ANALISIS METODE BERCERITA DALAM MENSTIMULASI KETERAMPILAN BERBICARA PADA KELOMPOK B DI PAUD IBNU SINA ACEH BESAR
Abstract
Metode bercerita adalah suatu cara pembelajaran yang dilakukan seorang guru atau orang tua untuk menyampaikan suatu pesan, informasi atau sebuah dongeng belaka kepada anak, yang biasa dilakukan secara lisan atau tertulis. Berbicara merupakan salah satu keterampilan dalam bahasa yang harus diasah setiap hari agar dalam pergaulan atau bersosialisasi dengan lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat, anak menjadi lebih baik. Rumusan masalah Gambaran Metode Bercerita dalam Menstimulasi Keterampilan Berbicara, rancangan kegiatan dengan metode bercerita dalam Menstimulasi Keterampilan Berbicara, dan permasalahan dalam Metode Bercerita untuk Menstimulasi Keterampilan Berbicara.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran Metode Bercerita Dalam Menstimulasi Keterampilan Berbicara, Untuk mengetahui rancangan kegiatan dengan metode bercerita dalam Menstimulasi Keterampilan Berbicara, dan Untuk mengetahui permasalahan dalam Metode Bercerita untuk Menstimulasi Keterampilan Berbicara.Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode bercerita dalam menstimulasi keterampilan berbicara pada kelompok B di PAUD Ibnu Sina Aceh Besar yaitu perkembangan berbicara anak usia 5-6 tahun di PAUD Ibnu Sina sudah mulai berkembang sangat baik, namun masih ada beberapa anak yang perlu di stimulasi perkembangan berbicara melalui berbicara, membaca, menyimak dan menulis. Untuk itu proses pembelajaran yang dilakukan memiliki tujuan yang bermakna bagi anak melalui yang nyata sehingga anak lebih aktif dan memiliki rasa ingin tau yang optimal.Simpulan adalah Tahapan pembelajaran berbicara anak dalam menstimulasi keterampilan bercerita sangat meningkat dikarenakan anak mau belajar dalam mengembangkan keterampilan berbicara. Saran yang diperoleh Guru dapat memilih metode maupun media dan alat pembelajan yang kreatif juga inovatif sehingga anak lebih partisipasi aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Keywords
Metode bercerita, menstimulasi keterampilan berbicara anak
References
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Susanto. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Perdana Media Group.
Ahmad Susanto, 2012 “Perkembangan Anak Usia Dini (Pengantar dalam Berbagai Aspeknya)”. (Jakarta: Kencana Prenada Media Group), hal. 19-21
Amelia, Lina. Ramadhani, Lisa. 2016. Penerapan Metode Bermain Peran Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Pada Kelompok B Di TK Bohhatema Aceh Besar . Jurnal Buah Hati. Vol. 3 (2): 19-34
Creswell, John W. 2013. Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.third Edition, Terjemah, Achmad Fawaid, Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dhieni, Nurbiana dkk. 2010. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.
________, Dkk. 2011. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.
________, dkk. 2013. Metode Pengembangan Bahasa. Tanggerang Selatan : Universitas terbuka
Emi,Wijayanti, 2014. Peningkatan Keterampilan Berbicara Awal Melalui Media Kartu Kata Bergambar pada Kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Suryodingratan Mantrijeron Yogyakarta.Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta.( diunduh tgl 4 maret 2016 )
Fanani, Zainal & Bambang Bimo Suryono. 2010. Story Based Teaching. Jakarta: Sanggar Dongeng Ardika.
Ferliana Jovita Maria Dan Cht Agustina, (2015). Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Aktif Pada Anak usia Dini. Jakarta Timur: Pt. Luxima Metro Media
Gunarti, Winda, dkk (2010). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Gunarti winda dkk. 2010. Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini
Halida. 2011. Metode Bermain Peran dalam Mengotimalkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini (4-5 tahun). Jurnal [online]. Pontianak: PAUD FKIP Universitas Tanjungpura. (http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jckrw/article/view/270/275. Diakses tanggal 20-05- 2012).
Jamaris, Martini, 2014. Perkembangan dan Pengembangan Anak Usia Taman kanak-kanak. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.
Ki Hadjar Dewantara. (2013). Ki Hadjar Dewantara Bagian Pertama: Pendidikan.Rev.ed. Yogyakarta: UST-Press.
Kundharu Saddhono & Slamet. (2012). Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia (Teori dan Aplikasi). Bandung: Karya Putra Darwati.
Madyawati. (2016). Strategi Pengembangan Bahasa Pada Anak. Jakarta: Prenada Group.
Mulyasa. 2012. Praktek Penelitian Tindakan Kelas. 2012. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mudini dan Purba, Salamat. 2010. Pembelajaran Berbicara. Jakarta: Kemendiknas Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bahasa.
Muhammad Fadlillah. (2014). Desain Pembelajaran PAUD. Yogyakarta: ArRuzz Media
Sabil Risaldy. 2014. Bermain, Bercerita, dan Menyanyi Bagi Anak Usia Dini, Jakarta: Rineka Cipta
Salimah. (2011). Dampak Penggunaan Bermain dengan Media Gambar dalam Mengembangkan Keterampilan Berbicara dan Penguasaan Kosakata Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Edisi khusus No.1, Agustus 2011, Hlm. 1-10.
Sujiono, Yuliani Nuriani. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks
_______Yuliani N dkk. 2011. Metode Pengembangan Koqnitif. Jakarta : Universitas Terbuka. Sujiono,
________. 2011. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabet
Trianto. 2013. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana
Wijayanti, Nurti, 2010. Wayang Beber Sebagai Media Peningkatan Kreatifitas Bahasa dan Sastra Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Aisyiyah 02Pati. Semarang: IKIP PGRI.( diunduh tgl 15 april 2015 )
Yulianti, Dwi (2010). Bermain Sambil Belajar Sains di Taman Kanak-kanak. Jakarta: PT Indeks
Rahayu, A. Y. (2013). Anak Usia TK: Menumbuhkan Kepercayaan Diri Melalui Kegiatan Bercerita. Jakarta: kencana
Riadi, Muchlisin https://www.kajianpustaka.com/2019/05/metode-bercerita.html, diakses 11 mei 2019