasar Mengunakan Tali Karet Terhadap Ketepatan Memanah Pada Anak Usia Dini Club Win Archery. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Adapun sampel yang digunakan adalah seluruh atlet pemula Club Win Archery berjumlah 5 orang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest dengan sampel 5 atlet memiliki nilai rata-rata 266,8 dan postes 281,2. Dan nilai standar diviasi prites yaitu 22,25 dan postes 19,11. hasil analisis diatas, maka diperoleh nilai pengaruh antara Latihan menarik karet pada atlet Atlet pemula Club Win Archery, diperoleh bahwa nilai tersebut sebesar 0,166. perhitungan koefisien determinasi untuk mengetahui kontribusi Latihan Tarik karet terhadap ketepatan memanah. Maka KP = t2 x 100% = 0,166 x 100% = 0,027. Maka dapat disimpulkan bahwa koefisien diterima dengan persentase 2,7%. Hal ini menunjukkan bahwa Latihan menarik karet bisa memberi hubungan terhadap pada atlet Atlet pemula Club Win Archery sebesar 2,7% dan sisanya 97,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Keywords
Latihan Teknik Dasar, Tali Karet, Ketepatan Memanah
References
Al Humaid, M., & Wiechula, R. (2017). The experience of adult patients who have tracheostomy tubes in situ: A systematic review. Saudi Critical Care Journal, 1(1), 24.
Apta Mylsidayu dan Febi Kurniawan. 2015. Ilmu Kepelatihan Dasar. Bandung : CV Alfabeta
Arikunto, S. 2002. Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arisman, A. (2018). Pengaruh Metode Latihan Sirkuit terhadap Keterampilan Memanah. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga (JPJO), 2(1). https://doi.org/10.31539/jpjo.v2i1.489
Badudu & Zain. (2001). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Pustaka Sinar. Harapan.
Beachle, T. R. (2000). Roger W. Earle Essentials of Strength Training and Conditioning, 648.
Davies A C. (2015). National Talent Development Programme Talent Guide 2015-2017. Inggris: Archery GB. Lilleshall National Sports Centre.
Djoko Pekik Irianto. (2004). Pedoman praktis berolahraga. Yogyakarta: Andi Offset.
Djoko Pekik Irianto. (2002). Dasar Kepelatihan. Yogyakarta : FIK UNY.
Hugiono dan Poerwantana ( 2000), Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: PT Bina Aksara.
Kamiński, J., Brzezicka, A., Mamelak, A. N., & Rutishauser, U. (2020). Combined Phase-Rate Coding by Persistently Active Neurons as a Mechanism for Maintaining Multiple Items in Working Memory in Humans. Neuron, 106(2). https://doi.org/10.1016/j.neuron.2020.01.032
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) 2001 Pelayanan. Hal 849.
Kurnia Dwi Aryani. (2017). pengaruh plank exercise terhadap daya tahan otot lengan dan akurasi memanah pada siswa sekolah dasar di Kota Yogyakarta. Yogyakarta: UNY
Louis Gottschalk (2000), Mengerti Sejarah, Depok: Yayasan Penerbit Universitas Indonesia.
Munawar Furqon dan Agus Kristiyanto. (2003) Prediksi Prestasi Panahan Ronde Nasional Berdasarkan Daya Tahan Otot Lengan, Ketajaman Penglihatan, dan Kecemasan pada Atlet PPLP Panahan Jawa Tengah. Tesis. UNS.
Nawir, Nukhrawi. 2011. Kontribusi Kekuatan Otot Tangan Dan Daya Tahan Otot Lengan Dengan Kemampuan Memanah Jarak 30 Meter Pada Atlet Panahan Sulawesi Selatan (Jurnal). Sulawesi Selatan: FIK UNM. Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Pelana, R., & Oktafiranda, N. D. (2017, April). Interpersonal communication link, perception kinesthetic and consistency motion achievement archery athletes. In THE 4 th INTERNATIONAL CONFERENCE ON PHYSICAL EDUCATION, SPORT AND HEALTH (ISMINA) AND WORKSHOP: ENHANCING SPORT, PHYSICAL ACTIVITY, AND HEALTH PROMOTION FOR A BETTER QUALITY OF LIFE (p. 691).
Pyke Frank (2013). Coaching Excellence. Amerika: Human Kinetics
Riko Adi Baskoro (2018) Pengaruh Bow Training Terhadap Daya Tahan Otot Lengan Dan Akurasi Memanah Anggota UKM Panahan UNY. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, 7(9).
Seraphim, N., Kaminski, L. A., Devries, P. J., Penz, C., Callaghan, C., Wahlberg, N., Silva-Brandão, K. L., & Freitas, A. V. L. (2018). Molecular phylogeny and higher systematics of the metalmark butterflies (Lepidoptera: Riodinidae). Systematic Entomology, 43(2). https://doi.org/10.1111/syen.12282
Sugiyono, 2017, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharjana. (2007). Latihan Beban. Yogyakarta: FIK UNY
Sukadiyanto. (2011). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Bandung: CV LUBUK AGUNG.
Texa (2012) Fundamentals Of Archery. texasarcheryacademy.org
Umboro, B. T. (2009). Tingkat Keterampilan Bolavoli Siswa Putra Kelas XI SMA Negeri 1 Pundong Bantul. Skripsi UNY.
Yudik Prasetyo (2011). Olahraga Panahan. Yogyakarta: CV Grafina Mediacipta.
Yulianto, D. D. S., & Hidayah, T. (2015). Pengaruh Latihan Hand Grip Terhadap Peningkatan Ketepatan Tembakan Anak Panah Ke Sasaran Trianggeltarget Face Pada Klub Panahan Mustika Blora Tahun 2013. Journal of Sport Science and Fitness, 4(2).