PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PADA SUBTEMA 1 BENDA HIDUP DAN TAK HIDUP DI SEKITAR KITA UNTUK SISWA KELAS I SD
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan rancangan media pembelajaran video animasi (2) Mendeskripsikan hasil validasi pengembangan media pembelajaran video animasi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDEI yang mencakup lima langka yaitu: tahapan analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Karena pandemi atau covid-19 maka, tahapan dihentikan sampai pada tahap pengembangan. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan mengunakan kuensioner (angket) validasi untuk menguji kelayakan dari ahli isi, ahli kegrafikan, ahli bahasa, dan ahli praktisi. Hasil penlitian ini adalah: telah mengebangkan media pembelajaran video animasi pada Subtema 1 Benda Hidup dan Tak Hidup di Sekitar Kita untuk siswa kelas 1 SD, rata-rata penilaian yang dihasilkan dari validasi produk yaitu: ahli isi mendapatkan nilai rata-rata 2,4 dengan kriteria (Kurang Layak), ahli kegrafikan mendapatkan nilai rata-rata 3 dengan kriteria (Layak), ahli bahasa mendapatkan nilai rata-rata 3,83 dengan kriteria (Sangat Layak), ahli praktisi mendapatkan nilai rata-rata 4 dengan kriteria (Sangat Layak). Berdasarkan hasil validasi tersebut dari keseluruhan nilai yang didapatkan dari 4 validator yang terdiri dari 3 orang dosen dan satu orang guru kelas, mendapatkan nilai rata-rata 3,30 maka, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi pada Subtema 1 Benda Hidup dan Tak Hidup di Sekitar Kita dinyatakan valid dan tidak memerlukan pembongkaran yang signifikan serta “Sangat Layak” digunakan sebagai media dalam pembelajaran.
Keywords
Media Video Animasi
References
Arikunto 2010. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Peraktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto 2011. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Peraktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto 2010. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Peraktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Ali, M 2014 Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung Penerbit Baru Alengsindo Bandung.
Adkhar, Bastiar 2015. Pengembangan Media Video Animasi Pembelajaran Berbasis Powtoon pada Kelas 2 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SD Labschool Unnes.(Skripsi)
Arsyad, Azhar, 2014 Media Pembelajaran. Jakarta:Raja Grafindo Persada
Arsyad Azhar, 2012 Pengembangan Media Video Animasi pada Tema Daerah Tempat Tinggalku untuk Siswa Kelas IV SDN Sidorejo Banyuwangi (Skripsi) Universitas Jember
Baktioarso, S. 2015 Setrategi Pembelajaran, Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
Basak Bagmala, Yucehan Yucesoy, Ahmet Yiskmis. Using Animationsas a Means of Enhancing Learning of Individual with Special Needs.Journal. Volume 7, Issue 3, Pages 670-677, ISSN 2217-8309, DOI: 10.18421/TEM73-26, August 2018.
Chaer, Abdul. 2011. RagamBahasa Indonesia. Jakarta: RinekaCipta
Darmanta, G., W. Suwanra, dan D.P Parmiti,2016. Pengembangan video Pembelajaran Pada Mata Pembelajaran IPS KelasVI Negeri Bayungi (Skripsi)
Daryanto, 2010. Pengembangan Media Video Animasi pada Tema Daerah Tempat Tinggalku untuk Siswa Kelas IV SDN Sidorejo Banyuwangi (Skripsi) Universitas Jember
Djiwanjono, Soenarjdi. 2011. Tes Bahasa: Pegangan bagi pengajar bahasa.
Daryanto. (2010). Media Pembelajaran Peranannya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Daryanto. (2010). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media
Depdiknas. 2003. Undang-undang RI No.20 tahun 2003. Tentang sistem pendidikan nasional
Daryanto.(2010). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media
Daryanto.(2010). Media Pembelajaran. Cetakan 1. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Fanny, A. MdanS. PSuardiman2013 judul Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Mata Pembelajaran Ilmu Pengetahuan (IPS) Sekolah Dasar Kelas V Jurnal Prima Edukasia, Volume 1- Nomor 1, 2013
Ismi Fatimatus ZaroUtarianti, Sri Wahyuni, Siti Zaenab 2015 Pengembangan media pembelajaran berbasis komik dalam materi Sistem Pernafasan pada Siswa Kelas VIII MTs Muhammadiya 1 Malang. (Skripsi)
Khadijah, 2015 Media Pembelajaran AUD. Medan :Perdana Puplishin
Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2017: Benda Hewan Dan Tanaman Disekitarku: Buku Guru . -Jakarta.
Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2017: Benda Hewan Dan Tanaman Disekitarku: Buku Siswa .-Jakarta.
Mashyud, M.S 2016 Metode Penelitian Pendidikan. Jember :Lembaga Pengembangan Manajemen dan Profesi Pendidikan LPMPK
Munadi, Y. 2012 Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta. Gaung Persada press.
Munadi, Yudhi. 2013 Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Referensi
Mulyantiningsih, E .2011. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Yogyakarta: Afabeta
Musfiqon (2012) Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Lectora Pada Mata Pelajaran Teknik Elektronika Dasar di SMK. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Negeri 3 Surabaya Volume 04 Nomer 03 Tahun 2015, 943-949
Nurgiyantoro, Burhan. 2014 Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta
Novita, Rita, dkk.2017 Pedoman Penyusunan Skripsi. Banda Aceh: STKIP Bina Bangsa Getsempena
Putri, R.A. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X SMA dengan Model Borg And Gall. Skripsi.Jember: Universitas Jember. Jurnal Edukasi 2018, V(1): 19-23
PrayogoDwiPriyo (2015). Pengembangan Multimedia Interaktif Tematik Untuk Siswa Kelas IV Sd Muhammadiyah Condongcatur (Skripsi) Universitas Negeri Yogyakarta
Setyari Linda Pengembangan Video Animasi Pada Tema Daerah Tempat Tinggalku Untuk Siswa Kelas V SD Suderejo Bayuwangi. (Skripsi) Universitas Jember.
Sadiman, dkk (2014) Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Sadiman Arif (2010) Media Pendidikan Pengertian Pengembangan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono.2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014) Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kuantitatif”. Bandung: ALFABETA.
Sugiyono, 2017 Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Alfabeta: Bandung.
Sujana dan Rivai (2009) Pengembangan Media Pembelajaran Berbaasis Lectora Pada Mata Pelajaran Teknik Elektronika Dasar di SMK. Jurna lPendidikan Teknik Elektro Negeri 3 Surabaya Volume 04 Nomer 03 Tahun 2015, 943-949
Sudjana&Rivai Development of Interactive Media for ICT Learning at Elementary School Based on Student Self Learning. Journal of Education and Learning. Vol.7 (2) pp. 121-128.
Sugiyono (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RND. Cetakanke 17 Bandung:Alfabeta.
Rivai & Sudjana. (2013) Media pembelajaran (pengunaan dan pembuatannya). Bandung: Sinar Baru Algensindo
Azhar (2010) Pengembangan Video Animasi Tutorial Sebagai Media Pembelajaran Mata Diklat Autocad Dasar CIVED ISSN 2302-3341 Vol. I, Nomor 2, Juni 2013
Tegeh , I. M., I. N. Jampel , dan K. Pujawan. 2014. Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha ilmu
Wati, Ega Rima, 2016. Ragam Media Pembelajaran. Jakarta: Kata Pena
Ridwan, M., I Kusumaningrum, dan R. Apdeni. 2013. Pengembangan Video Animasi Tutorrial sebagai media pembelajaran Mata Diklat Autocad Dasar. Jurnal Teknik.1 (2) 162-169.http://ejournal. Unp.ac.id/index.php/cived/article/view/1854 [Diaksespada 3 Agustus 2017].
riduwan 2010 Belajar Muda Penelitian Untuk Guru, Karyawan Dan Peneliti Pemula. Bandung :Alfabeta
Resmini, N dkk.(2010). Pembinaandan Pengembangan Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia. Bandung: UPI PRESS
Yumarlin, M, Z. 2012. Pengembangan Multimedia Pembelajaran IPS untuk Siswa Sekola Dasar. Jurnal teknik .2(1) 61-68. http jurnal teknik, janabadra.ac.id/wp-content/uploads/2014/03/9 Yumarlinpdf [diaksespada 29 Juli 2017]