SURVEI PENGETAHUAN REMAJA TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS DI TINJAU DARI TINGKAT PENALARAN MORAL PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BANDA ACEH
Abstract
Masa remaja adalah masa rentang usia berkisar 10 - 24 tahun merupakan suatu fase peralihan dari masa kanak-kanak (dependent) menuju masa dewasa (independent). Perilaku seks bebas merupakan aktivitas seksual yang dilakukan oleh individu dengan orang lain sebelum menikah. Berdasarkan rumusan masalah, Bagaimanakah pengetahuan remaja terhadap perilaku seks bebas. Bagaimanakah tingkat penalaran moral remaja. Apakah ada hubungan antara tingkat penalaran moral dengan sikap remaja terhadap perilaku seks bebas. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengetahuan remaja terhadap perilaku seks bebas. Untuk mengetahui tingkat penalaran moral remaja. Untuk mengetahui ada tindaknya hubungan antara tingkat penalaran moral dengan pengertahuan remaja terhadap perilaku seks bebas di SMA 2 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMA Negeri 2 Banda Aceh yang berusia 16- 17 tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh. Tingkat pengetahuan tentang seks bebas remaja di SMA Negeri 2 Banda Aceh mayoritas memiliki tingkat pengetahuan-pengetahuan Remaja Terhadap Perilaku Seks Bebas terbagi menjadi 3 aspek. Aspek biologis dengan tingkat memahami Perilaku Seks Bebas 50% menjawab YA siswa memahami Perilaku Seks Bebas dan 50% siswa menjawab TIDAK kurang dalam memahami Perilaku Seks Bebas. Pada aspek Psikologis tingkat memahami siswa terhadap Perilaku Seks Bebas 62% siswa menjawab Ya dan 38% siswa menjawab TIDAK kurang mengerti terhadap Perilaku Seks Bebas. Dan pada aspek Sosial 60% siswa menjawab Ya mengerti terhadap Perilaku Seks Bebasdan 40% siswa menjawab TIDAK.
Keywords
Pengetahuan Tentang Seks Bebas, Moral, SMA
References
Arikunto, S. 2002. Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT. Rineka Cipta
70 Persen Pelajar Lakukan Seks Bebas, JPNN.com Daerah Aceh ,: JPNN.com, 2013
Azwar, Saifuddin. 2010. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, Saifudin. 2003. Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Azwar. 1997. Metode Penelitian Jilid I .Yogyakarta: pustaka pelajar.
Bates, A. W., & Bates, T. (2005). Technology, e-learning and distance education. Psychology Press.
Calderón, M., Slavin, R., & Sanchez, M. (2011). Effective instruction for English learners. The future of children, 103-127.
Chaplin, J.P. 2006. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : PT. Raja Grafindo. Persada.
Crain, william, (2007), Teori Perkembangan, Konsep dan Aplikasi, terjemahan Santoso, Y., Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Dixon AFG. 2000. Insect Prey Predator Dynamics Ladybird Beetles and. Biological Control. New York: Cambridge University Press.
Gerungan, (2004). Psikologi Sosial. Bandung: Rafika Aditama
Hadi, S. (2000). Metodologi Research. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.
Hall. G, Stanley. (1904). Its Psychology and its Relations to Physiology,. Anthropology, Sociology, Sex, Crime, Religion and Education Vol.2. New.
Hurlock, 2003. Psikologi Perkembangan, Erlangga, Jakarta.
Isparjadi. (1988). Statistik Pendidikan . Jakarta: P2LPTK
Kartono. (2005). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: Rajawali Pers.
Kasiram, Moh. 2008. Metodologi Penelitian. Malang: UIN-Malang Pers.
Makmun. (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Rosda.
Maskuriah, H. (2000). Hubungan Antara Penalaran Moral Dengan Intensi Pro-Sosial Remaja.
Monks, J. P., Bharghavan, V., & Hwu, W. M. (2001, April). A power controlled multiple access protocol for wireless packet networks. In Proceedings IEEE INFOCOM 2001. Conference on Computer Communications. Twentieth Annual Joint Conference of the IEEE Computer and Communications Society (Cat. No. 01CH37213) (Vol. 1, pp. 219-228). IEEE.
Muslimin. (2004). Hubungan Masyarakat dan Konsep Kepribadian, cetakan ke-1. Malang : UMM
Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka. Cipta.
Nuurmansyah, H. (2016). Pengembangan bahan ajar berbasis ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi Kerajaan Hindu-Buddha dan Islam untuk peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Anbaul Ulum Pakis–Kabupaten Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Riduwan. (2002), Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian, Bandung,. Alfabeta.
Robert, E. Slavin. (2011). Psikologi Pendidikan. Teori dan Praktik. Jakarta: Indeks.
Santrock (2007). Perkembangan Anak. Jilid 1 Edisi kesebelas. Jakarta : PT. Erlangga.
Santrock, J.W. (2002). Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup, Jilid 2,. Penerjemah: Chusairi dan Damanik). Jakarta: Erlangga.
Sarlito. W dan Eko A. Meinarno. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Sarwono, S. W. (2002). Psikologi Sosial: Individu dan Teori-teori Psikologi. Sosial. Jakarta: PT. Balai Pustaka.
Sarwono, S. W. (2002). Psikologi Sosial: Individu dan Teori-teori Psikologi. Sosial. Jakarta: PT. Balai Pustaka
Sarwono, S.W. (2006). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sri Rumini dan Siti Sundari, (2004), Perkembangan Anak dan Remaja,. Jakarta: PT. Asdi
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Walgito, Bimo. 1978. Psikologi Sosial: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Andi Offset
Yusuf. (2004). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya