ANALISIS PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ANANDA BANDA ACEH
Abstract
Setiap individu anak usia dini memiliki potensi untuk mengalami masalah. Salah satu masalah individu tersebut adalah perkembangan motorik halus. Perkembangan motorik halus ini berkaitan dengan perkembangan kemampuan dalam menggunakan jari untuk menggunakan berbagai kegiatan, seperti melakukan gerakan (motion), menempel, mencubit, memotong, melukis, dan lain-lain. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana gambaran kemampuan anak untuk perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Ananda Banda Aceh, Apa saja kegiatan yang dilakukan untuk perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Ananda Banda aceh, Bagaimana kendala dan apa saja faktor pendukung perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Ananda Banda aceh. Tujuan penelitian untuk mengetahui: gambaran kemampuan anak untuk perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Ananda Banda Aceh, Jenis kegiatan yang dilakukan untuk perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Ananda Banda aceh, kendala dan apa saja faktor pendukung perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Ananda Banda aceh. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2020 penelitian ini dilaksanakan di TK Ananda Banda Aceh, Jln. Wedana N0.29, Desa Mibo, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, dengan sampel 2 orang guru, menggunakan instrument wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus pada anak kelompok B dari segi menggambar, mewarnai sudah mulai berkembang sangat baik (BSB) sedangkan menggunting dan melipat masih dikatakan belum berkembang. Jenis kegiatan perkembangan motorik halus pada anak kelompok B yaitu: menggambar, mewarnai, melipat, menggunting, menempel. Kendala yang dihadapi oleh guru selama pandemi ini karena permasalahan covid 19 guru tidak dapat melihat langsung ketika anak sedang melakukan kegiatan dan guru hanya bisa melihat dari video/foto kegiatan anak karena anak melakukan kegiatan tersebut hanya dirumah bersama orang tuanya. Dan faktor pendukung dalam mengembangkan motorik halus pada anak di TK Ananda Banda Aceh seperti tersedianya pelengkapan disekolah: majalah untuk anak, buku gambar, buku tulis, pensil tulis, pensil warna, bermain platisin, kertas origami.
Keywords
perkembangan motorik halus, anak kelompok B
References
Arikunto,S. 2010. Prosedur Pelitian : suatu pendekatan praktek; Jakarta. Rineka Cipta.
Aryuni & Wilianarti, P.F. (2011). Pengaruh Stimulus dengan Metode Swimming And Massege (MSM) Terhadap Perkembangan Motorik Optimal Bayi 6-12 bulan.
http://jounal.um-surabaya.ac.id/index.php/health/article/download/116/87/. diakses pada 27 oktober 2019
Ardimen. 2016. Pengembangan Multiple Intellegence Melalui Pembelajaran Integratif Berbasis Games model Integrasi Bimbingan daalam Proses Pembelajaran sebafai Upaya Mengembangkan Berbagai Potensi kecerdasan Siswa. Jurnal Edukasi (online).Vol. 2.http:// jurnal.ar-raniry.ac.i. Diakses 30 januari 2020)
Dwi nomi Pura dan Asmawati. 2019. Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kolase Media Serutan pensil. Jurnal Ilmiah Potensi (online).Vol4(2) http://ejournal.unib.ac.id/index.php/pontensi diakses 27 november 2019
Dapartemen Pendidikan Nasional. 2010. Undang-undang Reppublik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Pendidikan. Baligbang-Depdiknas.
Erlita, Nani. 2014. Meningkatkan Kemampuan Menggambar Anak Melalui Permainan Jari-Jeri pada kelompok B di TK Al-Ikhlas Lamlhom. Jurnal Buah Hati. Vol. 1(1) http://www.ejournal.stkipgetsempena.ac.id 30 januari 2020
Fadhilah, Nurul. 2014. Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mewarnai di kelompok B TK KKLMKD sedyo Rukun Bambanglipuro Bantul.Skripsi. Universitas Negeri. Yogyakarta.
Hurclok B, Elizabeth. 2010. Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga
Haesila Taniara, Anizar Ahmad. 2019. Pengembangan Motorik Halus Anak Melalui kegiatan Kolase Menggunakan Media Bahan Alam Pasir Berwarna di TKIT Mon Kuta Banda aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Din (online)i. Vol 4(3) https://etd.unsyiah.ac.id/index.php diakses 30 januari 2020
Hasnida. 2014. Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. PT Indeks : Jakarta.
Ismi, Husnatul.2019. Efektivitas Pasir Kenetik Untuk Menstimulasi Kreativitas Anak Kelompok B di TKIT Syeikh Abdurrauf Banda Aceh. Skripsi. Banda Aceh: Program Studi Pendidikan Guru Paud STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh.
Yamin Martinis. 2010. Panduan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta :Gaung Persada (GP)
Nurlaili . 2017. Optimalisasi Pengembangan Motorik Halus Aanak Usia Dini, UIN Sumatra Utara, Pendidikan Guru Raudatul Athfal, Jurnal (online), Vol.05.2
Mulyasa .2017.Strategi Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurani, Yuliani. 2013. Konsep Dasar Anak Usia Dini. PT .Luxima.
Nuraida, Nia. 2012. Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Metode Demontrasi di TK Ilam Terpadu At-Taqwa. Jurnal penelitian. Bandung: UPI, (123).
Pura,D& Asnawati,A. 2019. Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kolase Media Serutan Pensil. Jurnal Ilmiah POTENSIA,Vol.4(2) 131-140.doi: http://doi.orng/10.33369/jip.4.2.131-140 diakses 27 september 2020
Sofyan hendra.2015. Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Praktis Peningkatannya. Jakarta : CV. INFOMEDIKA
Sugiyono, 2010.Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R & D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, ahmad. 2010. Perkembangan Anak Usia Dini. Ciputat.
Soetjiningsih. 2010. Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: sagungseto.
Soetjiningsih. 2015. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC
Yuvi Erfiana. 2020. Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Kegiatan Montase Pada Anak Kelompok B di TK Dharma Wanita 01 Mojokerto. jurnal Pendidikan Anak. Vol9(1) https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa. diakses 21 september 2020