PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI TEKNIK DOLL SPEAK PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 10 BANDA ACEH
Abstract
Sumarniati. 2021. Peningkatan Keterampilan Bercerita melalui Teknik Doll Speak pada Siswa Kelas III SD Negeri 10 Banda Aceh. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Bina Bangsa Getsempena. Pembimbing I. Dr. Musdiani, M.Pd dan Pmbimbing II. Helminsyah, M.Pd. Belajar merupakan perubahan tingkah laku peserta didik melalui latihan dan pengalaman yang dilakukan secara aktif, sedangkan hasil belajar merupakan ilmu pengetahuan, perilaku, sikap atau keterampilan yang dibangun peserta didik berdasarkan apa yang telah dipahami dan dikuasai. Pembelajaran merupakan transfer of knowledge, yang dilakukan kepada peserta didik. Khususnya pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar mendapatkan alokasi waktu yang cukup. Dalam pembelajaran tersebut diberikan pengetahuan dan keterampilan berbahasa seperti mendengarkan atau menyimak, bercerita, membaca dan menulis, namun dari hasil observasi pembelajaran semester ganjil 2020/2021 dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia materi bercerita pada siswa kelas III SD Negeri 10 Banda Aceh diperoleh permasalahan yang terjadi yaitu keterampilan bercerita untuk menyampaikan suatu cerita seorang siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia masih sangat rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini akan dibahas tentang peningkatan keterampilan bercerita siswa kelas III SD Negeri 10 Banda Aceh dengan menerapkan teknik doll speak dalam pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan rancangan penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa proses pembelajaran bercerita menggunakan teknik doll speak pada siswa kelas III B terjadi peningkatan. Peningkatan produk bercerita dengan taknik doll speak dapat dilihat dari meningkatnya penilaian terhadap keterampilan bercerita siswa terhadap aspek isi cerita, pilihan kata, ketepatan logika cerita, ekspresi dan tingkah laku, volume suara, dan kelancaran siswa saat bercerita. Pada tahap prasiklus nilai rata-rata siswa yaitu 14,56 sedangkan pada siklus I nilai rata-rata siswa naik menjadi 17,56. Selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata siswa semakin naik menjadi 23,16. Sebanyak 22 siswa nilainya sudah tuntas karena diatas 75. Sedangkan 3 siswa masih dibawah KKM dengan nilai 70. Dengan demikian, keterampilan bercerita siswa kelas III B SD Negeri 10 Banda Aceh telah mengalami peningkatan baik secara proses maupun produk setelah diberi tindakan menggunakan teknik doll sepak. Selain itu respon siswa dalam pembelajaran bercerita mendapat perhatian dari siswa. Motivasi siswa dalam bercerita juga terlihat lebih timbul dan hampir semua siswa ingin memunculkan ide dan berani bercerita dengan menggunakan media doll speak yang menyenangkan.
Keywords
Keterampilan Bercerita, Doll Speak
References
Akbar, A. (2017). Membudayakan Literasi Dengan Program 6 M Di Sekolah
Dasar. JPSD. 3 (1), 42- 52.
Arikunto, Suharsimi. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara.
Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No.22 Tahun
2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jakarta : Depdiknas.
Al Fuad, Z dan Musliana. (2015). Penerapan Model Cooperative Integrated
Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Keterampilan
Membaca Cerita Siswa Kelas v SD Negeri 16 Tanah Jambo Aye Aceh
Utara. ISSN 2355-0066. Tunas Bangsa Jurnal
Iskandar, W. & Dadang S. (2011). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung:
PT. Remaja Rosdakarya.
Siti Khasinah. (2015). Interaksi Ekstratekstual dalam Proses Bercerita Kepada
Anak Usia Dini. Vol. 1, No. 1. International Journal of Child and Gender
Studies
Siregar, Sofyan. (2011). Statistika Deskripsi untuk Penelitian. Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada.
Suwarno. (2016). Pentingnya Rubrik Penilaian dalam Penilaian Keterampilan
Vocational Siswa. Prosiding Seminar Nasional UNS Vocational Day.
2541-6731 (Online). Diakses dari
https://jurnal.uns.ac.id/uvd/article/view/7208 pada 31 Desember 2020.
Pukul 20:09 WIB.
Kundharu, S. & Slamet. (2012). Meningkatkan Keterampilan Berbahasa
Indonesia (Teori dan Aplikasi). Bandung: Karya Putra Darwati.
Kurnianingtyas, Lorentya Yulianti dan Mahendra Adhi Nugroho. (2012).
Implementasi Strategi Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw untuk
Meningkatkan Keaktifan Belajar akuntasi Pada Siswa Kelas X Akuntasi 3
SMK Negeri 7 Yogyakarta Tahun Ajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan
Akuntansi Indonesia, Vol. X, No. 1, Tahun 2012.
Khoir, U dan Sri, H. (2014). Penggunaan teknik boneka dalam pembelajaran
tematik untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II di
sekolah dasar. PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya. Volume 02 No.
03
68
69
Nurgiyantoro, Burhan. (2013). Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta:
BPFE
Ngongo, Khristoforus Palli dan Abdul Gafur. (2017). Hubungan Keterlibatan
Dalam Organisasi Badan (BEM) dengan Keterampilan Berpikir Kritis
dan Sikap Demokratis Mahasiswa. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan
IPS. 4, (1). 101-112.
Puji Santosa. (2011). Materi dan pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Qanun Aceh No. 9.(2018). Bab I Pasal 1 Ayat 6. Tentang Penyelenggaraan
Pendidikan Dayah.
Risaldy, Sabil. (2014). Bermain, Bercerita & Menyanyi Bagip Anak Usia Dini.
Jakarta: PT.Luxima Metro Teknik.
Sanjaya, Arie. (2016). Penerapan Metode Bercerita Dalam Mengembankan
Kemampuan Berbahasa dan Karater. Jurnal ilmiah guru “COPE” No.
01/tahun XX.
Sugiyono. (2014). Penilaian Hasil Pembelajaran di Sekolah. Pustaka Belajar,
Yogyakarta.
Shelia, Putu A. dan Kadek Y. (2020) Model Pembelajaran Doll Speak Berbasis
Kearifan Lokal Tat Twam Asi Terhadap Sikap Toleransi Siswa. Jurnal
Mimbar PGSD Undiksha, Volume 8 No.2. P-ISSN : 2614-4727, E-ISSN :
2614-4735
UU Sisdiknas. (2007) : 5. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional & Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005
tentang Guru dan Dosen, Visiteknik, Jakarta, 2007.
Mawarni, Yunia T. (2016). Peningkatan Keterampilan Bercerita Menggunakan
Media Kartu Bergambar untuk Siswa Kelas VII D SMP Negerir 2
Pambanan Klaten. Universitas Negeri Yogyakarta.
Windiyani, Tustiyana. Novita, Lina dan Permatasari, Anisa. (2018).
Penggunaan Teknik Pembelajaran Gambar Fotografi Pada Mata
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Sekolah Dasar. JPSD Vol. 4
(1). 1-14.
Widoyoko, Eko Putro. 2016. Teknik Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar