UBBG Institutional Repository
  • Browse
    • Final Year Projects
    • Books by Lecturers
    • Other Books
    • Internal Proceedings
    • External Proceedings
    • Campus Magazines
    • News Clippings
    • Social Media Clippings
    • Articles by Lecturers
    • Inauguration Speech
    • Research Reports
    • Community Service Reports
  • Prodi Index
  • Year Index
  • Our Library
  • OPAC
  • Policies
  •   Advanced Search

Advanced Search

How to cite  

Muliyani, R. (2021). ANALISIS KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL MERAH PUNCE KARYA WIDYA UTARI LINGGA DAN NOVEL TUNGKU KARYA SALMAN YOGA (Undergraduate thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena). Retrieved from https://repository.bbg.ac.id/handle/1046.
Muliyani, Reni. “ANALISIS KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL MERAH PUNCE KARYA WIDYA UTARI LINGGA DAN NOVEL TUNGKU KARYA SALMAN YOGA.” Undergraduate thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena, 2021, https://repository.bbg.ac.id/handle/1046.

ANALISIS KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL MERAH PUNCE KARYA WIDYA UTARI LINGGA DAN NOVEL TUNGKU KARYA SALMAN YOGA

Thumbnail

View/Open

F0117005W.pdf (2 MB)

Issue Year

2021

Author(s):

Reni Muliyani

Abstract

Penelitian ini terkait dengan analisis karakter tokoh dalam novel. Novel yang dipilih adalah novel Merah Punce karya Widya Utari Lingga dan novel Tungku karya Salman Yoga. Novel ini dipilih karena dimungkinkan di dalam novel tersebut terdapat karakter-karakter yang bisa diteladani. Sehingga dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini, yaitu bagaimanakah karakter tokoh pada novel Merah Punce karya Widya Utari Lingga dan novel Tungku karya Salman Yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tokoh pada novel Merah Punce karya Widya Utari Lingga dan novel Tungku karya Salman Yoga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian riset kepustakaan. Adapun hasil pada penelitian yang terdapat pada novel tersebut adalah sebagai berikut: (1) novel Merah Punce karya Widya Utari Lingga memiliki delapan tokoh utama yaitu Punce, Ibu, Ayah, Kak Rasi, Kepala Sekolah, Ilham, Andian, dan Yoga. Tokoh Punce digambarkan sebagai tokoh yang memiliki karakter sempurna sebagai seorang anak maupun siswa. Punce memiliki karakter yang tidak berubah dan berpegang teguh pada pendirian. Selanjutnya karakter pada tokoh Ayah yang memiliki pendirian jika putranya melanjutkan sekolah maka fokuslah belajar dan tidak usah mengikuti kegiatan diluar jam pelajaran, namun melihat kegigihan putranya dalam berjuang untuk menjadi yang terbaik, karakter Ayahpun luluh dan mengizinkan putranya mengikuti kegiatan diluar jam pelajaran. Selanjutnya ada karakter tokoh Yoga dengan sifat suka memberikan pengaruh buruk bagi Punce membuat jalan ceritanya semakin menarik. (2) Novel Tungku karya Salman Yoga memiliki lima tokoh utama yaitu Gegur, Anan, Inen Ipak, Pepar, dan Empun Siti. Tokoh Gegur adalah tokoh pengkhianat yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Selanjutnya tokoh Anan memiliki karakter kepemimpinan yang besar, meski sudah tua dan matanya buta tapi ia tetap bisa menjalankan tugas sebagai pemimpin kampung Gerunte dengan adil, dan bijaksana. Selanjutnya pada tokoh Empun Siti ini ia adalah sosok ibu yang sayang terhadap anaknya namun dengan cara yang salah, karena ia membantu anaknya melarikan diri setelah melakukan pengkhianatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua novel tersebut memiliki karakter kepemimpinan yang menonjol pada tokoh Punce di dalam novel Merah Punce karya Widya Utari Lingga dan pada tokoh Anan di dalam novel Tungku karya Salman Yoga. Karakter-karakter positif yang terdapat pada tokoh lebih banyak ditemui pada novel Merah Punce karya Widya Utari Lingga, sedangkan karakter-karakter negatif lebih banyak dijumpai pada novel Tungku karya Salman Yoga.


Keywords

novel, tokoh, karakter

References

Aminudin. 1999. Stilistika: Pengantar Memahami dalam Karya Sastra. IKIP Semarang Press. Semarang.

Anggarini, Purwati. 2018. Representasi Karakter Cinta Indonesia dalam Novel Kaki Langit Talumane dan pengembangannya sebagai Media Pembelajaran. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, Vol.8, No.1, 2018.

Azizi, A. F., dan Anggraini, P. 2019. Karakter kerja Keras dan Karakterisasinya dalam Novel Para Penjahatnya dan Kesunyiannya Masing-masing. Alayasastra, 15(1), 61-70.

Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bungin, Burhan (ed.). 2001. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Byl, J. J. 2016. Analisis Karkakter Tokoh Utama dalam Novel Lolita Karya Vladimir Nabokov. Jurnal Elektronik Fakultas Sastra Universitas Sam Ratulangi, 3(3).

Firdaus. 2010. The Existence of Gender-Feminism: Women Leadership in Histirical Momentum of Islamic Perpective in Indonesia. Internasional Journal For Historial Studies. www.itb.ac.id.

Handayani, Reny dkk. 2013. Pengaluran dan Penokohan Novel Sepatu Dahlan serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Kata, Vol. 1, No. 7 (online). Lampung: Universitas Lampung.

Hikmah, Nur. “Aspek Psikologi Tokoh Utama Dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara (Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow).” Jurnal Humanika 3.15 (2015).

Jabrohim. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya.

Jeyklin, Jein. 2016. Analisis Karakter Tokoh Utama dalam Novel Lolita karya Vlamdimir Nabokov. Manado: Jurnal.

Kasiram, M. 2008. Metode Penelitian. Malang: UIN Malang Press.

Kustina, Rika. & Yusrawati JR Simatupang. Analisis Nilai Karakter dalam Peribahasa pada Buku Satu Tiket ke Surga Jilid 2 Karya Zabrina A. Bakar. Jurnal Metamorfosa 2.2 (2014): 53-60.

Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Sastra. Bandung: Yrama Widya.

Lingga, Widya Utari. 2014. Merah Punce. Takengon. Saufa Center.

Mahmud, 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung. CV Pustaka Setia.

Mestika, Zed. 2008. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia.

Minderop, Albertine, 2011. Metode karakterisasi Telaah Fiksi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Moleong, J. Lexy. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Nasir, Haedar. 2013. Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Budaya. Yogyakarta: Multi Presindo.

Nazimah dkk. 2014. Penokohan perempuan Penunggang Harimau dan Relevansinya dengan Pembelajaran Sastra SMP. Jurnal Simnol (online). (https://jurnal.fkip.unila.ac.id, diakses16 November 2020).

Nazir, M. 2009. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nugraha,A. D., Wardhani, N.E., & Rakhmawati, A. (2019). Karakter Tokoh Utama Novel Kinanti Karya Margareth Widhy Pratiwi. Indonesian Language Education and Literature, 4(2), 171-185.

Nurgiyantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 2002. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Prawira, S. D. (2018). Karakter Tokoh Utama Pada Novel Entrok Karya Okky Madasari (Kajian psikologi Sastra). Jurnal Ilmiah FONEMA: Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 1-15.

Raducanu, Adriana. 2011. “We Are Not Ourselves-Female Characters In Bharati Mukherjees Novels.” Internatioal Journal Of Social Sciences And Humanity Studies 3(2): 9-21.

Rifki, Muhammad. 2016. Analisis Karakter Tokoh dalam Naskah Drama Warisan karya Junaidi Bantasyam. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Rismawati. 2017. Metodologi Penelitian Sastra. Banda Aceh: Bina Karya Akademika.

Rokhmansyah.A., (2014). Studidan Pengkajian Sastra: Perkenalan Awal Terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta: GrahaIlmu.

Rosdiana, L. A. (2020). Analisis Karakter Tokoh Utama pada Novel Sabtu Bersama Bapak Karya Adhitya Mulya. In Proceedings (Vol. 1, No, 1).

Samsani, Muchlas. Hariyanto. 2012. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Samsuddin. 2016. Pengkajian Prosa Fiksi Berbasis Teori Intertekstual. Yogyakarta:CV Budi Utama.

Sehadi, Yohanes. 2014. Mengenal 25 Teori Sastra. Yogyakarta.Ombak.

Semi, M. Atar. 2012. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung. Alfabeta.

Tarigan, Hendry Guntur. 1984. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Waluyo, J. Herman. 1994. Pengkajian Cerita Fiksi. Surakarta: Sebelas Maret Universuty Press.

Wellek, Rene dan Austin Werren. 2014. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Yoga, Salman. S. 2006. Tungku. Banda Aceh: Aneuk Mulieng Publishing.

URI

https://repository.bbg.ac.id/handle/1046

Collections

  • Final Year Projects S1 PENBI

Browse

Main Collections Final Year Projects (1023)Books by Lecturers (10)Other Books (514)Internal Proceedings (160)External Proceedings (99)Campus Magazines (33)News Clippings (49)Social Media Clippings (3)Articles by Lecturers (2)Inauguration Speech (5)Research Reports (566)Community Service Reports (531)

© 2026 UBBG Institutional Repository